Wednesday, May 25, 2011

Cari Tau Arti Budaya Membungkuk Jepang

Cara membungkukkan badan yang tepat merupakan bagian dari etika pergaulan yang penting di Jepang.

Presiden Barack Obama terlihat kikuk ketika dia berusaha menjabat tangan Kaisar Akihito sekaligus membungkukkan badan.

Sebagian media Amerika Serikat yang anti-Obama dengan gencar mengkritik dengan mengatakan sang presiden melanggar protokol atau malah terlalu menyembah.

Menurut guru besar Studi Asia di Universitas Temple di Tokyo, Jeff Kingston, di Jepang sendiri tidak ada yang tersinggung dengan tindakan Obama. Media Jepang malah memberitakan kasus ini sebagai aspek kehidupan Amerika yang sulit dipahami.

Cara membungkukkan badan kembali menjadi berita ketika perusahan otomotif Toyota meminta maaf atas penarikan mobil-mobilnya.Dalam keterangan kepada media 5 Februari lalu, presiden Toyota Akio Toyoda meminta maaf dengan membungkuk sedikit seperti halnya kalau orang Jepang bertemu tetangga secara tidak sengaja di depan rumah.

Padahal dalam dua minggu sebelumnya dia tidak tampil sama sekali pada saat perusahaannya menghadapi banyak keluhan soal rem dan pedal gas sehingga membuat saham perusahaan jatuh 20%.

Jelas bahwa cara Toyoda membungkukkan badan tidak memenuhi harapan masyarakat.


Media Jepang
Media Jepang yang biasanya sopan, secara blak-blakan mengatakan sikap Toyoda itu terlambat dan tidak memadai.

Di Jepang, semakin dalam orang membungkuk dan semakin lama dia membungkuk berarti seakan dia menunjukkan penghormatan atau penyesalan.

Dengan hanya membungkuk sedikit dan sesaat, sikap yang ditunjukkan adalah seperti seseorang yang menjadi sasaran kemarahan atasan.

Sedangkan membungkukkan bahu dan langsung pergi menunjukkan isyarat seperti anak kecil yang baru dimarahi.

Sementara sikap membungkuk berkali-kali sampai ke pinggang disertai permohonan maaf terjadi dalam keadaan ekstrim seperti montir yang merusak mobil konsumen tetapi masih meminta bayaran besar.

Tetapi secara umum membungkukkan badan di Jepang merupakan isyarat tubuh yang berulang kali dilakukan bahkan tanpa sadar dalam interaksi dengan semua orang.


Budaya Zen
Ketika tampil untuk kedua kalinya di depan media tanggal 9 Februari, Akio Toyoda membungkukkan badan lebih dalam dan lebih khidmat.

Tetapi dalam konferensi pers, raut muka Toyoda kelihatan sangat suram, padahal pertemuan itu dimaksudkan untuk meredam kritik terhadap perusahaannya. Dia tampak tidak nyaman menghadapi berbagai pertanyaan kritis terhadap kinerja mobilnya.

Toyoda menjadi pemimpin tertinggi Toyota karena kakeknya adalah pendiri perusahaan itu. Dia seorang pemalu dan tidak suka tampil di depan umum seperti misalnya CEO Apple, Steve Jobs.

Di samping itu, dia berasal dari kebudayaan Zen yang mengedepankan sikap diam dan tabah, yang lebih mementingkan tindakan daripada ucapan. Dengan sikap tenang dan serius dia ingin menunjukkan tekad untuk memulihkan kehormatan keluarganya dan mengembalikan kepercayaan konsumen.

Kemudian di akhir konferensi pers, dia membungkukkan badan dengan cara yang menunjukkan penyesalan dan ketulusan

Monday, May 23, 2011

Tamago si Omelet Manis dari Jepang

Sering melihat telur dadar atau omelet ini menjadi menu di restoran sushi atau lauk di kotak-kotak bento? Telur yang satu ini merupakan omelet khas Jepang yang biasa disebut tamago. Apa sih yang membedakan tamago dengan omelet pada umumnya?

