Wednesday, March 2, 2011

Inilah Kondisi Warnet di Jepang: Sangat Bersih Dan Super Privasi

Kita pasti udah familiar dengan warnet. Kebanyakan di Indonesia warnetnya dibagi menjadi sekat kecil yang terbuka. sumpek dan nggak nyaman. Lalu seperti apakah warnet di luar negeri khususnya di Jepang?. yuk kita lihat-lihat seperti apa sih WarNet (Internet Cafe) di Jepang sana.

Seperti juga di Indonesia, internet cafe di Jepang juga cukup banyak walaupun boleh dibilang hampir setiap rumah sudah mempunyai koneksi internet. Dan kebanyakan juga buka selama 24 jam.

Ada beberapa hal mendasar yang membedakan antara WarNet disana dibandingkan dengan disini yaitu harga (mahal banget), kecepatan (cepet banget), kebutuhan (kaga cuma untuk internet).

Bicara mengenai harga, seperti biasa apa sih yang murah disana? :-) Lama penyewaan mulai dari 15 menit sampai setengah hari dengan biaya rata-rata sekitar 500 Yen (sekitar 50.000 rupiah) untuk 15 menit dan 1500 Yen (150 ribu rupiah) untuk 7-9 jam.


Nah, kalau bicara kecepatan sih tidak usah ditanya, rata-rata kecepatan internet disana saat ini minimal 10 Mbps jadi pasti jauh lebih cepat dibandingkan disini (Indonesia).

Internet cafe di Jepang juga kebanyakan tidak hanya sekedar tempat untuk ber-internet ria tetapi juga biasanya kita bisa membaca buku komik (manga) secara gratis dengan koleksinya yang lumayan banyak.


Dan bicara mengenai tempat itu sendiri, mereka biasanya membaginya dalam 2 bagian yaitu ruangan terbuka dan ruangan tertutup untuk privasi dengan bentuk bilik-bilik kotak (cubicles).

Dan tergantung permintaan, kita bisa memilih untuk satu bilik bisa diisi 1 orang, 2 orang atau lebih dari 2 orang. Dan kadang, mereka juga menyiapkan 2 komputer dalam satu bilik.

Sebagian besar bilik tersebut sudah dilengkapi dengan berbagai macam alat, mulai dari komputer itu sendiri, webcam, mic dan juga TV untuk menonton.

Bagi anda yang perokok seperti kami, jangan kuatir mereka juga menyediakan tempat bagi para perokok, lihat aja foto dibawah, itu ada asbak kan??

Walaupun sedikit mahal untuk ber-internetan disini, ada satu hal yang lumayan membuat kita sedikit senang yaitu kita bisa minum sepuasnya sampai kembung (dan GRATIS) kecuali untuk makanan kecilnya, kita harus bayar.

Terakhir, bicara soal kebutuhan, belakangan ini ternyata internet cafe disana tidak sekedar untuk internet tetapi juga sebagai tempat tidur bagi orang-orang tertentu seperti pekerja paruh waktu atau sama seperti Love Hotels digunakan juga untuk tempat untuk bermalam bagi orang yang sudah ketinggalan kereta.

Alasannya sama saja dengan Love Hotels, yaitu internet cafe jauh lebih murah dibandingkan dengan mereka menginap di hotel, ditambah selain bisa tidur, mereka juga bisa internetan, baca komik (manga), mandi air hangat (ada kamar mandi tetapi harus bayar biasanya) bahkan minum sampai kembung.

Satu hal yang sebenarnya sekarang menjadi masalah tersendiri bagi pemerintah disana seiring dengan meningkatnya pengganguran dan juga orang yang mendadak tidak punya tempat tinggal (homeless) adalah keberadaan internet cafe sudah mulai berubah fungsi sebagai rumah sementara bagi mereka yang tidak punya tempat tinggal.

