Showing posts with label teknologi. Show all posts
Showing posts with label teknologi. Show all posts

Monday, November 14, 2011

Jepang Menciptakan Kursi Roda Yang Bisa Melayang di Udara

Dengan kursi roda yang bisa melayang terbang, nenek atau kakekmu akan dapat menikmati perjalanannya berkeliling di dalam rumah dengan muluz! Arigatou Japan!

Benda ini sebetulnya berupa papan yang ditempel dengan sebuah alat khusus yang memungkinkan papan tersebut dapat terbang dengan tenaga hembusan angin lembut yang keluar dari 3000 lubang disisi bawah. Nah dengan menaruh bantal diatasnya maka jadilah papan ini dinamakan Bantal Terbang atau Flying Cushion.
Benda ini sebetulnya berupa papan yang ditempel dengan sebuah alat khusus yang memungkinkan papan tersebut dapat terbang dengan tenaga hembusan angin lembut yang keluar dari 3000 lubang disisi bawah. Nah dengan menaruh bantal diatasnya maka jadilah papan ini dinamakan Bantal Terbang atau Flying Cushion.
Benda ini dimaksudkan untuk membantu orang tua yang mengalami kesulitan dalam hal mobilitas dan membutuhkan alat bantu seperti kursi roda. Maka dengan menaruh bantal (Orang Jepang suka duduk diatas bantal) atau kursi diatas papan aladin ini, mereka dapat menikmati perjalanan yang lebih berkualitas.
Dengan melayang diatas udara, maka benda ini dapat melaju ke depan, belakang, samping kiri maupun kanan dengan mudah. Dan untuk menggerakannya juga tidak memerlukan banyak tenaga, sebuah sentuhan ujung jari sudah cukup untuk membuat benda ini bergerak.
Selain pergerakannya yang fleksibel, papan ini juga mampu menanggung bobot hingga seberat 150kg. Cukup kuat apabila nenek dan kakekmu ingin mencoba merajut saat-saat romantis mereka kembali dengan menaiki wahana terbang ini berduaan.


Benda ini dimaksudkan untuk membantu orang tua yang mengalami kesulitan dalam hal mobilitas dan membutuhkan alat bantu seperti kursi roda. Maka dengan menaruh bantal (Orang Jepang suka duduk diatas bantal) atau kursi diatas papan aladin ini, mereka dapat menikmati perjalanan yang lebih berkualitas.
Dengan melayang diatas udara, maka benda ini dapat melaju ke depan, belakang, samping kiri maupun kanan dengan mudah. Dan untuk menggerakannya juga tidak memerlukan banyak tenaga, sebuah sentuhan ujung jari sudah cukup untuk membuat benda ini bergerak.
Selain pergerakannya yang fleksibel, papan ini juga mampu menanggung bobot hingga seberat 150kg. Cukup kuat apabila nenek dan kakekmu ingin mencoba merajut saat-saat romantis mereka kembali dengan menaiki wahana terbang ini berduaan.

Thursday, October 20, 2011

Mobil Terkecil Di Dunia Sebesar Sebutir Beras Buatan Jepang

ini adalah mobil terkecil di dunia yang diakui oleh Guinness World Record sebagai mobil bermesin terkecil di dunia dengan ukuran sama besar dengan sebutir beras yang kita makan sehari-harinya. Tentunya anda agan harus berhati-hati bila memilikinya dan saat menaruhnya di meja makan
Mobil bermesin terkecil di dunia yang hanya berukuran sebutir beras ini diciptakan oleh sebuah perusahaan manufaktur komponen-komponen mobil asal jepang yang bernama Nippondenso (Denso Group). Mobil yang diambil dengan skala 1:1000 dari model mobil sedan Toyota AA keluaran tahun 1936 ini hanya memiliki ukuran panjang 4,785 milimeter, lebar 1,730 milimeter, dan tinggi 1,736 milimeter. Ingin tahu ukuran bempernya? Hanya 50 micron saja (*setengah dari lebar sehelai rambut manusia) .

Sesuai dengan namanya, mobil terkecil di dunia ini tentu saja mempunyai mesin yang dapat membuatnya berjalan. Apakah anda melihat sebuah antena kecil diatas mobil tersebut. Antena kecil tersebut akan berfungsi menjadi menjadi penghubung aliran energi luar menuju kedalam mesin mobil.Apabila dialiri listrik maka mesin yang ada di dalam mobil tersebut akan berputar secepat 600rpm dan menyebabkan mobil dapat melaju sampai kecepatan 0,018km/jam atau sekitar 5-6 milimeter per detik.

Mobil terkecil di dunia ini dibuat oleh Nippondenso dengan tujuan untuk membuktikan kemampuan mereka dalam kemahiran untuk membuat mesin secara presisi dan kemampuan mereka dalam merangkai perangkat semi konduktor.

Wednesday, October 12, 2011

Ruang Kelas Tembus Pandang di Jepang

Kanagawa Institute of Technology, begitulah nama resmi sebuah isntitut teknologi yang terletak di daerah Atsugi, Kanagawa Prefecture, Jepang itu.

Sekolah tinggi yang berdiri pada tahun 1963 itu sejatinya bukan sekolah besar yang terkenal, tapi yang membuat mereka unik adalah keunikan bangunanya yang semuanya dinding bangunan tembus pandang yang terbuat dari bahan kaca.

Desain bangunan kaca institut kanagawa ini adalah hasil rancangan kelompok arsitek Junga Ishigami, rancangan bangunan unik ini membutuhkan sekitar 350 konstruksi beton dan ribuan kolom kaca super kuat yang digunakan untuk membentuk tembok.