Jika sering menyantap sushi di restoran-restoran Jepang pastinya sudah tak asing dengan sajian yang satu ini. Selain disajikan sebagai dijadikan sebagai salah satu menu restoran, tamago juga sering ditemukan ada dalam bento (kotak makan siang) masyarakat Jepang sebagai bagian dari lauk-pauk.

Tamago arti harafiahnya adalah 'telur'. Merupakan sebutan untuk telur dadar atau omelet Jepang. Bedanya dengan omelet lainnya, tamago biasanya disajikan tipis dan digulung. Menu ini sangat sederhana dan mudah dibuat. Bahan-bahan pembuatnya juga sederhana dan mudah didapatkan seperti telur, gula, dan shoyu alias kecap Jepang.

Ketiga bahan tersebut dikocok rata. Setelah itu dipanaskan wajan dadar yang berbentuk empat segi panjang dari besi atau baja berlapisan antilengket. Campuran telur ini harus dituang sedikit-sedikit dan dipanaskan dengan api kecil. Setelah telur beku, barulah disisihkan ke salah satu sudut lalu dituangi telur kocok lagi, selapis demi selapis hingga menjadi omelet cukup tebal, untuk digulung jadi satu.

Biasanya digulung atau dibentuk segi empat yang padat dan beku sehingga tamago mudah dipotong tipis-tipis dan rata atau dipotong setebal 1 cm. Omelet ini biasanya dimakan tanpa ditambahkan topping apapun.

Saat dimakan omelet yang lembut ini bakal terasa khas dan beda, rasanya sedikit manis dengan sensasi shoyu di lidah. Di Jepang sana ada pula yang dibuat menjadi bentuk-bentuk lucu dan kreatif atau diikat dengan nori untuk memberi aksen gurih.

Nah, kalau terburu-buru menyiapkan bekal untuk makan siang tamago bisa jadi alternatif pilihan. Mau coba
sumber : detik food

Mengintip Sejarah taman batu jepang



Taman batu Jepang (Karesansui? arti harfiah: lanskap kering) atau taman Zen adalah salah satu gaya dalam taman Jepang. Taman jenis ini tidak menggunakan air. Lanskap alam dilukiskan dengan batu dan pasir yang melambangkan kolam dan aliran air. Orang yang melihat diminta untuk berimajinasi bahwa hamparan pasir berwarna putih dan kerikil adalah permukaan air. Jembatan dibangun untuk memberi kesan ada aliran air di bawahnya. Pola-pola pada hamparan pasir ditata dengan penggaruk bambu untuk melambangkan aliran air.

Taman ini bersifat abstrak, dan terutama berkembang di kuil-kuil Zen pada zaman Muromachi sehingga juga dikenal sebagai taman Zen. Meskipun demikian, taman batu sudah merupakan salah satu bagian dari beberapa gaya taman Jepang dari zaman-zaman sebelumnya, misalnya di taman gaya kaiyū dan taman gaya shinden-zukuri yang dibangun di rumah kediaman resmi daimyo. Setelah meningkatnya kepopuleran taman batu pada zaman Muromachi, taman batu Jepang diterima sebagai salah satu gaya taman Jepang. Berbeda dari gaya dan model taman Jepang lainnya, taman batu Jepang sama sekali tidak memerlukan air. Oleh karena itu, taman batu memungkinkan orang membuat taman Jepang di tempat sulit air.



Taman batu yang mewakili taman gaya ini adalah taman batu Daitoku-ji dan Saihō-ji di Kyoto. Taman batu Jepang yang paling terkenal berada di Ryōan-ji, Kyoto. Taman batu di Ryōan-ji hanya terdiri dari 15 buah batu di atas hamparan pasir yang dikelilingi tembok. Di taman batu Ryōan-ji hanya ada pasir dan batu, tidak ada pohon atau semak. Dilihat dari sudut mana pun (kecuali dari atas), di taman batu Ryōan-ji hanya terlihat 14 buah batu.

Karesansui (lanskap kering) mengandung pohon-pohon dan tanaman yang berubah dengan musim masing-masing. Mereka terus diukir dalam rangka untuk meningkatkan pengalaman mereka ciptakan. Struktur kebun dibentuk oleh arsitektur apa yang di sekitarnya. Bangunan, teras, verrandas, dan struktur lainnya semua dimasukkan ke dalam taman. Konsep Buddha yin dan yang sering digunakan untuk menyeimbangkan aspek kebun. Dalam beberapa tahun terakhir, kebun rock telah menjadi populer dengan orang-orang di seluruh dunia sebagai cara yang bagus untuk memaksimalkan ruang-ruang kecil untuk keindahan yang paling estetika.