Penemuan Terbaru Jepang Menciptakan Tembakau Tanpa Nikotin

Para ilmuwan dari Research Institute for Sustainable Humanosphere, Universitas Kyoto, Jepang telah berhasil mengidentifikasi gen utama yang bertanggung jawab untuk membawa nikotin yang diproduksi di akar tanaman tembakau kepada daunnya. Tim mengatakan bahwa varietas baru tanaman ini bisa disintesis, yang nantinya tidak akan memiliki gen tersebut dan tidak mengandung zat berbahaya.
Selain itu, mereka mengatakan bahwa tembakau jenis baru dapat direkayasa untuk membawa zat bermanfaat, serta membantu orang untuk berhenti dari kebiasaan merokok.

Menurut para peneliti yang dipimpin oleh profesor Kazufumi Yazaki, nikotin diproduksi di akar tanaman, dan kemudian dibawake daun oleh gen Nt-JAT1, dan disimpan dalam vakuola. Ini mirip dengan
kamar penyimpan, di mana air dan zat-zat lainnya disimpan. Nikotin terjebak di sana, dan kemudian dihirup ketika seseorang menghidupkan rokok nya. penemuan gen ini, "meningkatkan kemungkinan untuk
mengembangankan berbagai tembakau tanpa nikotin di daunnya," kata Yazaki.
Bersama dengan rekan-rekan dari Universitas Gent Belgia, tim Jepang telah menganalisa sampel gen dilaboratorium, dan menggabungkan Nt-JAT1 dengan substansi alami, dan membawanya keluar dari tanaman tembakau. Dengan mengetahui sifat-sifatnya, insinyur genetik dengan mudah dapat membuang nikotin keluar dari tanama.
gen juga bisa membawa senyawa yang dapat digunakan sebagai obat.," Nobukazu Shitan,
yang merupakan asisten profesor di Institut, mengatakan kepada AFP bahwa kurangnya nikotin dalam rokok juga akan memberikan manfaat pada perokok pasif, yang tidak akan terkena efek berbahaya nikotin lagi, ketika berada di sekitar orang lain yang aktif merokok.

Monday, February 28, 2011

Robot Maraton Adu Lari di Jepang

Masih ingat robot yang bersiap mengikuti lomba maraton di Jepang? Saat ini para robot tersebut tengah bertanding untuk menunjukkan siapa yang tercepat.

Digelar mulai 24 - 27 Februari 2011, perhelatan yang bertempat di Osaka, Jepang ini menjadi pertandingan lari maraton pertama di dunia yang diadakan untuk robot. Untuk membuktikan siapa yang paling unggul, robot yang menjadi peserta lari harus menempuh trek lari sejauh 42,2 km.

Asyiknya, bagi yang ingin mengikuti jalannya pertandingan, tersedia layanan streaming video UStream yang menyiarkan kompetisi lari robot ini secara langsung. Demikian keterangan yang dikutip detikINET dari Singularity Hub, Jumat (25/2/2011).

Diselenggarakan oleh Vstone, perusahaan pembuat robot Robovie-PC, pertandingan ini bertujuan menguji kemampuan robot dalam bernavigasi mengikuti arah trek lari yang ditetapkan hingga ke garis finish.

Robovie-PC tentunya ikut dalam kompetisi ini. Berbekal ketepatan navigasi yang disokong kamera 1,3 megapixel dan prosesor 1,6 GHz, Robovie-PC disebut-sebut sebagai kompetitor tangguh yang menantang robot lainnya.

Siapakah yang akan menjadi juara? Ikuti saja pertandingannya!

sumber ; detiknet.com

Kitaro Siap Hipnotis Jakarta 7 April 2011



Jakarta Musisi balada asal Jepang Masanori Takahashi atau lebih dikenal sebagai Kitaro akan menggelar konser di Jakarta, 7 April 2011 mendatang. Pemusik yang dikenal dengan aransemen musik penenang jiwa itu akan konser di Jakarta Convention Centre (JCC).

Seperti biasa dalam setiap penampilannya, Kitaro akan beraksi dengan bantuan sejumlah musisi "sealiran" dalam konsernya nanti. Mereka akan memainkan musik secara teaterikal, dengan perkusi, biola, grand piano, dan drum. Sebanyak 8 musisi akan membangkitkan sebuah pertunjukkan dengan aura yang aktraktif.