Desain bangunan kaca ini dimaksudkan agar semua siswa yang berada di dalam ruangan bengkel teknologi tetap bisa berinteraksi dengan alam sekitar sehingga akan menjernihkan pikiran mereka yang selalu dibebani dengan berbagai materi kuliah teknologi. Dan kebetulan, di sekitar bangunan kaca, terhampar taman dengan peponona hijau yang semakin menambah keindahan bangunan kaca Institut teknologi kanagawa ini. Tapi sayangnya, Sekolah ini Hancur dilandas Tsunami.


Berikut foto-fotonya:




Monday, October 3, 2011

ini alat jepang untuk menghadapi tsunami

Sebuah perusahaan kecil di Jepang berhasil mengembangkan sebuah ‘penyelamat’ jika tsunami kembali menerjang. Apa itu?

Versi mini Bahtera Nuh akan menjadi penyelamat warga Jepang jika gempa dan tsunami dahsyat lanjutan menerjang negeri matahari terbit itu. Bahtera Nuh ini berwujud kapsul melayang yang tampak seperti bola tenis raksasa.

Cosmo Power Jepang mengatakan, pelindung Nuh ini terbuat dari serat karbon yang telah diperkuat yang mampu menyelamatkan penggunanya dari bencana seperti bencana tsunami yang terjadi pada 11 Maret lalu yang meluluhlantakkan pesisir utara Jepang dan menelan korban tewas 20.000 orang.

Presiden perusahaan Shoji Tanaka mengatakan, kapsul ini muat untuk empat dewasa dan kapsul ini juga berhasil selamat dari banyak uji benturan. Kapsul ini memiliki jendela untuk melihat keadaan di luar dan lubang nafas di bagian atas.

Menariknya seperti dikutip Strait Times, alat ini dapat digunakan sebagai rumah mainan bagi anak-anak. Perusahaan ini menyelesaikan kapsul ini pada awal bulan ini dan telah menerima 600 pesanan.

Friday, August 19, 2011

Penemuan Jepang Jaket tembus pandang yang bisa bikin si pemakai ngilang


Stem Cell benar-benar membuat perubahan besar dalam kesehatan umat manusia. Hanya beberapa tahun yang lalu seluruh ilmuan ternama dunia masih yakin bahwa tidak ada satupun material yang bisa membuat manusia menghilang. Itu benar-benar tidak mungkin, karena itu melanggar semua hukum alam yang diketahui manusia. TAPI MEREKA SEMUA SALAH.


Metamaterial, menjadi salah satu bahan yang ramai dibicarakan. Bahan ini bisa membuat sesuatu menjadi tidak terlihat. Sebuah baju yang menggunakan teknologi ini bisa membuat pemakainya "menghilang" seperti jubah ajaib dalam harry potter.

Sebuah pesawat tempur dengan bahan metamaterial akan jadi tidak terlihat bukan sekedar tidak terlihat radar seperti teknologi "stealth", akan tetapi benar-benar tidak terlihat kasat mata seperti alat cloaking device dalam film star trek.

Ini bisa dilakukan misalnya dengan menciptakan material artifisial yang mampu membelokkan radiasi elektromagnetik, demikian pula dengan cahaya yang pada dasarnya adalah radiasi elektromagnetik. Bahanya bisa seperti timah dan plastik yang diatur dalam struktur pola tertentu.

Metamaterial akan membelokkan cahaya, mengelilingi objek yang diselimutinya dan berkumpul kembali di ujungnya. seperti air sungai mengelilingi sebuah batu. Dalam penelitian terakhir di Perdue University, mereka menggunakan jarum-jarum khusus yang akan membelokkan cahaya melampui objek yang diselubungi sementara objek dibelakangnya akan terlihat.

Material ini sedang diteliti di seluruh dunia termasuk di MIT, University of California Berkeley, Duke University, dan Caltech di LA.






Friday, July 22, 2011

Mobil Listrik Penyelamat Krisis di Jepang

Tokyo - Untung saja pabrikan Jepang sudah memproduksi mobil-mobil hybrid dan listrik. Mobil-mobil itu sekarang menjadi penyelamat warga Jepang di saat Jepang mengalami krisis listrik.

Bukan hanya bisa dipakai sebagai alat transportasi saja untuk berkeliling kota, mobil-mobil itu sekarang bisa dipakai untuk menyalakan berbagai peralatan listrik

Toyota, misalnya, menyatakan mobil hybrid mereka seperti Prius dan Estima bisa diubah menjeadi generator listrik untuk rumah tangga. Seperti dilansir autoevolution, Kamis (21/7/2011) mobil ini berubah menjadi generator listrik yang menggunakan bahan bakar.

Toyota pun berencana untuk membuat sistem generator ini sebagai fitur opsional pada Prius tahun depan. Model lain akan menyusul.

Nissan pun akan memasang alat di mobil listrik Nissan LEAF sehingga bisa digunakan untuk menanak nasi saat lampu padam.

Mitsubishi pun melakukan hal yang serupa. Mobil listrik i MiEV mereka juga bisa memasak nasi, dan menyalakan peralatan rumah tangga lainnya.

sumber detik .com

Thursday, July 14, 2011

Di Jepang, Dasi Bisa Jadi Bantal!


Pengusaha Jepang yang bekerja terlalu keras akan bisa segera menikmati waktu tidur di kantor setelah ada dasi yang berfungsi juga sebagai bantal.

