Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts

Sunday, June 28, 2015

Universal Studio Cool Japan 2015

Sambungan dari artikel Universal Studio Japan Harry Potter


15 meter Eren kyojin vs 14 meter Annie kyojin

Universal Studio Cool Japan ini diadakan dari tanggal 23 Januari 2015 sampai 28 Juni 2015.
Disini kita bisa menikmati pengalaman secara nyata (benar-benar riil masuk ke dunia game dan anime), Evangelion, Shingeki No Kyojin, Monster Hunter dan Bio Hazard.

Karena tiket express saya hanya untuk wahana Evangelion 4D dan Shingeki no Kyojin, saya tidak masuk ke wahana Monster Hunter dan Bio Hazard karena malas ngantrinya (kurang lebih 2 jam).

Tapi meskipun tidak masuk ke wahana Monster Hunter dan Bio Hazard, kita masih bisa foto-foto di sekitar wahananya kok.

Saya masuk wahana Shingeki no Kyojin terlebih dahulu karena express ticketnya sudah ada jadwal jam masuk wahana.

Gerbang masuk Cool Japan

Di sini saya disambut prajurit-prajurit yang melawan Kyojin, dan menjadi bawahan mereka.
Akting mereka benar-benar bagus dan menghayati, sampai saya agak merinding karena prajurit cewek ngomongnya pakai bentak-bentak.

Alur Ceritanya tentang pertarungan Annie dan Eiren, saya berjalan di lorong dan melihat layar besar seperti bioskop dan di sekitar layar terdapat prajurit-prajurit yang tewas dibunuh Kyojin dalam bentuk boneka lilin.

Bagi yang membaca manga atau mengikuti animenya pasti sangat ngerti deh, kalau masuk wahana ini.
Di akhir perjalanan sebelum Annie vs Eiren terdapat 3 patung lilin yaitu Mikasa, Levi dan Armin. Meskipun hanya patung, detail kulit dan rambut benar-benar seperti manusia beneran lho.

Setelah keluar dari wahana, tampaklah patung besar Eiren kyojin vs Annie kyojin.

Senjata untuk melawan kyojin 
Prajurit yang terbunuh, saya lupa namanya
Mikasa Ackerman
Bukannya dimakan, tapi saya memakan.. hehe

Jubah prajurit

Selanjutnya perjalanan saya ke Evangelion 4D, di sini diwajibkan memakai kacamata 3D. Hampir sama seperti wahana di Harry Potter, hanya saja ruangan yang di masuki cukup besar bisa dibilang bioskop dengan fasilitas 4D (semprotan air, angin dan bau bakalan kena deh).

Gerbang masuk wahana

Alur ceritanya kita menaiki pesawat, dan membantu Evangelion bertarung melawan musuh.
Kesan saya, keren banget 4Dnya.
Bisa dibilang lebih keren dibanding dengan Shingeki no Kyojin.

PUASS, ya puass.. Meskipun tidak masuk ke wahana Monster Hunter dan Bio Hazard, saya sudah cukup puas.

Foto kenangan MONHUN

with Airu


Lebih detailnya (Monhan dan Bio Hazard) bisa lihat video ini deh..



Sunday, June 14, 2015

Star Tour - Tokyo Disneyland

+ Pengalaman Seru ke Luar Angkasa +

Ruangan Besi yang dibangun dengan desain yang belum pernah kulihat sebelumnya itu, hanya di terangan dengan lampu LED dan cahaya dari layar Plasma yang besar.

Papan pengumuman jadwal keberangkatan menampilkan waktu dan nama tempat yang tidak ku kenal. Silica, Konstel, Juftern, Lofti, Gingar dan lain-lain. Apakah nama sebuah negara? atau Kota? atau nama Planet?

Sepanjang lorong yang menghubungkan pintu masuk dan ruang Boarding, pandangan ku terkesima dengan para staf bandara. Bukan karena cantik atau tampan, mereka bukan manusia. Mereka adalah Robot cerdas. Ada juga Makhluk mutan yang biasa kita sebut alien.

Aku bertanya, "Kita dimana?". "Kita Mau kemana?".

