Wednesday, February 16, 2011

Kisah Nyata Melegenda yang Mengharukan dari Jepang


Ini tentang Hachiko,seekor akita inu yang lahir tahun 1923 di Jepang. Awalnya dia dipelihara ma seorang profesor bernama profesor Hidesaburo Ueno. Karena sang prof biasa naek kereta lewat stasiun shibuya tiap pukul 7 pagi en pulang pukul 5 sore, Hachiko selalu nganter tuh prof pagi2 en balik pukul 5 buat jemput di depan stasiun.Kebiasaan ini berlangsung selama 3 tahun hingga pada tanggal 23 Mei 1925 sang profesor meninggal saat mengajar.

Hachiko yang gak ngerti kalo sang majikan dah wafat terus nunggu di depan stasiun selama 9 tahun.Dengan memilih tidur di bawah gerbong kereta rusak dan makan dari belas kasihan orang-orang di stasiun.


Hachiko selalu balik ke stasiun itu berapa kalipun dia dibawa en diadopsi sama orang2 terdekatnya prof.Hingga akhirnya pada tanggal 8 Maret 1935 tubuh Hachiko ditemukan sudah tak bernyawa di pinggir jalanan stasiun shibuya. Sebagai penghargaan akan loyalitasnya sebuah patung perunggu sekarang dipajang di depan stasiun shibuya dan diletakkan persis pada posisi di mana dia selalu nunggu majikannya setiap hari di depan stasiun.




suasana saat penguburan jasad hachiko

Saking menyentuhnya cerita ini mpe dibikin filmnya dalam versi jepang dan hollywood yang dimainkan ma Richard Gere as Profesor..



Sang professor



Patung Perunggu Hachiko didepan stasiun Shibuya



Kereta tercepat di jepang



Jepang memamerkan kereta tercepat di dunia dengan kemampuan 310 mil/ jam, memanfaatkan gaya tarik magnetik. Teknologi ini mengurangi gesekan.

Jalur kereta antara Tokyo dan Nagoya senilai 40 miliar poundsterling (Rp560 triliun) ini memanfaatkan teknologi baru dan bekerja sama dengan pemerintah Amerika Serikat (AS) yang saat ini berusaha memperluas pemanfaatan jaringan kereta api nasional.

“Ini seperti meluncurkan roket ke luar angkasa. Meskipun mahal dan berisiko, jika berhasil maka teknologi ini akan menjadi bisnis sangat besar,” ujar analis keuangan Jepang, Masayuki Kubota.

Sebelumnya, pemerintahan Presiden Barack Obama mengusulkan sistem rel senilai 33 miliar poundsterling (Rp 462 triliun) untuk menghubungkan beberapa daerah perkotaan besar AS seperti Chicago ke St. Louis, Orlando ke Miami dan Portland menuju Seattle.

Sayangnya, Central Japan Railway mengalahkan Amerika. Teknologi baru yang menghubungkan Tokyo dan Nagoya, kota keempat terbesar di Jepang, ini berhasil melewati perjalanan 160 mil hanya dalam waktu 95 menit. Apalagi, kemampuan itu akan diperluas hingga Osaka.

Central Japan Railway berharap jalur baru itu akan membujuk masyarakat memilih kereta daripada pesawat terbang. Apalagi, kereta ini mampu membawa lebih banyak penumpang dibandingkan United Continental, maskapai penerbangan terbesar di dunia.

Friday, January 21, 2011

Budaya Orang Mandi Di Jepang




1. Mandi Sendiri aja

Kalau di Indonesia ‘kebanyakan orang’ pada mandikan 2x sehari ya pagi sama sore hehehehe, tapi beda gan sama di Jepang orang sana mandituh cuman 1x sehari (mereka putih mungkin karena faktor genetik). Yaitu cuman malam hari, karena menurut pemikiran orang jepang sebelum naik ke atas kasur kita harus benar-benar bersih dari segala hal yang mengotori kita selama melakukan aktivitas di pagi sampai sore hari. Dan biasanya pada saat bangun tidur mereka cuman gosok gigi sama cuci muka. Jadi gak usah mandi lagi karena menurut mereka mereka belom kotor.