Dasi baru bernama "Nemuri" itu, yang berarti Dasi Tidur dalam bahasa Jepang, merupakan perangkat unik yang dapat ditiup yang memungkinkan pekerja kantoran yang kelelahan tidur nyaman dan dengan gaya di meja mereka.

Perangkat tersebut tampak sebagai dasi biasa, tetapi memiliki ventilasi udara tersembunyi yang terletak di bagian belakang bagian leher. Bila ditiup, dasi akan mengembang dan seketika berubah jadi bantal.

Dasi tersebut terbuat dari sutra dan serat mikro khusus, yang akan membantu untuk mendinginkan kulit selama musim panas yang lembab, demikian menurut laporan harian Asahi, sebagaimana dikutip Telegraph, Rabu (13/7/2011).

Dasi Tidur itu, yang diciptakan KTM Co, menyasar para pekerja kantoran yang ingin tidur sebentar di meja mereka dan saat ini dijual pada kisaran harga 2.500 yen (Rp 275.000).

Jepang terkenal dengan budaya perusahaan berjam kerja panjang dan satu dari sedikit tempat di dunia yang punya kata khusus untuk orang "mati karena overwork", yaitu karoshi.

Dasi Tidur merupakan rangkain penemuan busana terbaru yang khusus dirancang untuk membuat kehidupan seorang pekerja Jepang sedikit lebih nyaman, khususnya pada bulan-bulan musim panas. Kreasi unik lainnya termasuk Pakaian Keringat, yang tampak seperti pakaian konvensional tetapi sesungguhnya mengandung serat unik yang diberi ion perak untuk menetralisir bau badan.

Jepang Meluncurkan Hayabusa

Jepang baru saja meresmikan kereta api super cepat mereka yang terbaru, kereta yang mampu melaju 186 mil atau 300 km per jam, kereta yang mereka namakan Hayabusa ( はやぶさ / Elang ) dengan bangga
Debut dari kereta Hayabusa menandai investasi tanpa henti ke jalur rel kereta berkecepatan tinggi Shinkansen di Jepang, dengan rencana oleh Central Japan Railway Company untuk menyelesaikan jaringan kereta api terpadu dengan kecepatan lebih dari 300 mil per jam pada tahun 2045.
Pihak Japan Railway juga ada rencana untuk meluncurkan kereta maglev (kereta yang melaju kencang dengan teknologi magnet, melayang di atas rel) pada tahun 2027. Kereta maglev yang ada saat ini mampu melaju dengan kecepatan 363 mil atau 584 km per jam.

Tuesday, July 5, 2011

Kapal Solar Firaun Ditemukan Ilmuan Jepang

Cyber Sabili-Kairo: Satu tim arkeolog Mesir dan Jepang menemukan kapal solar milik Firaun Khufu baru-baru ini yang terletak dekat piramid agung Giza.


Para tim akan melakukan proyek mengangkat 41 blok batu dengan rata-rata berat setiap batu 16 ton dan kemudian mengangkut sebuah kapal yang sudah terpendam selama 4.500 tahun lalu di dalam lubang bawah tanah.


Proyek itu menjadi fokus penelitian Departemen Dalam Negeri Mesir, delegasi dari Universitas Waseda di Jepang dan Institut Kapal Solar Jepang. Mereka sudah memulai penelitian ini sejak 2007.


Menteri Dalam Negeri Mesir, Zahi Hawass hadir dalam upacara pemindahan kapal tersebut dan mengatakan kepada wartawan bahwa kerja pengangkatan Kapal solar paling tua di dunia ini akan mengambil waktu sekitar empat tahun sebelum ia bisa dipamerkan kepada pengunjung.


Raja Khufu adalah salah satu Firaun diantara Firaun Mesir yang terkenal dalam dinasti keempat dan yang memerintahkan untuk membangun Piramida Khufu.

Orang Mesir kuno percaya kapal itu dibangun untuk membawa beliau ke kehidupan abadi.


Pemindahan blok batu yang membawa kepada penemuan kapal Firaun Khufu dibuat di dalam sebuah bangsal besar yang dibangun untuk melindungi kapal itu.

Blok batu pertama diangkat Rabu lalu(29/6) sebagai tes sebelum tempatnya digantikan dengan blok kayu.


Kapal solar kedua Firaun Khufu terdeteksi pada 1987 di dalam sebuah lubang besar, di sebelah barat kapal solar pertama. Kedua kapal itu terletak di bagian selatan Piramida Khufu di Giza.


Kapal solar pertama ditemukan pada 1954 dan mulai dipamerkan di 1982, dekat piramida setelah para ahli bekerja selama 13 tahun.


Setelah selesai, kapal kedua akan ditempatkan dekat pagar piramida, sedangkan kapal pertama akan dipindahkan di Museum Besar Mesir yang sedang dalam pembangunan.


Kedua kapal dibuat dari kayu cedar Libanon dan kayu akasia Mesir.

Hawass mengatakan, kondisi kapal terbaru ini lebih baik dari yang diperkirakan.

Awalnya saya khawatir melihat kayu kapal itu. Namun, saya yakin kita dapat melihat sebuah lagi kapal Firaun dalam 4 tahun setelah diperbaiki, katanya lagi

Jepang Temukan Mineral Baru Untuk iPad

Peneliti Jepang telah menemukan sejumlah mineral "langka", yang dapat digunakan untuk membuat produk elektronik. Mineral nadir bumi (rare earth) itu antara lain untuk digunakan dalam pembuatan telepon pintar (smartphones), komputer tablet semacam iPad, dan televisi layar datar.