Pria kelahiran 4 Februari 1953 itu dipastikan akan membawakan repertoar-repertoar hit-nya, seperti 'Matsuri', 'Silk Road', 'Thinking of You', 'Sacret Journey of Ku-Kai' dan masih banyak lagi. Ia juga akan memainkan hit-nya dari soundtrack 'Impression of the West Lake' yang pernah mendapat nominasi di Grammy Awards yang ke-52.

Konser yang merupakan kedua kalinya bagi Kitaro di Jakarta itu digelar oleh Velvet Production yang bekerja sama dengan Komunitas ESQ Way 165 itu. Tiket mulai Rp 500 ribu hingga paket khusus seharga Rp 4 juta.

Kitaro dikenal sebagai musisi yang menciptakan karya-karya musik yang selalu bersentuhan dengan alam. Saat ini Kitaro tinggal di Amerika Serikat bersama anak laki-lakinya yang juga diberi nama Kitaro. Sebenarnya, nama Kitaro hanyalah nama panggilan untuk Masanori. Kitaro sendiri merupakan tokoh kartun Jepang.

sumber
detik.com

Friday, February 25, 2011

Kepercayaan Takhayul Orang Jepang

Di negara yang super canggih dengan teknologi maju seperti Jepang pun, kepercayaan takhyul turun temurun ternyata masih tetap berlaku seperti:

1. Tabeta ato, sugu yoko ni naruto, ushi ni naru!


Arti dari kalimat di atas adalah: "Kalau habis makan langsung rebahan bisa jadi sapi!" kutukan kah??

Saat ini, meski zaman telah modern, banyak orang tua Jepang yang masih memperingati anaknya dengan kata-kata seperti di atas. Secara jelas alasan kenapa kata-kata ini dipakai tidak diketahui. Tapi jika dianalisa, zaman dahulu Jepang berbeda dengan zaman sekarang yang serba canggih, mereka dulu harus bekerja keras agar dapat hidup (terutama setelah pemboman Nagasaki & Hiroshima). Agar anak-anak bersedia membantu orang tua bekerja di ladang, mereka selalu mengatakan "Tabeta ato, sugu yoko ni naruto, ushi ni naru!" (Kalau habis makan langsung rebahan bisa jadi sapi!)



Sedangkan di zaman sekarang kenapa orang tua masih menyampaikan kepercayaan ini pada anak-anaknya ialah karena mereka ingin memperingati bahwa:
" Tidak sopan - sikap buruk, jika setelah makan langsung rebahan"



2. Hinakazari wo hayakushimawanaito, yome ni ikiokureru.



Arti dari kalimat di atas adalah: "Kalau hiasan boneka `hina` tidak segera disimpan, bakalan telat nikah."

Seperti kita ketahui, setiap tanggal 3 bulan Maret Jepang menyelenggarakan perayaan `Hina Matsuri` . Maksud dari perayaan ini adalah sebagai ucapan terima kasih kepada sang pencipta karena telah memberikan anak perempuan. Selain itu tujuan upacara ini adalah meminta keberkahan kesehatan untuk anak mereka yang perempuan.

Pada perayaan Hina Matsuri setiap keluarga yang memiliki anak perempuan, sejak bulan Februari harus memajang boneka `Hina` di ruangan tengah, yang terdiri dari pasangan putri dan pangeran disertai para dayang dan pengawalnya. Pajangan boneka Hina ini, harus segera disimpan atau dirapikan jika telah lewat dari tanggal 3 Maret. Apabila tidak segera dirapikan untuk disimpan, mereka percaya bahwa si anak perempuan tersebut akan telat menikah nantinya.