Nah ane mo ngasi tau nih gan caranya orang jepang mandi :

1.
Rata rata rumah di Jepang memili "ofuro" (tempat mandi yang berupa bak besar yang mana semua badan bisa masuk semua)/(Bathubnya orang jepang lah)

Dan besar kicilnya ofuro tergantung kesukaan setiap orang dan kemampuan mebeli yang mana.

2.
Karena temperatur udara di Jepang dingin, setiap orang mandi menggunakan air panas. air panas di bikin menggunakan gas atau dengan tenaga listik.
Sebelum mulai mandi kita isi air panas kedalam ofuro dulu dan mengatur berapa drajat panas air yang di inginkan, Kalau sudah siap semua kita jangan masuk ke dalam bak dulu, melainkan kita harus mandi bersih dulu, pakai samphoo, sabun, dan lalu bilas dulu, kalau sudah benar benar bersih barulah kita masuk ke dalam ofuro dan berendam. Dengan berendam dengan air panas ini bisa membuka pori pori dan membuat kulit menjadi halus, dan yang paling penting bisa mengambil capek dan lelah dan membuat badan jadi fresss and segar (hahaha itumah sama aja yah gan) .

3.
Dan yang paling penting lagi sehabis mandi, air yang ada dalam ofuro tidak di buang melainkan bisa di pakai mandi lagi, tinggal di panaskan saja. bukan itu saja rata rata orang jepang sisa air mandi tidak di buang melainkan bisa di pakai lagi untuk mencuci pakaian, air yang ada dalam bak di pindahkan kedalam mesin cuci. Hal ini sangat praktis bisa menghemat air. Dan itulah mengapa kita harus mandi (seperti biasa) dulu sebelum nyebur ke Ofuro. Dan tujuan terjun ke Ofuro sepertinya cuman menghilangkan capek.



2.Mandi bareng yukkk !

Yang kedua ane mo ngasi tau tentang Budaya mandi bareng di jepang . Heheheh jangan ngeres dulu sih agan, soalnya kamar mandinya dipisah antara laki” dan perempuan (kebanyakan) . Tapi yang ane taku kalo disitu ada di tempat mandi bareng pria gimana yah gan, pasti ane langsung

Onsen atau Hot spring biasanya letaknya gak jauh” sama sumber air panas. Dan letaknya tuh biasanya deket gunung atau Bukit. Dan perlengkapan yang harus dibawa itu handuk kecil dan besar + shampoo. Dan biasanya di Onsen itu pintu masuknya untuk membedakan tempat laki” dan perempuan itu kalo laki” itu pintu masuk dengan tirai warna biru sedangkan wanita itu warna merah. Tapi ada juga sih onsen yang di gabung hehehehe.

Pas masuk disana naujibillah (kecil gan ; halah ngomong apaan sih gw ) terpampang didepan mata hahahahaha, soalnya mereka tuh lepas bajutuh bukan di kamar mandi tapi di tempat naro baju/ tempat loker”. Dan kayaknya pada udah biasa gan. Dan disana orangnya emang jarang ada yang maho soalnya pada gak saling liat”an gan. Kalo ane mah ngeliat gitu pasti agak”ngeliat gitu soalnya aneh gan (tapi ane bukan homoloh




Wednesday, January 19, 2011

Patung Sudirman Berdiri di Kementrian Jepang



Peresmian Patung Jenderal Sudirman di Kementrian Pertahanan Jepang di Tokyo (VIVAnews / Dokumentasi Kedubes Jepang )
Ini merupakan hadiah dari Kementerian Pertahanan RI kepada Kementerian Pertahanan Jepang
Peresmian Patung Jenderal Sudirman di Kementrian Pertahanan Jepang di Tokyo (VIVAnews / Dokumentasi Kedubes Jepang )
VIVAnews – Pemerintah Indonesia menghadiahkan Jepang berupa sebuah patung perunggu PETA berbentuk Panglima Besar Jenderal Sudirman. Menurut Menteri Pertahanan Indonesia, Purnomo Yusgiantoro, pemberian patung jadi simbol kian eratnya persahabatan antara kedua negara.