Mineral itu bisa ditemukan di dasar Lautan Pasifik di sekitar Hawaii, Amerika Serikat. Bahkan, dengan mudahnya mineral itu diekstrasi. Temuan ini sekaligus menambah pengetahuan akan fungsi mineral itu, namun sekaligus mengancam persediaannya.

"Kandungan mineral itu memiliki konsentrasi berat yang langka. Hanya per satu kilometer persegi dari kandungan itu bisa menyediakan seperlima dari konsumsi global secara tahunan (untuk digunakan di barang elektronik)," kata Yasuhiro Kato, asisten profesor di bidang ilmu bumi Universitas Tokyo, seperti dikutip dari The Guardian.

Temuan yang berhasil dilakukan tim yang dipimpin Kato ini bisa memiliki dampak untuk produksi barang elektronik yang membutuhkan mineral langka, seperti tantalum dan yttrium. Karena selama ini mineral tanah sebagian besar ada di China, yang menyediakan sekitar 97 persen dari suplai global.

Penelitian terbaru yang dimuat di jurnal Nature Geoscience itu menemukan mineral itu tersembunyi di lumpur di dasar laut itu dapat diekstrasi di kedalaman 3.500 hingga 6.000 meter, di 78 lokasi. Sepertiga dari lokasi tersebut, kata Kato, memiliki kekayaan kandungan mineral langka itu dan metal yttrium.

Kato menjelaskan, kandungan mineral nadir bumi itu bisa ditemukan membentang sepanjang timur hingga barat Hawaaii. Selain itu, bisa juga ditemukan di sebelah timur Tahiti di Polinesia, Perancis.

Kato memerkirakan mineral nadir bumi itu terkandung sebanyak 80 hingga 100 miliar ton. Dibandingkan dengan persediaan global yang ditemukan US Geological Survey, baru 110 juta ton yang ditemukan, antara lain di China, Rusia, negara bekas Uni Soviet, dan Amerika Serikat.

Penggunaan mineral nadir bumi untuk produksi barang elektronik berteknologi tinggi, magnet, dan baterai menyebabkan banyaknya kegiatan pertambangan mineral itu dalam beberapa tahun terakhir. Menurut Kato, lumpur laut yang ditemukan memang kaya mineral nadir bumi lain, seperti gadolinium, lutetium, terbium, dan dysporsium.

"Ini biasa digunakan dalam pembuatan televisi layar datar, juga LED (light-emmiting dioda) dan mobil hibdrida," jelas Kato.

Friday, July 1, 2011

Menjajal Tol Termahal Dunia di Jepang

Rogoh Kocek Rp4 Juta Tempuh 1.600 Km Sudah sepekan ini pemerintah Jepang memberlakukan kenaikan tarif tol. Tidak tanggung-tanggung, besarnya lima kali lipat dari tarif sebelumnya. Padahal, tarif sebelumnya sudah yang termahal di dunia. Tol yang panjangnya 8 km, tarifnya 1.800 yen atau sekitar Rp180 ribu.


Inilah salah satu cara paling efektif untuk mencari dana recovery pascamusibah tsunami yang melantakkan Provinsi Sendai, Fukushima, dan Miyagi 11 Maret lalu. Dari sektor jalan tol, pemerintah butuh 1 triliun yen atau sekitar Rp100 triliun rupiah untuk membangun lagi bekas wilayah yang tersapu bencana yang menewaskan 30 ribu jiwa tersebut.

Dana sebesar itu ingin didapat dalam tempo setahun. Itu sebabnya, tidak ada jalan lain sehingga tarif tol dinaikkan, rata-rata lima kali lipat dari tarif sebelumnya. Kalkulasinya memang memungkinkan. Di jalanan Jepang, beredar 80 juta mobil dari 120 juta penduduknya. Tiap keluarga memiliki dua atau tiga mobil. Dari jumlah itu, 85 persen pengguna tol.

Dengan menaikkan tarif tol, semua masyarakat pasti terlibat untuk membangun lagi negaranya dan menolong saudara-saudaranya yang tertimpa musibah.

Tol di Jepang sudah menembus seluruh wilayah.
Mulai Nagasaki di Pulau Kyushu; menembus pulau terbesar Honshu, yang terdapat kota terpadat Tokyo dan provinsi kembarnya Jatim, yaitu Hiroshima; bersambung ke Pulau Shikoku, yang terdapat kota kembarnya Surabaya, yaitu Kochi; terus tembus ke pulau-pulau kecilnya.


Tol tertuanya, Meishing, yang berusia 50 tahun, membentang mulai Kobe, Nagoya, sampai menembus Tokyo. Jaraknya 600 km. Semua tol telah dihubungkan dengan jembatan-jembatan indah yang jalannya tersusun berlapis; mobil dan motor besar di bagian atas dan jalur kereta api di bawahnya.

Menerobos ratusan terowongan yang terpanjang adalah terowongan Shimisu untuk kereta api dan terowongan Seika di bawah laut Hokaido, masing-masing sepanjang 20 km. Semua jembatan yang menyeberangi lautan membentang tinggi, sehingga bagian bawahnya bisa dilalui kapal bertonase besar. Tidak ada kapal besar yang harus cari jalur lain karena jembatan tol seperti Suramadu, misalnya.


