Tuesday, February 22, 2011

Ternyata jepang membuat robot sejak abad ke 17

Boneka Karakuri atau Karakuri ningyo adalah boneka bermesin yang berasal dari abad ke-17. Secara harafiah, karakuri berarti alat bermesin untuk menipu atau mengagetkan orang. Sedangkan ning adalah 'orang' dan yo adalah 'bentuk', 'figur' yang sering diartikan orang sebagai boneka. Jadi, karakuri ningyo berarti boneka yang bermesin sederhana.



Karakuri ningyo yang paling banyak ditemukan saat ini adalah zashiki karakuri, boneka rumahan. Zashiki karakuri bukan sekedar pajangan saja, ia juga mempunyai tugas, yaitu menyajikan teh. Emang bisa?







Ya, boneka ini akan mulai bergerak maju jika ada yang menaruh cangkir teh di nampan yang dibawanya. Zashiki karakuri akan 'berjalan' maju sesuai jarak yang sudah diatur. Ketika sudah sampai di depan tamu, Zashiki karakuri akan menundukkan kepalanya, memberikan teh tersebut kepada tamunya. Setelah sang tamu selesai minum, boneka ini mengangkat kepalanya, lalu membawa cangkir kosong itu kembali ke tempat asalnya.




Cara ini dilakukan pemilik rumah untuk menyajikan teh kepada tamunya (tapi bukan pada upacara minum teh yang formal lho!)
Robot sederhana ini, ternyata hanya digerakkan dengan pemutar (seperti mainan anak-anak yang diputar) yang terbuat dibuat dari tulang insang ikan paus!

Hmm, kalau di abad ke-17 saja Jepang bisa memuat yang seperti ini, nggak heran kalau mereka sekarang jago membuat robot.



Selain Zashiki karakuri, ada juga Butai Karakuri dan Dashi Karakuri. Butai karakuri dipakai di dalam pertunjukan teater. Dashi karakuri digunakan dalam upacara keagamaan.



Walaupun Zashiki karakuri berukuran kecil, ada juga karakuri ningyoKarakuri ningyo ini dibuat sangat mirip dengan manusia, biasanya berwujud wanita. Psst, masih ada penduduk Jepang yang percaya kalau boneka ini sering dirasuki roh dan dapat bergerak-gerak sendiri, yang berukuran besar bahkan sebesar manusia




Master Jepang Masaaki Hatsumi , Membeberkan Teknik/Gerakan beladiri Ninjatsu




Disini Sang Grand master ninjatsu akan membeberkan gerakan ninja yang mematikan, Karna mungkin sudah banyak yang mengetahui apa itu ninja jadi langsung saja menuju master Masaaki Hatsumi




[Grand Master Ninjatsu 'Masaaki Hatsumi']




[*duduk,Grand Master Ninjatsu 'Masaaki Hatsumi']

Filosofi ninja adalah meraih hasil maksimal dengan tenaga minimum. Muslihat dan taktik lebih sering dilakukan daripada konfrontasi langsung.

Ninja tidak memiliki status mulia seperti samurai, sehingga ninja bebas melakukan apapun untuk mengatasi masalah tanpa terikat oleh nama baik keluarga dan kehormatan.



Sekarang Langsung kita Saksikan Gerakannya Dalam Video Berdurasi 10 Menit




Wednesday, February 16, 2011

"Tsukumo-gami" Hantu-hantu Jepang yang unik


Jepang emang kaya akan teknologi and inovasi. Hampir tiap taon, selalu aja ada inovasi anyar yang makin mempermudah idup manusia, jadi kagak usah heran kalo dalam waktu singkat evolusi besar-besaran terjadi pada alat kehidupan sehari-hari. Perabotan dan peralatan yang awalnya didesain sederhana , sekarang justru hadir dengan keunggulannya masing-masing. Jadi gak aneh kalo benda-benda yang dulu pernah dipake dalam waktu lama ujung-ujungnya malah dianggep jadul or kuno. Nggak sedikit orang-orang yang tetep naro barang-barang lawasnya di rumah, walopun gak kepake lagi. akhirnya lama kelamaan tuh barang mulai kotor, berdebu, rusak dan akhirnya jadi rongsokan yang gak berguna.