5 Orang teman ku hanya terpaku dengan pemandangan di sekeliling lorong. Mungkin mereka memiliki pertanyaan yang sama dengan ku. Sedangkan, orang lain di sekitar kami, seperti terhipnotis. Mereka hanya mengikuti lampu merah berbentuk panah, seperti memerintahkan kami untuk terus masuk ke dalam.

Pramugrari? ah bukan. pakaiannya tidak semenawan pramugrari di dalam kabin pesawat. Dengan arahannya, kami kencangkan sabuk pengaman. Aku bingung, apa bener aku di dalam pesawat? selanjutnya ketika pramugrari itu, meninggalkan ruangan. Tiba-tiba pilot menampakkan warna emasnya. Ya, ternyata pilot kami adalah robot berwarna emas yang biasa muncul di Film Star Wars.

Jendela Depan Pesawat terbuka penutupnya. Ketika Perasaan melayang, pandangan kami sudah di ujung hanggar, dengan proses pemeriksaan yang ketat, terjadi ketegangan. Pesawat kami berguncang hebat, Alarm berbunyi, Penerbangan kami di anggap elegal, ternyata pilot kami pun mengaku dia bukan pilot yang sebenarnya. Dia hanya robot yang di rancang untuk memeriksa system kelistrikan di setiap pesawat ruang angkasa.

Dalam pelarian, penerbangan kami menuju level kecepatan cahaya. Kecepatan super cepat untuk menempuh perjalanan antar galaksi. Cahaya Putih berubah kuning, berubah biru berpusat di satu titik memancar dari depan jendela pesawat.

Dan.... Perjalanan yang seumur hidup yang belum pernah saya alami itu pun terjadi.. Semua terekan di Video ku ini... Super keren untuk di Tonton deh!



Pengalamanku di atraksi Star Tour - Tokyo Disneyland 
13 Juni 2015


Penulis
Helmi Kdj/Holiday


Saturday, June 13, 2015

Universal Studio Japan Harry Potter

Tepat seminggu yang lalu saya mengunjungi Universal Studio Japan. Di tahun yang ke 3 di Jepang, ini yang ketiga kalinya saya berkunjung ke USJ.

Menariknya USJ sih, tiap beberapa bulan ada tema khusus yang selalu berganti.

Kali ini saya datang untuk melihat tema Cool Japan (Evangelion the Real 4D, Shingeki no Kyojin, Resident Evil the Escape dan Monster Hunter).

Tapi sebelumnya saya akan bercerita tentang The Wizarding World of Harry Potter yang telah dibuka untuk umum sejak 15 Juli 2014.

6 bulan yang lalu, tepatnya waktu Halloween Event saya berkunjung juga ke Wizarding World of Harry Potter, tapi karena waktu sangat "mepet" (karena saya pakai express pass untuk wahana Halloween), saya tidak sempat berlama-lama di sana.

Seperti biasa saya membeli tiket secara online di website resmi Universal Studio Japan.
1 Day ticket seharga 7200 yen plus express tiket Harry Potter and Forbidden Journey dan Cool Japan seharga 3500 yen.

Untuk masuk ke Wizarding World of Harry Potter diperlukan Time Entry Ticket yang bisa didapat di central park, tapi karena tiket online saya sudah termasuk Entry Ticket jam 12.30 - 13.00 jadi saya tidak perlu mengambil lagi.

Ticket masuk yang saya print 
Express ticket Harry Potter dan Cool Japan
Di hutan saat memasuki ada mobil yang dipakai Harry Potter
Hogwarts Train 
Hogwarts Castle
Harap diketehui kalau sudah masuk lalu keluar dari Wizarding World of Harry Potter, tidak bisa masuk lagi lho. Jadi puas-puasin aja selama di sana.






Lets come in
Harry Potter and Forbidden Journey

Karena saya memakai express pass jadi saya tidak perlu mengantri selama 3 jam lebih untuk naik wahana ini.

Masuk ke Hogwarts dan melihat ke dalam istana yang sama persis seperti di film. Ada lukisan yang bisa ngomong dan bergerak sendiri, koran yang fotonya bergerak sendiri.

Yang kemudian naik roller coaster tapi menghadap ke samping dengan memakai kacamata 3D, saya diajak memasuki dimensi lain ke dunia Harry Potter.