Menelusuri tol di musim semi menjelang musim panas pada Juni-Juli seperti ini cukup menyenangkan. Pemandangan yang membentang di kiri dan kanan sungguh indah. Momiji dan sakura yang biasanya berbunga pascamusim salju pada April ikut menghijau lebat meski tanpa bunga. Gunung-gunung di sepanjang jalan serasa memeluk dari belakang.


Kalau kita sudah sangat bangga dengan memiliki tol Cipularang yang menghubungkan Jakarta-Bandung lengkap dengan pemandangannya serta Jembatan Suramadu untuk Surabaya-Madura, rasanya perlu menelusuri jalan tol, terowongan, dan jembatan di Jepang supaya tergairahkan untuk membuat yang jauh lebih baik lagi.

Sepanjang 1.997 km jalan yang saya lewati, 1.600 km di antaranya tol ini saya ukur dari argometer Toyota Regius (seperti Alphard dengan BBM solar) yang saya gunakan sejak tiba di Osaka sampai kembali ke Osaka. Semuanya bertanda jelas.

Tidak ada markah yang buram. Tidak ada polisi tidur. ”Polisi tidur kecil”, yang di sini digunakan untuk mengejutkan pengemudi supaya tidak mengantuk, di sana hanya segaris di kiri kanan jalan untuk mengingatkan bahwa mobil mulai keluar jalur. Jika kendaraan mulai keluar jalur, menginjak marka, termasuk melaju melebihi atau kurang dari batas kecepatan, peringatan dari transponder transducer yang terangkai menjadi satu dengan monitor mobil ”berteriak”.


Memang semua mobil yang masuk tol terhubung dengan GPS (global positioning system). GPS itu memandu sekaligus memperingatkan pengendara. Juga suatu saat kalau pengendara melanggar, otomatis muncul data pelanggaran. GPS menjadi segala-galanya di Jepang. Terutama untuk lalu lintas.

Mencari alamat tidak perlu sulit-sulit, apalagi harus turun dari kendaraan untuk bertanya. Cukup memasukkan alamat, jalur yang mengantar ke alamat tersebut akan muncul di monitor dari titik kendaraan berada.

Kalau lupa alamat, cukup menuliskan nomor telepon. Bisa juga nama kantor, toko, restoran, apa saja, bahkan nama orang, asal lengkap. Sistem monitoring dengan GPS berbasis satelit seperti itu juga diterapkan di banyak bisnis. Bahkan, para tahanan di lembaga pemasyarakatan menggunakan nameplate pada baju mereka, yang dihubungkan ke satelit untuk dimonitor.


Memberikan nama untuk apa saja yang berkaitan dengan publik, terutama nama jalan, selalu mencerminkan daerahnya atau wilayah yang terhubungkan. Terowongan maupun sungai-sungai dan jembatan juga gampang dikenali. Semua terukur sampai luasannya dan terdata di GPS.


Kemudahan mengakses dan melihat tanda itu juga ditemui di pintu-pintu dan rambu sambungan tol. Terutama kalau kita deg-degan dengan berapa lagi uang yang harus kita keluarkan untuk bayar tol. Bertanda biru muda ketika kita memasuki pintu tol, itu berarti tol milik negara. Tarif tolnya paling murah meski jaraknya jauh. Yang bertanda biru tua adalah tol milik provinsi.

Tarifnya agak mahal dan jaraknya lebih dekat. Ada juga yang bertanda hijau. Itu yang termahal dengan jarak lebih pendek serta milik dan dikelola daerah. Ketika lepas dari tol di Kochi dan menyeberangi pulau kecil Naruto, yang terdapat Kota Awaji –seperti Bali kecil yang terkenal dengan udong-nya—dengan jarak kira-kira hanya 8 km, tarif tolnya 1.800 yen atau setara dengan Rp180 ribu.

Itu tarif setelah kenaikan. Tol seperti itu sambung-menyambung, berganti-ganti warna, yang menandakan ganti wilayah. Kalau kita tidak keluar dan terus, lihat saja di palang pintu otomatisnya, tarifnya muncul. Kecepatan melewati tiap pintu tol adalah 20 km/jam. Palang pintu membuka otomatis dengan kecepatan tidak sampai sedetik.


Saat melewati pintu tol otomatis, pengendara tidak perlu membuka kaca. Dari transponder transducer yang terangkai dengan monitor dalam mobil, cukup untuk semuanya. Sebab, alat itu menunjukkan siapa pemiliknya dan berapa uangnya di bank yang disisihkan untuk bayar tol. Uang tersebut terdebet langsung dan otomatis dikurangi untuk bayar tol.

Enaknya berlangganan seperti itu, selain cepat, pengguna didiskon 30 persen. Bisa juga yang langsung bayar. Pengendara harus keluar ke jalur lain yang bertanda ETC (electronic true card). Cara itu lebih mahal 30 persen karena di sana memerlukan petugas jaga yang harus melayani.


Menyetir mobil di tol Jepang pun, pengendara tidak akan merasa lelah. Selain jalur dan kecepatan selalu terukur dalam panduan GPS, jalannya terasa ikut menyetir. Misalnya, melepas setir untuk jarak yang lumayan panjang, mobil—yang spooring balancing-nya bagus—tidak akan berbelok atau pindah jalur sendiri karena jalannya mulus dan rata. Untuk tikungan pun, jalan digarap sedemikian rupa sehingga mobil seperti bisa melaju sendiri mengikuti jalan.