Masyarakat jepang percaya, kalo benda-benda itu didiemin gitu aja tanpa pernah dipake (atau minimal dirawat lah…) lagi bakalan jadi medium empuk mahluk halus buat bersemayam didalemnya. Mahluk halus yang ngerasukin benda itu, biasanya yang punya “kesamaan nasib” ama benda-benda itu sendiri. misalnya terbuang, dilupain dan gak dipeduliin lagi. mungkin mahluk halus ini beranggapan kalo benda yang udah dipake lama ama, berarti telah mengabdi juga ama pemiliknya. Dan kalo dibuang gitu aja tanpa perlakuan layak, maka otomatis mereka bakal “sewot” atawa “marah”. Kondisi kayak gini yang ngebuat mahluk halus jadi betah tinggal didalemnya. Dan kalo ini akhirnya kejadian, benda-benda itu berubah menjadi youkai (dedemit) yang disebut Tsukumo-gami.





Dalam kepercayaan agama Shinto, segala hal yang ada di muka bumi ini, mau yang idup ataupun yang mati, sama-sama punya potensi jadi tempat bersemayam lelembut. Dengan kata laen benda apapun bisa jadi Tsukumo-gami. Mulai dari alat musik kuno, lampion, pakean, patung, payung, mesin ketik ampe maenan anak, semuanya punya potensi buat jadi Tsukumo-gami kalo gak pernah digunain. Tapi itu belom seberapa, lebih parah lagi kalo yang jadi Tsukumo-gami itu senapan, pisau, kampak, dan alat-alat berbahaya laennya. Keberadaan Tsukumo-gami sendiri bener-bener ngeganggu. Mereka hobi banget bikin keributan-keributan atau nggak ngejailin dengan tujuan nyari perhatian. Tsukumo-gami bakal meluapkan perasaan terlantarnya pada sang majikan supaya diperhatiin lagi.
Hantu payung kara-kasa adalah salah satu jenis Tsukumo-gami yang paling beken. Pada masa Heian, konon pernah terjadi Hyakki Yagyo (pawai/parade mahluk halus pas malem hari), dimana sejumlah benda berhantu melakukan Long March (cailah…gaya banget) di penjuru Heiankyo (sekarang dikenal dengan nama Kyoto), dan sempet ngelakuin aksi terror di berbagai tempat termasuk pusat pemerintahan Jepang yang waktu itu berpusat di Kyoto. Dan menurut legenda , benda ini kemudian ilang memasuki rerimbunan hutan di pegunungan. Dikabarkan mereka membentuk komunitas yang damai di sana, tanpa embargo, tanpa pemadaman bergilir, dan tanpa rasa khawatir akan ledakan tabung elpiji ukuran 3kg. (iyah, emang gak nyambung.)
Jalanan yang dulu dijadiin tempat pawai lelembut ini sampe sekarang masih ada di Kyoto, namanya Ichijo-dori. Dulu jalan ini gak cuma dijadiin jalur transportasi umum doang, tapi juga sekaligus menjadi garis tapal batas antara kaum perkotaan dan perkampungan kumuh. Dan sekarang di sekitar situ juga ada kuil yang dikhususin buat nyimpen jarum, kacamata, dan benda laennya yang pernah dianggap berjasa membantu manusia. Soalnya, berdasarkan kepercayaan animisme keagamaan Jepang, itu kuil sengaja dibikin khusus buat ngehargain seklaigus ngehormatin benda-benda keramat tersebut.









Bisa keroyokan atau nggak sendiri-sendiri, caranya bisa dengan ngehasilin bunyi-bunyian gaduh (kalo tuh benda bisa ngeluarin bunyi), menari, jejeritan, ketawa-ketawa gak jelas, atau apapun yang pokoknya bisa bikin orang merinding. Mereka yakin hanya dengan nampakin diri, manusia udah cukup buat dibikin lari pontang-panting gak karuan. Namun yang perlu diwaspadain kalo Tsukumo-gami udah ngumpulin sesamanya trus ngelakuin Long march kayak yang udah kejadian di Kyoto, bisa jadi mereka emang pengen ngelampiasin perasaan marah n’ kecewanya ampe kudu ngumpulin “pengikut” sebanyak mungkin (belakangan cara ini diikutin ama pejabat kita kalo lagi masa pemilihan…).
Kalo agan percaya ama mitos ini, cara terampuh buat ngelindungin diri adalah dengan cara terus ngerawat barang kepunyaan sebaik mungkin. Mungkin agan-agan sekalian pernah punya Mp3 atau Walkman kesayangan yang dulunya pernah jadi barang ngetrend tapi sekarang udah ketinggalan jaman ampe dibiarin kagak dirawat. Walopun begitu, tolong tetep dijaga dan dirawat dengan baik, karena barang yang udah ditelantarin tapi masih disimpen di rumah bisa jadi tempat yang nyaman bagi para lelembut untuk kemudian menyulapnya menjadi Tsukumo-gami.