Terbang bersama Harry menggunakan sapu terbang dengan kecepatan tinggi, dan mempertahankan Hogwart dari ancaman dari Voldemort.
Permainan ini bagi saya adalah permainan yang terbaik di USJ. 
BEST OF THE BEST
Benar-benar seperti terbang beneran, dan SOOO REAALLLLL...

Setelah naik wahana ini, saya bersantai-santai dan melihat-lihat toko Zonko's Joke Shop, Honeydukes, Ollivanders, Owl Post&Owlery dll. Karena cukup banyak pengunjung, jadi cukup berdesak-desakan.
Oh ya, jangan lupa minum Butterbeer kalau kesini. Bukan bir asli sih, hanya nama saja. Non alkohol kok. Saya sarankan minum Frozen Butterbeer karena rasanya hampir sama seperti milkshake. Enakkkk...
Harga Butterbeer 
Wajib celemotan donk
Minum Butterbeer sambil nonton show
Kunjungan ke 2 saya ke Wizarding World of Harry Potter kali ini sangat puass, hanya karena menaiki wahana Harry Potter and Forbidden Journey.  hahaha...
Pengen naik lagi..
Oh ya, jangan lupa beli souvenir Harry Potter buat kenang-kenangan..
Beli pin dulu 800 yen
Handuk dan cookies dengan bungkus koper
Official website and info
http://www.usj.co.jp/e/harrypotter/


Tuesday, June 9, 2015

Fuji Shibazakura Festival


Hey hooo!

Biar semangat di Selasa yang mendung ini, mari kitaa ngobrol soal jalan2.

Kali ini saya ingin membahas mengenai Fuji Shibazakura Festival yang saya datangi musim sakura lalu.

Festival tahunan ini diselenggarakan pada bulan April-Mei selama kurang lebih 5 minggu. Jadwal tiap tahun berubah2 mengikuti situasi perkembangan bunga.

Shibazakura sendiri dalam Bahasa Jepang secara harafiah memiliki arti shiba (rumput) zakura (sakura) yang jika digabungkan kira2 bermakna “sakura yang tumbuh menyerupai rumput”, karena bunga ini tumbuh menjalar menutupi tanah seperti rumput.


Shibazakura memiliki bermacam-macam jenis dan warna seperti merah, pink, putih, atau ungu.
Dengan hanya membayar 520 yen kita bisa melihat 800.000 bunga Shibazakura sekaligus menikmati pemandangan gunung Fuji yang sangat cantik.

Spot foto terpopuler disini adalah “Mini Shibazakura Fuji”, yaitu gundukan tanah yang ditumbuhi bunga yang dibuat menyerupai gunung Fuji, dan dibelakangnya kita bisa melihat pemandangan gunung Fuji yang asli.

Sehingga kalau difoto akan terlihat gunung Fuji berdampingan dengan “gunung bunga Fuji.” Cantik lah pokoknya!

Selain spot tersebut, masih banyak tempat-tempat menarik lainnya, seperti Panorama Plaza (sejenis observatory deck dimana kita bisa melihat Shibazakura dari ketinggian), danau yang sangat cantik, kebun bunga, bunga, bunga, bunga, daaan bunga.

Ini dia mini shibazakura fuji
Kalau ga ketutupan awan, pemandangan ini beribu-ribu kali lebih cantik





Banyak banget kembangnya!

Kalau beruntung mungkin kamu juga bisa menemukan “kembang desa”. Hahaha..


Ngemil cantik
Selama periode berlangsung disini juga banyak kedai-kedai makanan dimana kamu bisa menikmati cemilan ataupun makan siang.

Ada juga toko souvenir kalau kamu ingin membeli oleh-oleh untuk saya. (kaliii aja gituuu..) Jadii kalau kamu ingin menikmati pengalaman menikmati bunga sakura yang berbeda, datanglah kesini.

Tips dari saya, datang kesana 1-2 minggu setelah event dibuka, tunggu sampai bunga nya mekar semua. Karena pas saya datang sayangnya belum mekar sempurna, walaupun tetap saja cantik memukau.

Website resmi Shibazakura selalu meng-update perkembangan bunga setiap mingunya, jadi sering-sering cek sebelum pergi kesana.

