Showing posts with label My story. Show all posts
Showing posts with label My story. Show all posts

Sunday, July 12, 2015

One OK Rock Saitama Super Arena 2015

Di depan Saitama Super Arena
Ini pertama kali saya menonton konser One OK Rock, karena baru 1 tahun ini saya menjadi fans dan suka dengerin musik-musiknya. Sebelumnya saya suka Tokyo Jihen, semenjak bubar jadi ga seberapa ngefans sama Japanese Band.

Lagu pertama yang saya dengar dari One OK Rock sih ya,  Where ever you are dan Deeper Deeper, awalnya saya kira ini band Inggris, karena intonasi bahasa Inggrisnya bagus banget tidak seperti orang Jepang.

Ok deh langsung aja sharing cerita pengalaman saya nonton konser One OK Rock 35xxxv Japan Tour Saitama Super Arena 1st day, 11 Juli 2015.

Berangkat dari Nagoya malam sebelumnya naik bus malam, dan tiba di Saitama Super Arena jam 8 pagi, saya kaget. Nah lho, masih jam 8 pagi, kok sudah pada ngantri untuk beli merchandise band.

Saya tanya ke staff, "Mas, ini standnya bukanya jam berapa".

Staffnya menjawab, "Jam 11.30 mas".

Busyet, buka jam 11.30 udah mulai ngantri jam berapa neh para fansnya. Oh well, apa boleh buat setelah sedikit jalan-jalan sekitar arena untuk melihat kondisi, akhirnya sekitar jam 8.30 saya ikut antri.

Jam 8 pagi sudah segini antriannya
Merchandise yang dijual
Stand merchandise

Menunggu, menunggu dan menunggu, sudah kepanasan lagi (di Jepang sedang musim panas), akhirnya tepat jam 11.30 stand dibuka, dan saya berhasil mendapatkan merchandise sekitar jam 12.
Saya hanya beli kaos seharga 3000 yen dan handuk 1500 yen.

Setelah mendapatkan kaos, langsung saya cari toilet buat ganti baju, kemudian cari makan siang.

Arena dibuka jam 15.30, tiket saya all standing W gate B blok. Masuk arena juga menunggu antrian nomer yang tertera di tiket.

Fans yang sebagian besar anak-anak SMA

Antrian masuk ke All Standing blok B 

Situasi di dalam



Sugoi sugoi, hanya itu yang bisa saya bilang karena banyaknya orang yang ada.
Lebih besar daripada Yokohama Arena, kapasitas Saitama Super Arena sekitar 37.000 orang, dan full semua.

Konser dimulai jam 16.30 dengan penampilan "twenty one pilots" dari Amerika yang menjadi guest band. Jujur saja, baru tahu ini saya ada band yang personilnya cuman 2 orang (drum dan vokalist yang merangkap gitar dan piano). Kalau saya bilang jenis musiknya cenderung ke rock techno, dan karena saya tidak tahu lagu-lagunya yaaah, tidak seberapa tertarik dengan band ini. uppsss....

Setelah sekitar 30 menit membawa lagu mereka, jam 17.00 break sebentar untuk mengganti alat-alat band.

Dan sekitar jam 17.30 muncullah One OK Rock, dengan lagu pertama dari album 35xxxv "Fight the Night".

Tapi, dimana Taka dan kawan-kawan? Tidak kelihatan, eh ternyata hanya bayangan Taka, Toru, Ryota dan Tomo yang ditampilkan di layar besar.

Baru setelah itu, keluarlah mereka membawa lagu-lagu yang membuat loncat dan merinding karena teriakan sang vokalist.

Saya tidak ingat urutan lagu dari awal, karena begitu mereka muncul rasanya sudah lepas semua beban, nyanyi bareng, teriak bareng, loncat bareng, bantingin kepala bareng bersama fans-fans yang lain. Pokoknya all out sampe habis tenaga dahhhhh...