Menurut Kedutaan Besar (Kedubes) Jepang di Jakarta, upacara pembukaan selubung Patung Perunggu PETA diselenggarakan di Kementerian Pertahanan Jepang di Tokyo, Jumat 14 Januari 2011.

“Patung PETA (Patung Jenderal Sudirman) ini merupakan hadiah dari Kementerian Pertahanan RI kepada Kementerian Pertahanan Jepang,” demikian menurut Kedubes Jepang.

Dari pihak Jepang, hadir Menteri Pertahanan (Menhan) Toshimi Kitazawa, Wakil Menhan Jun Azumi, dan sejumlah pejabat tinggi militer. Dari pihak Indonesia, selain Menhan Purnomo, juga hadir Staf Ahli Menteri Sumadi, Dubes RI untuk Jepang M. Lutfi, Wakil Yayasan Peta H. Tinton Suprapto, dan Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang.

Menhan Purnomo pada kunjungan ke Jepang kali ini, selain meninjau Akademi Pertahanan, juga menghadiri pertemuan Kementerian Pertahanan Jepang dan Indonesia bersama Menhan Kitazawa. Setelah itu melakukan kunjungan kehormatan kepada PM Naoto Kan dan Menteri Luar Negeri Maehara.

Monday, November 8, 2010

Wanita Jepang Banyak yang Melajang

MEDAN, KOMPAS.com--Banyak wanita Jepang dewasa ini memilih hidup melajang dengan berbagai alasan, di antaranya karena tidak menemukan pasangan yang cocok dan memang tidak berkeinginan untuk menikah.

Dosen Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Lembaga Indonesia Amerika (LIA) Risma Delvina Siahaan, di Medan, Jumat, mengatakan, dewasa ini pernikahan bagi sebagian wanita Jepang hanyalah satu dari banyaknya pilihan hidup yang dapat dilakukan maupun ditinggalkan sama sekali.

Berbicara pada seminar Kejepangan "Peranan dan Kedudukan Perempuan Jepang Ditinjau Dari Aspek Sosial Budaya" yang merupakan rangkaian dari festival Budaya Jepang di Universitas Sumatera Utara, Delviana mengatakan, koran Nikkei Shimbun pernah melakukan riset pada tahun 1995 pada wanita usia 30 tahun keatas yang bekerja di kantoran di Tokyo.

Hasilnya hampir setengah dari responden yakni sekitar 44,2 persen menjawab tidak masalah bila tidak menikah jika tidak menemukan pasangan hidup yang cocok dan sekitar dua persen menjawab tidak memiliki keinginan menikah.

Menurut dia, ada banyak faktor yang melatarbelakangi kecenderungan wanita Jepang dewasa ini tidak ingin menikah. Misalnya pada kalangan anak muda, pendidikan dan pekerjaan dianggap dapat menjadi hambatan utama untuk menikah.

Sementara dikalangan usia menengah keatas bisa jadi karena faktor kemandirian dalam keuangan, telah terbiasa hidup seorang diri atau belum menemukan pasangan yang cocok untuk menikah.

Seorang penulis Jepang, Sumiko Iwao dalam bukunya yang berjudul "Japanese Women: Traditional Image and Changing Reality" menjelaskan beberapa penyebab berkurangnya jumlah pasangan yang menikah di Jepang yaitu kemajuan di bidang ekonomi sehingga para wanita mampu hidup mandiri secara finansial meskipun tidak bersuami.