Tiket masuk

Pintu masuk menuju kebun bunga
Sayang waktu itu berawan, jadi tidak terlihat jelas gunung Fuji nya

Akses kesana paling nyaman memang menggunakan mobil, karena lebih cepat (sekitar 1 jam 25 menit). Tapi tentu bisa juga dengan kereta (2jam-an) ataupun bus (2.5 jam-an).

Mungkin menggunakan bus lebih mudah, karena selama periode festival ini berlangsung, mereka menyediakan bus yang langsung menuju tempat festival dari Shinjuku.
Nama bus ini adalah Chuo Highway tujuan Fuji Shibazakura.

Kalau naik kereta, naiklah kereta apapun yang menuju Lake Kawaguchi, lalu dari stasiun Kawaguchiko ganti kereta dengan Shibazakura Liner, yang juga hanya beroperasi selama periode berlangsung.

Untuk lebih lengkapnya bisa dilihat di screencap akses transportasi.



Akses menggunakan mobil

Akses menggunakan kereta
Harap diperhatikan tidak semua kereta beroperasi tiap hari ya

Akses menggunakan bus


Alamat:
Fuji Motosuko Resort 212 Motosu, Fujikawaguchiko, Minamitsuru Yamanashi
(masukkan keyword “Fuji Motosuko Resort” atau “Motosu Highland” saat mencari di google maps atau GPS mobil)

Referensi: http://www.shibazakura.jp/eng/ 


Penulis
April•Saitama


Monday, June 8, 2015

Fushimi Inari Taisha (伏見稲荷大社)

Fushimi Inari Taisha
Sore Sahabat KdJ !

Ada yang tahu Fushimi Inari ?

Kuil ini sempat muncul dalam scene film populer Memoirs of a Geisha (2005) juga dalam Anime yang saya lupa judulnya hehe..

Beberapa minggu lalu saya sempat kesana dan naik hingga ke atas gunung nya, melelahkan juga menyenangkan.

Fushimi Inari Taisha (伏見稲荷大社) adalah kuil Shinto yang berada di Fushimi-ku, Kyoto, Jepang. Kuil ini merupakan kuil pusat bagi sekitar 40.000 kuil Inari yang memuliakan Inari.
Kuil utama (honden) terletak di kaki Gunung Inari, dan tanah milik kuil mencakup gunung yang tingginya 233 meter. Di kuil ini dimuliakan Ukanomitamabersama pendampingnya, Satahiko no Ōkami, Ōmiyanome no ōkami, Tanaka no ōkami, dan Shi no ōkami (四 大神).


Inari dipercaya sebagai dewa pertanian, sehingga kuil ini dipercaya membawa berkah bagi panen palawija, kesukesan dalam perdagangan bisnis, dan keselamatan di bidang transportasi. Kuil Fushimi Inari masuk dalam peringkat kuil menurut Jinmyōchō (daftar nama kuil) yang diterbitkan bersama Engishiki. Selain itu, kuil ini berada dalam kelompok 7 kuil papan atas dari daftar 22 kuil utama (Nijūnisha). Dalam sistem lama peringkat kuil Shinto, kuil ini merupakan salah satu dari kampeisha (kuil resmi yang didanai pemerintah Jepang).

Kuil utama yang ada sekarang dibangun tahun 1499 setelah bangunan yang lama habis terbakar sewaktu terjadi Perang Ōnin. Aula utama kuil ini ditetapkan pemerintah Jepang sebagai warisan budaya yang penting. Sejak abad ke-17, penganut kuil Fushimi Inari memiliki tradisi membangun torii. Sekitar 10.000 torii yang berderet-deret di Gunung Inari merupakan hasil sumbangan umat. Di antaranya, Senbon torii (deretan seribu torii) telah menjadi salah satu obyek pariwisata.



 SEJARAH

Pada tahun 711, Hata no Iroku menerima perintah kaisar untuk mendirikan kuil untuk sanza (tempat bertahta tiga Kami) di Gunung Inari. Menurut literatur Nijūni shaki, ketiga Kami tersebut adalah Ōmiyame no mikoto, Ukanomitama no mikoto, Sarutahiko no mikami.

Kisah serupa juga ditulis dalam catatan sejarah (fudoki) Provinsi Yamashiro yang masih tersisa. Dalam bagian Jinmyōchō dari Engishiki, nama kuil ini ditulis sebagai Inari Jinja Sanza (稲荷神社三座?).