Ada 1 lagu, dimana Ryota pegang gitar, Toru pegang bass, Taka drummer dan Tomo jadi pembawa acara.. Hahaha.. Dan kemudian disusul Ryota yang bawa "bazooka" yang ditembakkan ke penonton.. Lagu apa ya? Lupa saya... Yang saya tahu lagunya sederhana dan chord-chord gitarnya tidak seberapa sulit.

Tidak hanya dari album 35xxxv saja yang dibawakan, lagu seperti Deeper Deeper , LIAR (lagu yang gue suka karena teriakannya) dll juga dibawakan. Tapi lagu sayangnya Where ever you are tidak dibawakan.

Saat lagu Paper Planes, ada pesan dari Keilin Quinn of Sleeping with Sirens yang ditampilkan di layar, dan Taka minta fans nyanyi bareng di bagian "From paper planes to hand grenades, I'm gonna take you out".

Tapi kemudian berhenti, dan Taka bertanya, "One OK Rock, apakah sebelumnya punya lagu seperti ini?".

Para fans hanya diam saja, yang saya pikir lagu ini adalah yang paling tidak disuka para fans karena genrenya.

Kemudian Taka melanjutkan, "Tidak pernah ya, tapi kita membuatnya. Kenapa? Untuk menggoda kalian yang tidak suka". Hahaha..

Tapi bagaimanapun tidak sukanya kalian akan lagu ini yuk nyanyi bareng,  "From paper planes to hand grenades, I'm gonna take you out". Dan para fans pun mulai menyanyikan bagian tersebut.

All standing konser, benar-benar seru dan menguras tenaga. Di lagu Mighty Long Fall saya rasa paling seru, selain ada kembang api dan ledakan-ledakan api, ada banyak bola raksasa yang menyala di lemparkan ke penonton bagian all standing. Saya beberapa kali berhasil meloncat dan memukul bola tersebut, yang saya herankan darimana bola itu datang ya? hahaha.. Dan setelah lagu Mighty Long Fall habis, bola tersebut juga hilang, entah kemana tidak diketahui keberadaannya..

Setelah break sebentar (sekitar 10 menit), para fans yang menunggu break mulai menyanyikan intro lagu "Answer is near".

OOO OOO OOO....

OOO OOO OOO....

Dan benar, lagu setelah break adalah Answer is Near. Ahhh, keren abis deh..

Setelah 2 jam, tibalah lagu penutup yaitu DECISION..

SAIKOOOO...




Overall, konser 35xxxv tour Japan ini sungguh luar biasa, selama saya hidup ini merupakan konser yang benar-benar bikin puasssss..

Pingin datang lagi, rencana sih di Makuhari Messe bulan 9 saya akan datang lagi melihat konser mereka.

Semoga konser di Indonesia, saya rela deh, datang dari Jepang sekalian pulang kampung, dan loncat-loncat bareng OORers Indonesia.


Sunday, June 28, 2015

Universal Studio Cool Japan 2015

Sambungan dari artikel Universal Studio Japan Harry Potter


15 meter Eren kyojin vs 14 meter Annie kyojin

Universal Studio Cool Japan ini diadakan dari tanggal 23 Januari 2015 sampai 28 Juni 2015.
Disini kita bisa menikmati pengalaman secara nyata (benar-benar riil masuk ke dunia game dan anime), Evangelion, Shingeki No Kyojin, Monster Hunter dan Bio Hazard.

Karena tiket express saya hanya untuk wahana Evangelion 4D dan Shingeki no Kyojin, saya tidak masuk ke wahana Monster Hunter dan Bio Hazard karena malas ngantrinya (kurang lebih 2 jam).

Tapi meskipun tidak masuk ke wahana Monster Hunter dan Bio Hazard, kita masih bisa foto-foto di sekitar wahananya kok.

Saya masuk wahana Shingeki no Kyojin terlebih dahulu karena express ticketnya sudah ada jadwal jam masuk wahana.