Kemudian banyak wanita yang mulai memiliki paham feminisme sehingga tidak mau terikat tradisi dengan menjadi ibu rumah tangga dan prosedur pernikahan yang merepotkan serta memakan banyak biaya.

"Dari beberapa alasan itu terlihat bahwa perkembangan ekonomi telah mejadi alasan utama bagi wanita Jepang untuk menunda pernikahannya. Hal ini secara tidak langsung membuktikan bahwa kemajuan dalam bidang ekonomi di Jepang memiliki peranan besar dalam perubahan pola pikir masyarakat Jepang terhadap pernikahan, khususnya bagi wanita Jepang modern," katanya.

Menurut dia, bagi wanita yang berorientasi pada karir, perkawinan dianggap penghalang untuk mencapai tujuan profesional mereka. Pernikahan bagi wanita Jepang modern telah menjadi beban karena harus mengorbankan keinginan pribadi mereka masing-masing untuk kepentingan keluarga.

"Untuk bisa mempertahankan gaya hidup mereka, para wanita Jepang modern rela hidup dengan tetap melajang dan menikmati kebebasannya," katanya.

Sunday, October 17, 2010

Anda Tidak Boleh Gemuk Kalo mau Tinggal di Jepang


Jepang mungkin adalah satu-satunya negara yang meloloskan Undang-Undang anti-obesity alias anti-gemuk di dunia. UU yang disahkan tahun lalu tersebut melarang masyarakan Jepang untuk gemuk.

Bagi seorang cowok, pinggang yang melebihi 33.5 inchi adalah gemuk. Bagi cewek, 35.4 inchi. Lho, kok malah batas cewek lebih besar daripada cowok ya.

Apabila anda melewati batas maksimum tersebut, maka anda harus ikut konseling dengan dokter, pergi ke gym, dan memakai pedometer sampai berat anda setara atau dibawah batas maksimum lagi.

Disamping itu, boss anda juga akan di denda karena anda gemuk, sehingga boss tersebut akan membayar biaya gym anda.

Alasan UU ini adalah dengan semakin sedikit orang yang kegemukan, maka semakin rendah biaya kesehatan yang dikeluarkan di negara tersebut.
Wah, bagaimana kalau UU tersebut diterapkan di Indonesia ya, haha

Robot robot keren dari jepang



1. Yume Neko Smile: the robo-cat


Seneng kucing tapi alergi sama bulu kucing ? Segatoys punya solusinya. The Yume Neko Smile ("Senyum Kucing Impian") adalah robot kucing yang unik tidak seperti mainan biasa. The Yume Neko Smile tingginya 13 inci dan berat 4,5 pound. Dilengkapi dengan 5 sensor yang tersembunyi yang bereaksi terhadap sentuhan. Yume Neko tidak akan bisa memburu tikus tapi matanya bisa berkedip, menggerakkan mulutnya, lehernya, menaikkan pantatnya, dan tiduran, serta selalu mendengkur, meong, dan coba tekan ekornya, dia akan marah dan mendesis. Setelah ditinggal dalam satu saat, seperti layaknya kucing sungguhan, dia akan tertidur, mulai mendengkur pelan dan akhirnya diam dalam mode low-power. Tentu saja, kucing ini bulunya tidak bau dan tidak bikin alergi. Diimpor dari Jepang (mereka juga punya robot anjingnya).





2. Murataseiko-chan: Robot Sepeda Satu Roda

Produsen alat elektronik Murata Manufacturing Co., Ltd., pencipta robot "Murata Boy" yang populer, membuat robot dengan kemampuan menyeimbangkan dirinya sendiri yang diberi nama “Murata Seiko-chan.” Tidak hanya menyeimbangkan dirinya saat mundur dan maju, tapi juga mendeteksi halangan dengan sensor-sensornya dan bergerak mendahului atau memutarinya. Robot dengan tinggi 50 cm dan berat 5 kg ini dilengkapi dengan bluetooth dan kamera yang mengirim sinyal video live

3. Toyota's Humanoid: robot pemain biola


Toyota baru-baru ini memperkenalkan robot baru yang mampu bermain biola. Meski permainannya belum terdengar sempurna, robot dengan tinggi 1,5 m ini mampu memainkan "Pomp dan Circumstance" dari Elgar tanpa salah.