Ningyo-Kuyo. Upacara khusus buat boneka. Di upacara ini, masyarakat Jepang akan datang rame-rame ke kuil sambil ngebawa Boneka atau maenan figure sejenis yang udah disimpen bertaon-taon lamanya buat kemudian dibakar. Tapi gak sembarang dibakar lho, cara ngebakarnya kudu pake ritual keagamaan khusus. Gunanya, supaya tuh boneka gak bakal dijadiin tempat bersemayam mahluk halus dikemudian hari. Ampe sekarang upacara yang satu ini masih eksis lho di Jepang.

Macam-macam Tsukumo-gami :
-Bakezori : Sendal Jerami
-Karakasa : Payung
-Chochinobake : Lentera/lampion
-Ittan-momen : Kain Katun
-Biwa Yanagi : biwa [Kecapi Yang Berasal Dari jepang]
-Furu-utsubo: Guci Tua
-Shirouneri : kelambu nyamuk yang dibuang atau kain berdebu.
- Jotai: kain tersampir dari layar lipat
- Morinji no okama : Teko Teh
- Ungaikyou: Cermin
-Kyourinrin: Gulungan dan Kertas
- Zorigami: Jam Dinding Tua
- Ichiren-Bozu : Semacam Tasbih atau alat berdoa’a
- Yamaoroshi : Saringan atau parut
- Abumi-guchi: sanggurdi

Spa Unik dengan Mie Ramen & Anggur Merah



Tempat spa populer di Hakone, Jepang memberikan perawatan unik untuk tubuh. Adalah Yunessun Spa yang memberikan pilihan spa dengan berbagai rasa.

Mandi dengan teh hijau, kopi, anggur merah, sake dan mie ramen merupakan beberapa alternatif pilihan spa di Yunessun Spa. Tempat spa unik itu mengklaim semua kandungan dari berbagai minuman dan makanan itu mengandung banyak manfaat bagi kulit.

'Menu' spa terunik adalah berendam dengan mie ramen. Seperti dikutip dari Realstyle Network, bathtubnya dibuat seperti mangkuk mie dan dihias dengan helaian kain yang menyerupai mie yang tergantung di atas bak.

Di dalam mangkuk besarnya berisi kuah mie ramen. Kuah kental mie ramen dan campuran bawang putih, dipercaya bagus bagi kolagen kulit.

Perawatan lainnya adalah teh hijau yang bermanfaat dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Sedangkan anggur merah, berasal dari sejarah Ratu Mesir, Cleopatra yang sangat menyukai berendam di anggur merah.

Spa lainnya di Yunessun Spa adalah kopi. Kopi dipercaya bagus untuk kulit dan membantu pemulihan dari kelelahan.

Tertarik ingin mencobanya? Bila Anda berencana akan berlibur ke Jepang, jangan lupa untuk mengunjungi Yunessun Spa yang berada di kota Hakone.

Robot Fujitsu Bersihkan Papan Tulis



Jakarta - Beberapa tahun ke depan, pemandangan robot mengerjakan berbagai tugas agaknya menjadi hal yang lumrah. Robot akan hilir mudik melakukan bermacam pekerjaan, bahkan untuk jenis tugas ringan seperti menghapus papan tulis.

Untuk tugas yang satu ini, serahkan pada robot penghapus papan tulis yang diciptakan Fujitsu. Ditampilkan dalam sebuah rekaman video, robot buatan produsen elektronik asal Jepang ini tampak cekatan menghapus papan tulis hingga bersih.