Hampir tidak ditemukan jalan menanjak atau menurun. Mereka memilih membuat terowongan, menembus gunung dan perbukitan daripada memaksakan jalan menanjak atau menurun. Rest area-nya juga sangat memadai. Klosetnya, tinggal tombol. Semua menggunakan semprot otomatis dengan air hangat. Biliknya berjajar puluhan. Tersedia air minum dan teh hangat pula. Restoran dan supermarket yang diperbolehkan berjualan terstandar. Beberapa di antaranya menggelar dagangan dari olahan hasil bumi setempat.


Saya menelusuri mulai bagian tengah Jepang, yaitu Osaka; terus menuju utara; agak ke barat; melewati jalur yang menghadap Lautan Pasifik; kembali ke tengah melalui jalur lain yang menghadap lautan baliknya, yaitu Laut Jepang; terus ke selatan; menyeberang ke Pulau Shikoku; tembus ke pulau kecil Naruto; lantas kembali ke Osaka. Total jarak yang saya tempuh dalam tujuh hari dari sembilan hari saya bertugas di Jepang adalah 1.997 km.


Dari keseluruhan jarak perjalanan tersebut, dibutuhkan 80 persen tol atau sekitar 1.600 km. Kira-kira dari Surabaya menuju Jakarta lewat selatan dan balik lagi ke Semarang melalui pantura, melewati beberapa tol negara, tol antarprovinsi, serta tol daerah. Total biaya tolnya saja 39.800 yen atau setara dengan Rp4 juta.

Sungguh tidak murah. Pada awalnya, masyarakat menggerutu atas kenaikan itu. Tapi, pemerintah jalan terus. Penjelasan lewat semua media digencarkan. Ada countdown di TV. Juga, satu hari sebelum kenaikan tarif, yaitu 19 Juni, tepat Minggu saat saya tiba di Osaka dan memulai perjalanan ini, jalan sangat ramai. Motor-motor besar di atas 1.000 cc ikut meramaikan perjalanan bersama mobil-mobil beraneka jenis. Mereka bersama keluarga menikmati hari terakhir sebelum tarif tol naik.


Besoknya, ketika tarif baru mulai diberlakukan, tol sepi. Tapi, tiga hari kemudian, kondisi tampak normal lagi. Lalu lalang mobil kembali tampak seperti biasanya. Tsuruno Keisuke, pengusaha yang membantu banyak pemagang dari Jatim bekerja di Jepang, mengatakan bahwa kenaikan tarif tol itu memang mencekik. Tapi, dia rela demi perbaikan dan kemajuan mendatang. Apalagi untuk kemanusiaan pascabencana.

Thursday, June 30, 2011

Pesawat Antariksa Jepang Dianugerahi Guinness World Record


Pesawat tanpa awak Hayabusa milik Jepang dianugerahi Guinness World Record sebagai pesawat antariksa pertama yang kembali ke Bumi membawa material dari asteroid. Misi Hayabusa tidak berjalan mulus, tapi dihiasi berbagai kemalangan... dan keberuntungan.

Tidak lama setelah diluncurkan pada tahun 2003, Hayabusa harus menghadapi suar surya (solar flare) terbesar yang pernah terjadi. Saat itu matahari melepaskan energi yang sangat besar ke luar angkasa. Suar "menembakkan" awan elektron, ion, dan atom melewati korona menuju angkasa. Akibat radiasi yang dihasilkan suar surya tersebut, panel surya milik Hayabusa rusak, mengurangi pasokan energi ke mesin.


Meskipun demikian, Hayabusa tetap berhasil tiba di asteroid Itokata, asteroid selebar 500 meter dan berbentuk seperti kentang, pada tahun 2005. Ketibaan di asteroid tipe S tersebut terlambat dua bulan dari jadwal.

Saat mendekat ke asteroid, Hayabusa semestinya menjatuhkan robot kecil untuk mendarat di permukaan asteroid. Sayangnya, saat pelepasan robot, sistem penghitungan jarak menyebabkan Hayabusa menjauh dari asteroid. Robot tidak berhasil dijatuhkan ke asteroid dan melayang-layang di angkasa.



Pengendali misi Hayabusa akhirnya tetap mendarat di asteroid. Akan tetapi, alat yang seharusnya mengumpulkan debu di asteroid gagal bekerja dan alat yang seharusnya menembak debu di asteroid agar terangkat dan dikumpulkan oleh pengumpul debu gagal menjalankan tugas.

Badan antariksa Jepang JAXA tetap optimis. Misi Hayabusa tetap dilanjutkan. Pesawat tersebut dibawa pulang dengan harapan membawa debu yang terselip di badan pesawat.


Meskipun harus menghadapi masalah lain lagi--termasuk kebocoran bahan bakar, gagalnya alat pendorong, serta putusnya komunikasi--Hayabusa berhasil kembali ke Bumi pada 13 juni 2010, 3 tahun terlambat dari jadwal. Pesawat terbakar di atmosfer di atas Australia dan kapsul pembawa sampel berhasil mendarat dengan selamat. Berita yang paling menggembirakan: kapsul benar-benar mengandung partikel debu dari asteroid Itokawa.

Setahun setelah itu, Guiness World Records memberikan penghargaan kepada Hayabusa yang menempuh 6 miliar mil dalam perjalanan 7 tahun.



Hayabusa saat memasuki atmosfer Bumi yang direkam oleh tim NASA DC-8 (Airboyd)

Monday, June 20, 2011

Mesin Hemat ala Jepang, Plastik Pun Menjadi Minyak Mentah

Seorang penemu Jepang telah menciptakan sebuah mesin yang cocok untuk penggunaan rumah tangga. Mesin tersebut dapat mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar, sebuah teknologi yang dapat membantu mengatasi tumpukan tas dan kantung plastik dari toko grosir di dalam gudang atau dapur.