Gerbang masuk Cool Japan

Di sini saya disambut prajurit-prajurit yang melawan Kyojin, dan menjadi bawahan mereka.
Akting mereka benar-benar bagus dan menghayati, sampai saya agak merinding karena prajurit cewek ngomongnya pakai bentak-bentak.

Alur Ceritanya tentang pertarungan Annie dan Eiren, saya berjalan di lorong dan melihat layar besar seperti bioskop dan di sekitar layar terdapat prajurit-prajurit yang tewas dibunuh Kyojin dalam bentuk boneka lilin.

Bagi yang membaca manga atau mengikuti animenya pasti sangat ngerti deh, kalau masuk wahana ini.
Di akhir perjalanan sebelum Annie vs Eiren terdapat 3 patung lilin yaitu Mikasa, Levi dan Armin. Meskipun hanya patung, detail kulit dan rambut benar-benar seperti manusia beneran lho.

Setelah keluar dari wahana, tampaklah patung besar Eiren kyojin vs Annie kyojin.

Senjata untuk melawan kyojin 
Prajurit yang terbunuh, saya lupa namanya
Mikasa Ackerman
Bukannya dimakan, tapi saya memakan.. hehe

Jubah prajurit

Selanjutnya perjalanan saya ke Evangelion 4D, di sini diwajibkan memakai kacamata 3D. Hampir sama seperti wahana di Harry Potter, hanya saja ruangan yang di masuki cukup besar bisa dibilang bioskop dengan fasilitas 4D (semprotan air, angin dan bau bakalan kena deh).

Gerbang masuk wahana

Alur ceritanya kita menaiki pesawat, dan membantu Evangelion bertarung melawan musuh.
Kesan saya, keren banget 4Dnya.
Bisa dibilang lebih keren dibanding dengan Shingeki no Kyojin.

PUASS, ya puass.. Meskipun tidak masuk ke wahana Monster Hunter dan Bio Hazard, saya sudah cukup puas.

Foto kenangan MONHUN

with Airu


Lebih detailnya (Monhan dan Bio Hazard) bisa lihat video ini deh..



Saturday, June 13, 2015

Universal Studio Japan Harry Potter

Tepat seminggu yang lalu saya mengunjungi Universal Studio Japan. Di tahun yang ke 3 di Jepang, ini yang ketiga kalinya saya berkunjung ke USJ.

Menariknya USJ sih, tiap beberapa bulan ada tema khusus yang selalu berganti.

Kali ini saya datang untuk melihat tema Cool Japan (Evangelion the Real 4D, Shingeki no Kyojin, Resident Evil the Escape dan Monster Hunter).

Tapi sebelumnya saya akan bercerita tentang The Wizarding World of Harry Potter yang telah dibuka untuk umum sejak 15 Juli 2014.

6 bulan yang lalu, tepatnya waktu Halloween Event saya berkunjung juga ke Wizarding World of Harry Potter, tapi karena waktu sangat "mepet" (karena saya pakai express pass untuk wahana Halloween), saya tidak sempat berlama-lama di sana.

Seperti biasa saya membeli tiket secara online di website resmi Universal Studio Japan.
1 Day ticket seharga 7200 yen plus express tiket Harry Potter and Forbidden Journey dan Cool Japan seharga 3500 yen.

Untuk masuk ke Wizarding World of Harry Potter diperlukan Time Entry Ticket yang bisa didapat di central park, tapi karena tiket online saya sudah termasuk Entry Ticket jam 12.30 - 13.00 jadi saya tidak perlu mengambil lagi.

Ticket masuk yang saya print 
Express ticket Harry Potter dan Cool Japan
Di hutan saat memasuki ada mobil yang dipakai Harry Potter
Hogwarts Train 
Hogwarts Castle
Harap diketehui kalau sudah masuk lalu keluar dari Wizarding World of Harry Potter, tidak bisa masuk lagi lho. Jadi puas-puasin aja selama di sana.