Pada tahun 1871, berdasarkan sistem derajat kepentingan kuil (Kindai shakaku seido), kuil ini ditetapkan sebagai kuil resmi (kampeisha), dan nama kuil secara resmi diganti menjadi Inari Jinja atau Kampei Taisha Inari Jinja.

Seusai Perang Dunia II (1946), kuil ini berdiri organisasi keagamaan yang terdaftar sebagai badan hukum, dan terpisah dari Asosiasi Kuil Shinto yang berafiliasi dengan Ise Jingu. Nama kuil diganti menjadi Fushimi Inari Taisha, dan terus digunakan hingga sekarang.


Pemandangan kota Kyoto


sumber Wikipedia 


pictures taken by my friend
By Nia shiga (ig @nia.purnama)


Wednesday, June 3, 2015

Hakone

Pemandangan Lake Ashi dari Ropeway
Hakone (箱根) adalah bagian dari Taman Nasional Fuji-Hakone-Izu, berlokasi kurang lebih 100km dari Tokyo. Hakone terkenal dengan pemandian air panas (Onsen), keindahan alam dan pemandangan gunung Fuji membuat Hakone menjadi tempat liburan popular bagi turis lokal maupun mancanegara yang ingin rehat sejenak dari sibuknya kota Tokyo.

Saya ke Hakone waktu Golden Week kemarin, dan semuanya serba mendadak. Kita membuat rencana malam sebelum berangkat dan karena kita ada acara lain keesokan harinya, jadi saya hanya 1 day trip aja ke Hakone. Rasanya ga puaaas. Karena banyak banget tempat menarik di Hakone. Saran saya minimal 2 hari penuh kalau mau kesini, atau kalau kesini pas musim panas dan kalian suka trekking ke gunung, 3 hari waktu yang paling pas. Tapi kalau kalian cuma punya 1 hari seperti saya, mungkin bisa mengikuti itinerary saya yang lumayan mencakup tempat-tempat penting di Hakone.

Saya kesini dengan suami saya menggunakan mobil, tapi di artikel ini saya juga akan memberi informasi transportasi umum kok! Mohon maaf saya justru ga inget jalur mobil karena kami bergantung sama GPS mobil dan saya kerjaannya cuma nyanyi2 ga jelas (plus berusaha supaya ga ketiduran). Waktu tempuh dengan mobil dari Tokyo seharusnya adalah sekitar 2 jam (kalau gak macet). Tapi karena kami nyasar, kami butuh waktu 4 jam untuk sampai lhoooo.. (kok bangga?). Tol di Jepang sangat tricky, mungkin saya akan bahas di kesempatan lain.

Begitu sampai Hakone, tujuan pertama kami adalah Hakone Ropeway, dimana kami bisa menaiki ropeway (kereta gantung) untuk menuju Owakudani dan Lake Ashi. Kalau takut ketinggian alternatif nya bisa naik bus kok. Kami memarkir mobil di Stasiun Sounzan, yang juga merupakan stasiun untuk Hakone Tozan Cable Car (beda sama kereta gantung).

Untuk menaiki ropeway, kita harus membayar 2.410 yen untuk return ticket (St. Sounzan – Lake Ashi). Bisa juga beli one way kalau kamu mau naik bus pulangnya). Dan saya membeli “Hakone Sightseeing Cruise+Ropeway 1-day Pass” seharga 2.940 yen (989 yen untuk anak2). Tiket ini termasuk tiket PP menggunakan Ropeway dan tiket PP sightseeing tour menggunakan Pirate Ship (yang harga normalnya adalah 1.840 yen). Jadi kalau beli terpisah, kamu mesti membayar 4.250 yen. Lumayan bingit bedanya kan! Dengan tiket ini kamu juga mendapatkan diskon tiket masuk Hakone Gora Park, Narukawa Art Museum, dan Hakone Checkpoint. Tiket bisa dibeli langsung di Stasiun Sounzan.