Tas plastik, botol dan beberapa produk pengemas lain pada dasarnya terbuat dari minyak. Akinori Ito--nama sang penemu--dengan mesinnya mengubah produk tadi ke materi aslinya melalui proses negatif-karbon. Karbon memanaskan plastik, memerangkap uap dalam sebuah sistem pemipaan, lalu kamar-kamar air yang berfungsi mendinginkan uap, mengembunkan mereka kembali menjadi minyak mentah.

Proses itu dipaparkan dalam situs online Clean Technica. Minyak mentah tentu cocok untuk penggunaan generator dan beberapa tipe kompor. Ia juga dapat disuling lebih jauh menjadi bensin.

Mesin tersebut telah dijual oleh Blest Corporation milik Ito dan dipuji karena efisiensinya. Piranti itu dapat mengubah satu kilogram sampah plastik menjadi satu liter minyak dengan energi sebesar satu kilowat per jamnya. Sistem tersebut dibanderol $10,000 (Rp100 juta). Namun Ito berharap harga akan turun ketika permintaan dan produksi meningkat.

Mesin karya Ito memang bukan yang pertama kali mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar. Namun mesin itu memperoleh penghargaan karena ukurannya yakni didesain untuk penggunaan rumah tangga.

Selama ini mesin yang beredar jauh lebih besar, seperti Envion Oil Generator, yang mampu memproses 10 ribu ton plastik setiap tahunnya. Setiap sampah plastik diubah menjadi tiga hingga lima barel minyak mentah yang dapat disuling lebih jauh menjadi bahan bakar komersial seperti bensin bahkan avtur. Sebuah demonstrasi pengoperasian Envion sempat digelar di Washington dua tahun lalu.

Ketika membakar untuk memproduksi minyak, mesin-mesin tersebut melepaskan karbon dioksida ke atmosfer lalu berkontribusi terhadap perubahan iklim, namun mereka juga menjadi solusi dari tumpukan sampah plastik. Menurut Envion, sekitar 50 juta ton sampah plastik dihasilkan tiap tahun. Bila semua bisa diubah menjadi minyak, proses itu akan membantu mengurangi ketergantungan minyak dari negara asing.

Thursday, June 16, 2011

Ilmuan Jepang Membuat Daging Palsu Dari Kotoran Manusia

Peneliti Jepang dari laboratorium Okayama mengatakan negaranya memiliki lumpur limbah yang sangat banyak,sehingga Tokyo Sewarage meminta untuk melakukan sesuatu agar dapat memanfaatkan lumpur limbah.Banyak orang mengakui sifat aneh masyarakat Jepang dan tak heran kalau Peneliti mulai membuat daging tiruan dari kotoran manusia.Peneliti menemukan lumpur limbah (termasuk kotoran manusia) mengandung banyak protein sehingga dapat dikembangkan melalui proses ekstraksi protein berharga dan mengubahnya menjadi pengganti daging yang layak.

Lumpur limbah yang kaya protein karena penuh bakteri yang terbentuk dari kotoran manusia.Tetapi,mikroorganisme yang terkandung tidak berbahaya,karena akan terbunuh oleh panas pada proses manufaktur.Dalam tes awal,daging imitasi dari kotoran manusia rasanya seperti daging sapi.Karena ditambahkan protein kedelai dan ditambah pewarna makanan merah agar tampilan lebih alami. Dalam kandungan nutrisi, burger kotoran tidak terdengar buruk sama sekali karena mengandung 63% protein, karbohidrat 25%, lipid 3% dan mineral 9%.



Peneliti yang bernama Ikeda sendiri mengakui tidak banyak orang yang tertarik untuk mencoba daging, jika mereka tahu itu terbuat dari lumpur limbah dan berisi protein kotoran manusia.Tapi, jika krisis pangan menjadi tidak terkendali, saya tidak akan terkejut melihat orang memperebutkan sepotong daging kotoran.Ikeda juga berharap untuk dapat diproduksi secara massal dan membuat harga yang terjangkau.Ilmuwan Jepang berharap daging palsunya akan mampu bersaing dengan yang alami.

Friday, June 3, 2011

Gedung di jepang yg di tembus dengan jalan tol


Gedung berlantai 16 di Osaka, Jepang ini terbilang unik karena adanya jalan tol yang menembusnya, tepat di lantai 5 hingga 7. Jalan tol yang menembusnya merupakan jaringan jalan tol sepanjang 293,3 km. Uniknya lagi, penyelenggara jalan tol tersebut merupakan penyewa tetap pada lantai 5 hingga 7 di gedung ini.

Pada tahun 1983, pembangunan gedung baru di area gedung unik berada dihentikan oleh pemerintah setempat, dikarenakan rencana pembangunan jalan tol sudah final. Namun, pemilik gedung ini menolak untuk menyerah, ia tidak mau memindahkan gedungnya. Setelah bernegosiasi dengan penyelenggara jalan tol selama 5 tahun, muncullah solusi ini.

Pemilik gedung menggunakan tiang penyangga ganda untuk melindungi gedung ini dari getaran, dan juga struktur melingkar di sekeliling bagian yang digunakan untuk ditembus jalan tol.