Jika dilihat dari rata-rata umur menikah orang Jepang saat ini yang berkisar diatas 30 tahunan, mereka percaya salah satu penyebabnya adalah "Hinakazari wo hayakushimawanaito, yome ni ikiokureru" (Kalau hiasan boneka `hina` tidak segera disimpan, bakalan telat nikah)


3. Shitewa ikenai koto

Shitewa ikenai koto artinya sesuatu hal tidak boleh dikerjakan. Dalam kepercayaan Jepang, ada beberapa hal yang tidak boleh dikerjakan seseorang karena mengandung firasat buruk, diantaranya:



- Tidak boleh menyuguhkan makanan dengan jumlah empat (4) buah.
kayak ini kali maksudnya




Angka empat (4) dalam bahasa jepang selain dibaca `Yon` juga dibaca `Shi`. Kata `Shi` sendiri berarti "kematian". Berdasarkan hal tersebut, jika kita menyuguhkan kue dengan jumlah empat, maka seolah kita mengundang kematian. Orang yang memakannya akan segera meninggalkan dunia fana.



Tuesday, February 22, 2011

Ternyata jepang membuat robot sejak abad ke 17

Boneka Karakuri atau Karakuri ningyo adalah boneka bermesin yang berasal dari abad ke-17. Secara harafiah, karakuri berarti alat bermesin untuk menipu atau mengagetkan orang. Sedangkan ning adalah 'orang' dan yo adalah 'bentuk', 'figur' yang sering diartikan orang sebagai boneka. Jadi, karakuri ningyo berarti boneka yang bermesin sederhana.



Karakuri ningyo yang paling banyak ditemukan saat ini adalah zashiki karakuri, boneka rumahan. Zashiki karakuri bukan sekedar pajangan saja, ia juga mempunyai tugas, yaitu menyajikan teh. Emang bisa?







Ya, boneka ini akan mulai bergerak maju jika ada yang menaruh cangkir teh di nampan yang dibawanya. Zashiki karakuri akan 'berjalan' maju sesuai jarak yang sudah diatur. Ketika sudah sampai di depan tamu, Zashiki karakuri akan menundukkan kepalanya, memberikan teh tersebut kepada tamunya. Setelah sang tamu selesai minum, boneka ini mengangkat kepalanya, lalu membawa cangkir kosong itu kembali ke tempat asalnya.




Cara ini dilakukan pemilik rumah untuk menyajikan teh kepada tamunya (tapi bukan pada upacara minum teh yang formal lho!)
Robot sederhana ini, ternyata hanya digerakkan dengan pemutar (seperti mainan anak-anak yang diputar) yang terbuat dibuat dari tulang insang ikan paus!

Hmm, kalau di abad ke-17 saja Jepang bisa memuat yang seperti ini, nggak heran kalau mereka sekarang jago membuat robot.



Selain Zashiki karakuri, ada juga Butai Karakuri dan Dashi Karakuri. Butai karakuri dipakai di dalam pertunjukan teater. Dashi karakuri digunakan dalam upacara keagamaan.



Walaupun Zashiki karakuri berukuran kecil, ada juga karakuri ningyoKarakuri ningyo ini dibuat sangat mirip dengan manusia, biasanya berwujud wanita. Psst, masih ada penduduk Jepang yang percaya kalau boneka ini sering dirasuki roh dan dapat bergerak-gerak sendiri, yang berukuran besar bahkan sebesar manusia




Master Jepang Masaaki Hatsumi , Membeberkan Teknik/Gerakan beladiri Ninjatsu




Disini Sang Grand master ninjatsu akan membeberkan gerakan ninja yang mematikan, Karna mungkin sudah banyak yang mengetahui apa itu ninja jadi langsung saja menuju master Masaaki Hatsumi




[Grand Master Ninjatsu 'Masaaki Hatsumi']




[*duduk,Grand Master Ninjatsu 'Masaaki Hatsumi']

Filosofi ninja adalah meraih hasil maksimal dengan tenaga minimum. Muslihat dan taktik lebih sering dilakukan daripada konfrontasi langsung.

Ninja tidak memiliki status mulia seperti samurai, sehingga ninja bebas melakukan apapun untuk mengatasi masalah tanpa terikat oleh nama baik keluarga dan kehormatan.



Sekarang Langsung kita Saksikan Gerakannya Dalam Video Berdurasi 10 Menit




Entri Populer