Lets come in
Harry Potter and Forbidden Journey

Karena saya memakai express pass jadi saya tidak perlu mengantri selama 3 jam lebih untuk naik wahana ini.

Masuk ke Hogwarts dan melihat ke dalam istana yang sama persis seperti di film. Ada lukisan yang bisa ngomong dan bergerak sendiri, koran yang fotonya bergerak sendiri.

Yang kemudian naik roller coaster tapi menghadap ke samping dengan memakai kacamata 3D, saya diajak memasuki dimensi lain ke dunia Harry Potter.

Terbang bersama Harry menggunakan sapu terbang dengan kecepatan tinggi, dan mempertahankan Hogwart dari ancaman dari Voldemort.
Permainan ini bagi saya adalah permainan yang terbaik di USJ. 
BEST OF THE BEST
Benar-benar seperti terbang beneran, dan SOOO REAALLLLL...

Setelah naik wahana ini, saya bersantai-santai dan melihat-lihat toko Zonko's Joke Shop, Honeydukes, Ollivanders, Owl Post&Owlery dll. Karena cukup banyak pengunjung, jadi cukup berdesak-desakan.
Oh ya, jangan lupa minum Butterbeer kalau kesini. Bukan bir asli sih, hanya nama saja. Non alkohol kok. Saya sarankan minum Frozen Butterbeer karena rasanya hampir sama seperti milkshake. Enakkkk...
Harga Butterbeer 
Wajib celemotan donk
Minum Butterbeer sambil nonton show
Kunjungan ke 2 saya ke Wizarding World of Harry Potter kali ini sangat puass, hanya karena menaiki wahana Harry Potter and Forbidden Journey.  hahaha...
Pengen naik lagi..
Oh ya, jangan lupa beli souvenir Harry Potter buat kenang-kenangan..
Beli pin dulu 800 yen
Handuk dan cookies dengan bungkus koper
Official website and info
http://www.usj.co.jp/e/harrypotter/


Saturday, June 6, 2015

Omotenashi Salon Jepang

Ke salon dulu cyin

Hari ini saya akan menceritakan pengalaman saya ke salon yang tentu saja ada di Jepang.
Karena pertama kali ke salon yang bernama La Donna, saya disodorkan formulir yang isinya tentang data pribadi saya, masalah rambut saya, dan bagaimana saya tahu salon La Donna.

Seharusnya sebelum ke salon harus telepon untuk "yoyaku" (reservation) dulu, supaya tidak menunggu lama, tapi berhubung karena "okyakusan" sedang sedikit, saya tidak perlu menunggu lama untuk menunggu giliran.

Bisa dibilang tidak jauh berbeda dengan salon di Indonesia, hanya saja stylish yang menangani saya cewek jepang cantik putih berambut kuning. asyikkk ... hehe..

Saya mengambil menu potong rambut saja seharga 4320 yen. 

Rambut dipotong, di keramasi, dipijat kepala, dipijat pundak, selesai rambut di wax. Tidak ada yang istimewa, hanya saja yang namanya OMOTENASHI sangat kental sekali.



OMOTENASHI itu adalah saya diberi 3 kartu yaitu
  • Yang pertama kartu diskon untuk berkunjung kembali dan setelah 3x berkunjung akan mendapatkan Gold Card member dengan harga khusus
  • Kartu nama sang stylish yang menangani saya, bila berkunjung kembali stylish cewek cantik berambut super saiya dipastikan menangani saya. Bisa dibilang stylish tetap saya.. asyikkk .. betah dah betah dah.. hehe
  • Kartu message dari stylish saya, mengenai bagaimana saya menata rambut dan saran untuk memelihara keindahan rambut saya.. aduh gue banget cyinn... 