Tuesday, May 17, 2011

Mengintip Stadion Bergerak di Jepang (Amazing Japanese Mobile Stadium)


Amazing japanese mobile stadium



Sapporo, stadion ini berkapasitas duduk penonton 42.122 di Hokaido. Stadion ini adalah stadion indoor dengan lapangan bermain luar, dan jika diperlukan, lapangan akan bergerak di dalam stadion. Dan tidak hanya itu, lapangan sesekali di dalamnya akan berputar untuk memastikan penonton dapat melihat semua putaran permainan. Amazing!





Monday, May 16, 2011

Institut Tokyo Pecahkan Rekor Unduh Data Tercepat, 109 Terabits per Detik

Rekor dunia baru untuk mengunduh data tercepat akhirnya terpecahkan. Rekor ini ditorehkan oleh National Institute of Information and Communications di Tokyo yang baru-baru ini berhasil mengembangkan serat yang menggunakan tujuh “light-guiding cores,” bukan single core seperti pada umumnya.

Masing-masing core itu mampu membawa data 15,6 terabity per detik, sehingga jika digabungkan kemampuannya ketujuh core itu menjadi 109 terabyte.

Rekor tercepat kedua dibuat Dayou Qian dari NEC, yang mencapai 101,7 terabyte per detik. Metodenya tidak menggunakan lebih banyak core, tapi menciptakan dorongan (pulse) yang dikirim dari 370 laser yang terpisah.

Tiap laser itu berisi paket informasi kecil tapi digabung untuk membentuk transfer data yang besar. Dayou menggunakan serat sepanjang 165 kilometer untuk memeragakan aksi transferdata super cepatnya itu.

Meski kapasitas ini mungkin kita belum perlukan di rumah, pusat-pusat data besar seperti milik Amazon, Facebook, dan Google perlu mempertimbangkan penggunaan teknologi ini untuk mempercepat transfer datanya apalagi di tengah meningkatnya trafik penggunaan Internet.

Sunday, May 15, 2011

Kereta Terbang Buatan Jepang yang Diklaim Akan Mampu Mengalahkan Hayabusa

Yusuke Sugahara, peneliti dari Tuhoku University, Jepang membuat prototipe kereta terbang pertama di dunia. Ia merancang sebuah lokomotif serupa pesawat yang mampu terbang dengan kecepatan super cepat.

Teknologi ini diklaim selangkah lebih maju dibanding kereta cepat Maglev, yang mengambang akibat memanfaatkan gaya magnet.

Penampilan prototipe kereta terbang buatan Yusuke tak ubahnya seperti pesawat. Lokomotif itu dilengkapi baling-baling dan dua sayap. Teknologi serupa pesawat itulah yang mampu mengangkat badan lokomotif sedikit di atas tanah dengan kecepatan super.

Memang konsep kereta terbang bukan yang pertama kali di perkenalkan di dunia. Sebelumnya ada kerete Maglev (Jerman) yang memanfaatkan elektromagnet kuat. Kini Maglev mampu bergerak dengan kecepatan 360 kilometer perjam.

Urusan kereta cepat kini Jepang memiliki kereta berkecepatan peluru, Hayabusa. Kereta ini mampu melakukan perjalanan kilat secepat kecepatan peluru. Perjalanan sejauh 675 kilometer bisa ditempuh dalam tempo 3 jam 10 menit.

Nah, prototipe kereta terbang buatan Yusuke ini yang digadang-gadang sebagai teknologi masa depan. Meski perlu perbaikan di sana-sini, para ilmuwan Jepang bertekad membuat teknologi baru pengganti kereta peluru yang jauh lebih efisien dan cepat.

Tuesday, May 3, 2011

Produk Simulator Dari Jepang Yang Aneh

1. Pop-Pop
Inget plastik yang untuk membungkus alat elektronik kecil yang ada bintil-bintil udaranya gak ?? Itu loh yang suka dipencet-pencet trus meletus dan bikin ketagihan. Kalo anda ketagihan, dan perlu bintil udara yang gak pernah abis bisa beli produk ini, Soalnya setelah meletus bisa balik lagi kebentuk semula untuk dimeletusin lagi




2. Endless Can
Suka rasanya ngebuka kaleng minuman ??? Ini ada produk untuk anda yang ketagihan ngebuka kaleng, soalnya setelah dibuka bisa dikembalikan lagi kebentuk semula supaya bisa di buka lagi



3. Peri-Peri
Suka rasanya ngebuka amplop, ini adalah alat yang simulasiin ngebuka amplop


French Kiss Remote Robot Di Jepang

Siswa di Laboratorium Kajimoto (Jepang) bekerja pada teknologi sentuhan baru yang akan memungkinkan remote French Kiss.

Ini bisa disebut sebagai penciptaan kembali dari "French Kiss". Untuk saat ini ketika siswa berubah lidahnya pada sedotan, gerakannya masih setia direplikasi secara real time pada perangkat lain terhubung ke pertama. selanjutnya menghubungkan kedua gadget yang berikutnya, tetapi masih memungkinkan mereka berada di tempat lain.

Peneliti Laboratorium Kajimoto tidak hanya akan puas dengan gerakan berputar lidah. Bahkan itu adalah awal yang baik, mereka juga bekerja untuk menambah sensasi kelembaban dalam napas, mulut dan rasa. Dan tentu saja gadget ini bisa menjadi bi-directional kiss.

Penemu sudah berbicara bahwa aplikasi ini mungkin bisa digunakan oleh bintang yang akan merangkul para penggemarnya. Misalnya, Justin Bieber menyampaikan Perancis ciuman untuk ribuan wanita muda bersemangat.



Entri Populer