4. AR: Robot Pelayan dari Jepang


Assistant Robt (AR) asli Jepang ini lumayan tangguh untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan seperti mencuci, ngepel, dan membersihkan dapur. Tapi jangan seneng dulu, produsennya bilang butuh satu atau dua dekade untuk memproduksi massal robot ini.



5. LandShark: Robot Peace Maker


Misi robot yang didesain oleh Black-i Robotics ini adalah untuk perdamaian dunia - robot ini mampu menjinakkan bom. Perusahaan pembuatnya didirikan oleh Brian Hart setelah dia kehilangan anak laik-lakinya dalam perang Irak. Robot ini cukup rumit dan didesain khusus sebagai penjinak bom dan menyelamatkan prajurit yang terluka dalam perang



6. Ac-Yut II: Robot Kung-Fu yang Menari


AcYut adalah robot humanoid India pertama yang dibuat di Centre for Robotics & Intelligent Systems, BITS Pilani, India. AcYut artinya "abadi" atau "tak akan pernah gagal" dalam bahasa sansekerta. Desain robot ini memenangi medali perunggu untuk kategori Humanoid kelas menengah pada perhelatan 2009 RoboGames di San Fransisco. Robot ini memiliki keseimbangan yang luar biasa dan suka kungfu.


7. EMA: Robot Jepang yang Bisa Berciuman


EMA (Short for Eternal, Maiden, Actualization) adalah robot humanoid "hot" pertama dari Jepang. Didesain oleh Sega, tingginya 38 cm, robot montok yang suka mencium, bernyanyi, dan bergoyang. Menggunakan sensor-sensor infra merah dan bertenaga baterai, gadis kecil ini akan mencium orang yang berada di dekatnya, menjadi apa yang desainernya sebut "Love Mode". Dia juga kemana-mana membawa kartu nama. Cool...


8. Cockroach robot: Robot Kecoak



Mungkin keliatan sedikit menjijikkan, tapi robot-robot kecil ini ternyata bisa menarik kecoak-kecoak lainnya, berkumpul tanpa terdeteksi bohongnya. Berharap dapat mempelajari perilaku kecoak lebih jauh, sekumpulan peneliti yang dipimpin oleh Jose Halloy di the Free University of Brussels, Belgia, mendesain robot-robot kecil ini untuk menjadi seperti kecoak sungguhan.



9. ASIMO: Robot Humanoid dari Honda


Siapa tidak kenal dengan robot buatan Honda yang satu ini. Tingginya 130 cm dengan berat 54 kg, robot ini seperti seorang astronot kecil dengan tas di punggungnya dan mampu berjalan layaknya manusia biasa pada kecepatan 6 km/jam. ASIMO dibuat di Honda's Research & Development Wako Fundamental Technical Research Center, Jepang. Saat ini merupakan model yang ke-11 sejak mulai dibuat tahun 1986. ASIMO memiliki kemampuan luar biasa untuk mendeteksi objek bergerak, mengenali postur dan isyarat, mengenali lingkungan sekitarnya, membedakan suara, dan mengenali wajah (hingga 10 wajah]



10. QRIO: Robot yang Bisa Menari-nari



QRIO ("Quest for cuRIOsity") adalah sebuah robot humanoid bipedal untuk pertunjukan yang dijual oleh Sony mengikuti kesuksesan mainan AIBO sebelumnya. QRIO tingginya sekitar 60 cm dengan berat 7,3 kg. QRIO mampu mengenali suara dan wajah sehingga mampu mengingat orang lain. QRIO begerak dengan kecepatan 23 cm/detik dan masuk dalam buku Guinness World Records (2005 edition) sebagai robot bipedal pertama (dan tercepat) yang mampu berlari. Generasi keempatnya memiliki baterai yang mampu bertahan hingga 1 jam. Programmernya membutuhkan waktu tiga minggu untuk memprogram koreografinya.