Dan yang terakhir sang stylish mengantar pulang saya sampai rumah saya, eh salahh dink.. haha..
Hanya sampai pintu depan salon sambil membungkuk mengucapkan, "terima kasih, ditunggu kedatangannya kembali ya."

Mendapat perlakuan seperti itu bagaimana tidak mau datang kembali??? hehe..

Salut buat semangat OMOTENASHI salon Jepang.



Saturday, May 2, 2015

Tilang di Jepang

Surat tilang tampak depan
Saya akan menceritakan pengalaman saya melanggar lalu lintas kemudian di tilang di Jepang. 

Kejadian ini sebenarnya terjadi bulan November 2014. 

Saat itu saya berangkat kerja menggunakan kendaraan roda 4, karena saya masuk malam jadi sekitar jam 16.00 saya berangkat dari rumah saya menuju ke tempat kerja saya yang berada di Mizuho shi Gifu ken.

Melewati jalan rute 21, saya melanggar lampu lalu lintas yang saat itu telah berubah dari warna kuning ke merah. 

Alhasil dari arah belakang ada mobil polisi atau biasa disebut orang Jepang "Pato kaa" (singkatan dari Patroli Car), mengejar dan menghampiri saya serta menyuruh saya ke pinggir jalan.

"Sial" pikir saya, ya apa boleh buat.
Polisi dengan sopan berbicara pada saya, dan meminta untuk menunjukkan SIM saya.

Karena saya bukan orang Jepang, saya mengeluarkan SIM dan Residence Card saya.

Polisi cukup terkejut, karena dia mengira saya orang Jepang.

Kemudian saya berkata, "Pak maaf, saya buru-buru neh, mau kerja".

"Oh begitu, baiklah saya akan secepatnya melakukan prosesnya".

Sumpret, saya bilang begitu supaya dibebasin, ternyata..... Argggggg...

Proses memang cepat, mungkin sekitar 5 menit.

Surat tilang tampak belakang
Saya kena kasus melanggar lampu merah atau orang Jepang bilang 信吾無視 (Shingo mushi), kena denda sebesar 9000 yen serta poin SIM saya yang awalnya 0 bertambah jadi 2 poin,

Sekedar informasi, bila melanggar lalu lintas di Jepang selain kena denda atau hukuman penjara juga menerima poin.

Bila poin terkumpul lebih dari 5 poin dalam jangka waktu 3 tahun maka SIM bisa ditidak berlakukan selama waktu tertentu atau biasa disebut 停止/teishi (bisa 30 hari, 60 hari, 90 hari tergantung pelanggaran yang dilakukan), bisa juga SIM dicabut dan tidak diberlakukan atau biasa disebut 取り消し(tori keshi).

Jumlah poin SIM Teishi dan Torikeshi

Hukuman paling berat adalah mengemudi sambil mabuk, hukumannya masuk penjara, denda dan SIM dicabut serta tidak diberlakukan atau biasa disebut 取り消し(tori keshi).

Tidak memiliki SIM tapi mengendarai kendaraan, hukumannya masuk penjara dan denda.

Info lebih lengkapnya bisa dibaca di sini.


Kembali ke kasus saya.

Pembayaran denda dilakukan di bank terdekat, jadi denda tidak dibayar pada waktu kena tilang seperti di Indonesia.

Aduh sayang banget, uang 9000 yen (sekitar Rp. 900 ribu) melayang percuma.

Yah itulah pengalaman saya ditilang di Jepang.

Semoga sahabat KdJ tidak mengalaminya ya.

Taatilah rambu-rambu lalu lintas

Friday, May 1, 2015

Konser Paul Mc.Cartney 2015


Out There Paul Mc.Cartney
Setelah tahun lalu konser Paul Mc.Cartney di Jepang dibatalkan karena kondisi fisik Paul (padahal saya sudah beli tiket konsernya), akhirnya tahun ini konser Paul Mc.Cartney berjalan dengan sukses di Jepang.