Penampakan Limited Express Romance Car

Pemandangan di St. Sounzan

Stasiun Sounzan

Penampakan Ropeway

Pemandangan kawah dilihat dari Ropeway

Abaikan gambar orangnya :D

Wujud Ropway dilihat dari Owakudani

Di dalam Ropeway

Pemandangan dari restoran tempat kita makan siang di Owakudani

Dari stasiun Sounzan saya naik ropeway dan berhenti di pemberhentian pertama Stasiun Owakudani. Gak lama kok, cuma beberapa menit. Di Owakudani ini lah kamu bisa membeli telur hitam yang sensasional itu! Kenapa sensasional? Karena cangkang telur ini berwarna hitam akibat direndam di sumber air panas belerang di kawah gunung merapi, dan legenda mengatakan kalau kamu memakan telur ini, hidup kamu akan lebih panjang 7 tahun. Jadi kalau kamu makan 10 telur, kamu dapat tambahan umur 70 tahun! Kalau nenek saya yang makan, berarti beliau bisa sampe umur 140 tahun dong ya? Hahahah… Telur ini oleh-oleh paling laris disini. Kalau musim liburan, tengah hari aja bisa udah laku terjual. Hanya saja pada saat saya kesana, aktifitas gunung merapi sedang tinggi sehingga para pekerja tidak bisa merendam/mengambil telurnya karena jalurnya ditutup. Sediiiih... Ga bisa nambah umur 70 tahun. Tapi saya beruntung, karena hari saya pergi adalah hari terakhir dimana Hakone Ropeway beroperasi. Hingga saat ini (dan entah sampai kapan) HAKONE ROPEWAY TIDAK BEROPERASI karena aktivitas gunung merapi Hakone yang meningkat. Walau kamu ga bisa ke Owakudani Valley, kamu tetap bisa ke Lake Ashi dengan menggunakan bus kok!

Setelah foto-foto cantik dan makan siang di Owakudani, kami naik ropeway lagi untuk melanjutkan perjalanan ke Togendai (Lake Ashi). Kali ini waktu tempuh lebih lama, sekitar 20menit, dan melewati 1 stasiun lain yang saya lupa namanya. Setelah sampai, saya langsung menuju Pirate Ship karena waktu keberangkatan sebentar lagi (cek jadwalnya di website). Di dalam kapal saya membeli tiket kelas 1 seharga 750 yen PP (worthed banget!). Dengan tiket ini kamu bisa akses dek bagian depan dengan pemandangan yang lebih super, plus dijamin dapat tempat duduk di dalam kabin karena tiket ini terbatas. Kalau ga beli tiket, kamu cuma bisa akses dek bagian belakang, lebih padat, dan berebut tempat duduk. Tour ini cukup lama, 1 jam-an, dan percayalah, kamu bisa masuk angin kalau sepanjang perjalanan kamu berdiri di dek. Anginnya kencenggggg cinnnn…Saya yang tadinya pengen foto dengan bergaya bak Jack & Rose di Titanic, jadi lebih mirip Tessa Kaunang & Komeng di iklan motor anu.

Wujud pirate ship, cuma ada 2 dan bergantian berangkatnya


Tiket 1 day pass untuk ropeway+pirate ship dan tiket tambahan di kapal

Interior di kabin kelas 1






Setelah tour selesai, saya sempat jalan-jalan kesekitar Togendai sebentar, karena saya harus mengejar ropeway terakhir untuk kembali ke Sounzan. Togendai sendiri ada banyak resort/penginapan yang berarti banyak onsen juga, dengan banyak permainan air seperti kano, perahu bebek (yang romantis di awal dan betis gede di akhir), dll. Untuk kembali ke Sounzan tinggal duduk manis sampai pemberhentian terakhir. Kalau masih mau mampir ke Owakudani ya tinggal turun aja.

Karena hari mulai sore, dari Sounzan kami ingin mencoba salah satu onsen terkenal di Hakone yang kami baca reviewnya di website. Yunessun ini sendiri adalah kawasan Spa Resort, yang memiliki 2 area pemandian, yang satu Yunessun Water Park (dengan konsep kolam bermain dengan 25 jenis kolam), dan Mori no Yu (onsen tradisional). Di water park gender dicampur dan kamu harus pake baju renang, dan di onsen tradisional gender dipisah dan kamu harus benar2 telanjang. Jangan sampai kebalik ya!! Bisa ditangkep ntar.. Untuk Yunessun akan saya bahas di postingan tersendiri karena unik dan menarik.