11. Robot Motoman : Robot yang Pandai Memasak Okonomiyaki

Robot MotoMan SDA1 dari perusahaan Yaskawa Electric, Jepang adalah robot yang juga bisa memasak makananan yang digemari di Jepang yaitu Okonomiyaki (mungkin di Indonesia mirip dengan martabak telor).


12. Yaskawa-kun: Robot penjual es krim di Jepang


Melihat penjual es krim saja semua anak pasti senang, apalagi yang jualnya itu sebuah robot yang lucu Yaskawa-kun adalah sebuah robot penjual es krim yang sedang menjual es krimnya di sebuah theme park di Jepang, tepatnya di Tokyo Summerland.Sama seperti dilayani orang, Yaskawa-Kun akan langsung membuat pesanan es krim bila anda sudah memilih jenis es krim dan juga membayarnya tentu saja. Bedanya, anda bisa memilih es krim melalui layar sentuh yang ada. Lihat videonya, keren juga ternyata.


13. Ninomiya-kun: Robot yang Dapat Membaca Buku Untuk Anak atau Orang Tua



Ninomiya-kun adalah sebuah robot yang bisa membaca buku melalui kamera yang ada di matanya. Robot ini bisa membaca seluruh jenis bacaan mulai dari koran sampai majalah dari awal sampai akhir. Buku atau koran diletakkan di bagian yang yang telah disediakan dan dengan teknologi mekanik yang ada, setiap lembaran bisa dibalik secara otomatis.


14.Robo-Barmaid: Robot yang Akan Menggantkan Tugas Bartender


Di masa depan, sepertinya robot banyak mengambil alih sebagian pekerjaan manusia dan memungkinkan terjadinya peningkatan pengangguran. Salah satunya adalah Robo Barmaid (Asahi Beer Robot) yang bertugas untuk menggantikan tugas bartender di bar atau klub malam.

Robo Barmaid akan membuka botol bir dan memberikannya ke para tamu. Selain membuka botol bir, bagi anda yang lebih suka meminum bir dari gelas, robot ini juga mampu menuangkan bir ke dalam gelas dan memberikannya kepada para tamu tanpa tumpah.


15. RIBA: Robot yang Tugasnya Menggendong Pasien di Rumah Sakit



RIBA (Robot for Interactive Body Assistance) adalah sebuah robot yang diciptakan oleh Japan Institute of Physical and Chemical Research (RIKEN) yang dikhususkan untuk mengangkat atau tepatnya menggendong pasien di rumah sakit.


RIBA nantinya akan menemai para suster yang biasanya memang kesulitan untuk mengangkat pasien dari/ke atas ranjang.

16. Hina: Robot dengan karakter manga yang bisa membuat kopi

Membuat robot bisa membuat kopi saja sudah sulit tetapi yang dilakukan oleh seorang warga negara Jepang bernama ClockWork (nama samaran) ini sangat kreatif.

Dia bukan saja berhasil memodifikasi mesin robot untuk dapat membuat secangkir kopi tetapi juga melakukan modifikasi tampilan sebuah robot (Kondo KHR-2HV) menjadi sebuah robot dengan karakter Manga yang diberi nama HINA.


17.ApriPoko : Robot yang berfungsi sebagai Universal Remote Control

ApriPoko, robot keluaran dari Toshiba ini adalah sebuah universal Remote Control yang dapat mengontrol semua remote baik TV, video dan lainnya. Kelebihan robot ini adalah dapat berbicara dan diperintahkan melalui suara (voice operated).

Entri Populer