21 April 2015 di Osaka Sera Dome.
23, 25, 27 April 2015 di Tokyo Dome.
28 April 2015 di Nippon Budoukan Tokyo.

Saya menonton konser pada tanggal 25 April 2015 di Tokyo Dome.
Meskipun beda generasi, saya dari kecil suka sekali dengan lagu-lagu The Beatles. Bisa di bilang fans berat The Beatles.

Mungkin karena pengaruh ayah saya yang suka The Beatles kali ya.

Bahkan waktu pertama kali belajar gitar, lagu yang diajarkan oleh ayah saya adalah lagu The Beatles karya Paul Mc. Cartney yang berjudul Yesterday.

Seandainya ayah saya berada di Jepang, mungkin akan saya ajak nonton bareng. 

Semoga saja tahun depan Paul datang kembali, sehingga saya dapat mengajak ayah saya ke Jepang untuk menonton konsernya.

3 bulan sebelum konser saya sudah membeli tiketnya melalui PIA dengan sistem undian. 
Dan beruntung bagi saya pada undian pertama saya memperoleh tiketnya.

Harga tiket untuk sang legenda ini bisa dibilang mahal
18.000 yen untuk kursi S


Berangkat pagi hari dari Gifu dengan menggunakan kereta dengan lama perjalanan kurang lebih 7 jam, akhirnya saya sampai di Tokyo Dome jam 15.00.

Sudah banyak orang yang berkumpul, dan antrian untuk membeli merchandise sangat sangat panjang.

Busyet sedemikian legenda kah orang ini...

Saya memutuskan tidak membeli merchandise karena antrian yang begitu panjangnya.

Merchandise konser
Di depan gate Tokyo Dome

Tertera di tiket, pintu gerbang dibuka jam 16.30.

Tetapi meskipun sudah menunjukkan jam 16.30, pintu gerbang tidak dibuka-buka juga.

Heran dan agak jengkel juga tumben ada jam karet di Jepang. Akhirnya pintu gerbang dibuka jam 17.30.

Setelah melewati pemeriksaan barang bawaan dan tiket, saya masuk ke Tokyo Dome dan beruntunglah saya karena ada counter yang jualan merchandise di dalam Tokyo Dome.

Tanpa antri panjang saya membeli handuk syal seharga 1500 yen.

Menuju tempat duduk, sebenarnya Tokyo Dome ini adalah lapangan base ball.
Jadi tempat duduknya agak berdempet-dempetan.


Meskipun harga tiket 18.000 yen, kursi saya jauh dari panggung

Dan lagi-lagi jam karet.

Tertulis konser dimulai jam 18.30, tapi kenyataannya dimulai jam 19.00 lebih sedikit.

Sedikit jengkel juga karena menunggu, ini Jepang kok ada jam karet? pikir saya.

Tapi yah, yang namanya legenda dunia, jadi saya bisa sabar dan memakluminya.




Dan muncullah Paul Mc.cartney dengan bass khasnya.

Konser berlangsung selama 3 jam, dan yang saya sangat kagumkan.

Paul hampir sama sekali tidak mengambil break istirahat. Sungguh kondisi fisik yang sangat mengagumkan untuk seorang kakek berumur 72 tahun.

Serta sebagian besar Paul berusaha untuk menggunakan bahasa Jepang untuk berkomunikasi dengan fansnya.

Aksi panggung yang luar biasa ada pada waktu lagu Live and Let Die, karena begitu banyak ledakan dan kembang api yang dinyalakan.

LUAR BIASA dan PUASS itu kesan saya.

Konser berakhir jam 22.00.


Berikut adalah foto-foto yang saya ambil dari Twitter dan Official Facebook page dari Paul Mc.Cartney

Song list




Live and Let Die


Thank You Paul


Setelah selesai konser perjalanan saya di Tokyo berlanjut ke Clubbing at Ageha Club.


Entri Populer