Setelah puas bermain di Onsen hari sudah malam, jadi kami harus kembali ke Tokyo. Setelah seharian capek bermain, sungguh saya kasihan sama suami yang harus menyetir lagi. Tapi apa daya, karena saya gak punya SIM Jepang dan SIM A saya ga berlaku disini, saya ga bisa gantiin nyetir.

Sebenernya masih banyak tempat menarik di Hakone yang patut dikunjungi, misalnya Open Air Museum, Hakone Checkpoint, Gora Park, dan juga hiking di gunung Hakone yang mana kamu bisa lihat air terjun super cantik. Saya harus kembali lagi ke Hakone suatu hari nanti!


How to go there:

1. Kereta

  • Limited Express “Romance Car” jalur Odakyu Stasiun Shinjuku –> Stasiun Hakone-Yumoto (2.080 yen / 85 menit) 
  • Express jalur Odakyu Stasiun Shinjuku -> Stasiun Hakone-Yumoto (1.190 yen / 2 jam) 
  • Shinkansen “Kodama” atau “Hikari” jalur JR Tokaido Shinkansen Stasiun Tokyo/Shinagawa -> Stasiun Odawara (3.500yen / 30 menit) * Gratis bagi turis pemegang JR Rail Pass. 
  • Local/Rapid jalur JR Tokaido Main Line Stasiun Tokyo/Shimbashi/Shinagawa -> Stasiun Odawara (1.500 yen/70-90 menit) * Gratis bagi turis pemegang JR Rail Pass, JR East Pass, dan JR Kanto Area Pass. 
  • Local/Rapid jalur JR Shonan Shinjuku Line Stasiun Ikebukuro/Shinjuku/Shibuya -> Stasiun Odawara (1.500 yen/70-90 menit) 
Catatan:
 ・Kalau sudah sampai di Stasiun Odawara / Stasiun Hakone, untuk kemana2 bisa naik bus Hakone atau kereta jalur Tozan. Silahkan lihat gambar peta jalur.
・Untuk pulang ke Tokyo tinggal cari arah sebaliknya. Semua harga yang disebutkan harga sekali jalan ya.




2. Bus
Odakyu Highway Bus (2.000 yen / 2-2.5jam) Terminal Odakyu Highway Bus Shinjuku –> Stasiun Gotemba –> Hakone/Togendai
*Di stasiun Gotemba cuma berhenti sebentar, gak perlu ganti bus.


Tips hemat:

1. Hakone Free Pass (5.140 yen untuk 2 hari / 5.640 yen untuk 3 hari) Kalau kalian beli “Hakone Free Pass”, kalian mendapatkan keuntungan sebagai berikut:
  • 1x tiket PP Shinjuku-Hakone menggunakan jalur Odakyu (selain Romance Car) 
  • Bebas menggunakan 8 jenis transportasi di Hakone (Hakone Tozan Train, Hakone Tozan Cable Car, Hakone Ropeway, Hakone Sightseeing Cruise, Hakone Tozan Bus, Odakyu Hakone Highway Bus, Numazu Tozan Tokai Bus, Hakone Tozan “Kanko Shisetsu-Meguri” Bus). 
  • Diskon tiket masuk tempat-tempat atraksi di Hakone (museum, onsen, dll) Hakone Pass ini dapat di beli di stasiun jalur Odakyu mana saja. Keterangan lebih lengkap silahkan cek di http://www.odakyu.jp/english/deels/freepass/hakone/
2. Jenis pass yang lain adalah “Hakone Tozan Train & Cable Car 1-day Pass” (1.540 yen).
Dengan tiket ini kamu bisa naik kereta jalur Tozan dan cable car sesering yang kamu mau dalam 1 hari. Ekonomis menurut saya, karena kamu kemana2 harus naik kereta/bus, dan kalau beli satuan pasti lebih mahal. Contohnya, dari Stasiun Odawara (kalau kamu naik JR line) ke Sounzan kamu harus bayar 2.180 yen/PP.

Lebih murah kan jadinya? Tiket bisa dibeli di Stasiun Odawara, Stasiun Sounzan, dan Stasiun jalur Tozai mana saja.



Penulis adalah admin Page Kehidupan di Jepang
April・Saitama

Referensi:
http://www.odakyu.jp/english/destination/hakone/ 
http://www.hakonenavi.jp/english/freepass/kaizoku-ropeway/


Entri Populer