Namun seperti dilansir Ubergizmo dan dikutip detikINET, Kamis (17/2/2011), kekurangan dari robot ini yakni tubuhnya yang tidak terlalu tinggi. Tentu saja, ini akan menyulitkan ketika robot harus membersihkan papan tulis yang tergantung atau letaknya lebih tinggi dari tubuhnya.

Tim Fujitsu yang mengembangkannya mengatakan ini hanyalah permulaan. Mereka masih terus mengembangkan robot ini agar bisa mengatasi segala kekurangannya dan menjalankan tugasnya dengan baik.

Robot penghapus papan tulis ini juga kabarnya akan diberi dikembangkan lagi agar bisa mengendalikan sebuah kendaraan khusus, memungut sampah yang berserakan, bahkan membersihkan jendela. Nah, perlu bantuan untuk membersihkan papan tulis? Serahkan saja pada robot ini!

sumber

Kisah Nyata Melegenda yang Mengharukan dari Jepang


Ini tentang Hachiko,seekor akita inu yang lahir tahun 1923 di Jepang. Awalnya dia dipelihara ma seorang profesor bernama profesor Hidesaburo Ueno. Karena sang prof biasa naek kereta lewat stasiun shibuya tiap pukul 7 pagi en pulang pukul 5 sore, Hachiko selalu nganter tuh prof pagi2 en balik pukul 5 buat jemput di depan stasiun.Kebiasaan ini berlangsung selama 3 tahun hingga pada tanggal 23 Mei 1925 sang profesor meninggal saat mengajar.

Hachiko yang gak ngerti kalo sang majikan dah wafat terus nunggu di depan stasiun selama 9 tahun.Dengan memilih tidur di bawah gerbong kereta rusak dan makan dari belas kasihan orang-orang di stasiun.


Hachiko selalu balik ke stasiun itu berapa kalipun dia dibawa en diadopsi sama orang2 terdekatnya prof.Hingga akhirnya pada tanggal 8 Maret 1935 tubuh Hachiko ditemukan sudah tak bernyawa di pinggir jalanan stasiun shibuya. Sebagai penghargaan akan loyalitasnya sebuah patung perunggu sekarang dipajang di depan stasiun shibuya dan diletakkan persis pada posisi di mana dia selalu nunggu majikannya setiap hari di depan stasiun.




suasana saat penguburan jasad hachiko

Saking menyentuhnya cerita ini mpe dibikin filmnya dalam versi jepang dan hollywood yang dimainkan ma Richard Gere as Profesor..



Sang professor



Patung Perunggu Hachiko didepan stasiun Shibuya



Kereta tercepat di jepang



Jepang memamerkan kereta tercepat di dunia dengan kemampuan 310 mil/ jam, memanfaatkan gaya tarik magnetik. Teknologi ini mengurangi gesekan.

Jalur kereta antara Tokyo dan Nagoya senilai 40 miliar poundsterling (Rp560 triliun) ini memanfaatkan teknologi baru dan bekerja sama dengan pemerintah Amerika Serikat (AS) yang saat ini berusaha memperluas pemanfaatan jaringan kereta api nasional.

“Ini seperti meluncurkan roket ke luar angkasa. Meskipun mahal dan berisiko, jika berhasil maka teknologi ini akan menjadi bisnis sangat besar,” ujar analis keuangan Jepang, Masayuki Kubota.

Sebelumnya, pemerintahan Presiden Barack Obama mengusulkan sistem rel senilai 33 miliar poundsterling (Rp 462 triliun) untuk menghubungkan beberapa daerah perkotaan besar AS seperti Chicago ke St. Louis, Orlando ke Miami dan Portland menuju Seattle.

Sayangnya, Central Japan Railway mengalahkan Amerika. Teknologi baru yang menghubungkan Tokyo dan Nagoya, kota keempat terbesar di Jepang, ini berhasil melewati perjalanan 160 mil hanya dalam waktu 95 menit. Apalagi, kemampuan itu akan diperluas hingga Osaka.

Central Japan Railway berharap jalur baru itu akan membujuk masyarakat memilih kereta daripada pesawat terbang. Apalagi, kereta ini mampu membawa lebih banyak penumpang dibandingkan United Continental, maskapai penerbangan terbesar di dunia.

Entri Populer