Salah satu taman batu yang paling terkenal di Jepang terletak di barat laut Kyoto, Jepang di Kuil Ryoan-ji (Kuil Naga Damai). Taman Ryoan-ji adalah tiga puluh meter dalam meter panjang dan lebar sepuluh. Tidak ada pohon yang disertakan dan hanya lima belas batu, beberapa di antaranya ditutupi dengan lumut. Batuan ini disusun dalam meraup pasir putih. Cara lima belas batu yang disusun sedemikian rupa sehingga hanya empat belas dari mereka dapat dilihat pada satu waktu dari sudut yang diberikan. Tidak ada desainer tunggal dikreditkan dengan merancang taman. Meskipun, banyak orang percaya bahwa itu berkenan oleh Soami dan Daisen-in. Hal ini bertentangan dengan catatan sebenarnya taman dan bahkan sebuah prasasti di bagian belakang salah satu batu. Prasasti itu meliputi nama Hikojiro dan Kotaro. Hal ini berpikir bahwa ini bisa saja pekerja yang benar-benar membangun taman secara fisik.

The Ryoan-ji menerima penunjukan UNESCO sebagai situs Warisan Dunia pada tahun 1994. Candi ini memiliki sejarah yang sangat panjang, namun diperkirakan bahwa taman batu terkenal dibangun pada abad keenam belas. Semua berbagai elemen taman batu Jepang dimaksudkan untuk melambangkan sesuatu. Pasir atau kerikil adalah simbol dari laut. Batuan dimaksudkan untuk melambangkan pulau-pulau di laut dan juga kolam ibu harimau dengan anak-anaknya untuk menjadi dengan naga. Batuan juga membentuk bagian dari apa yang dikenal sebagai kanji yang digunakan untuk pikiran dan hati. Ia juga telah mengatakan bahwa citra subliminal pohon dibuat dalam pikiran pemirsa dengan melihat bagaimana batu-batu di taman diletakkan. Ini sebenarnya terlihat di celah antara batu aktual dan adalah proyek apa rasa tenang dan ketenangan ke dalam pikiran dari penampil.

Meskipun tradisi Jepang tidak secara khusus mendukung spekulasi, sulit bagi siapa pun untuk menyangkal bahwa taman batu adalah tempat yang tepat untuk berlatih meditasi tenang.








Sejarah

Menurut sejarah taman batu Jepang yang ditulis oleh Matsu Yoshikawa[1], dokumen tertua mengenai taman Jepang yang pertama adalah "pulau" yang dibangun Soga no Umako di tepi Sungai Asuka pada masa pemerintahan Maharani Suiko (sekitar 620). Berdasarkan ide tersebut, di rumah kediamannya, Pangeran Kusakabe membangun taman untuk menggambarkan lanskap alam yang terdiri dari pulau berukuran sedang, jembatan, kolam, dan pantai berbatu-batu.




Pada zaman Nara, Taman Tōin di Istana Heijō dibangun dengan menggunakan batu-batu untuk menggambarkan pemandangan laut, tepi sungai, tepi laut, dan air yang mengalir. Sepanjang zaman Heian populer taman-taman yang dibangun dengan kolam berukuran besar, seperti di Shinsen-en dan vila kekaisaran di luar kota Kyoto. Sewaktu menggambarkan lanskap alam, air merupakan elemen dasar dalam taman Jepang waktu itu. Taman-taman pada zaman Heian umumnya dibangun oleh para biksu. Sepanjang paruh kedua zaman Heian hingga zaman Kamakura dikenal biksu-biksu ahli pertamanan (ishitadesō). Sewaktu biksu membangun kuil Buddha, mereka juga merancang tata letak kuil, termasuk taman untuk kuil. Pembangunan taman waktu itu didasarkan oleh tradisi pertamanan Jepang yang dipadukan dengan filsafat Zen, serta seni, budaya, dan filsafat dari Cina.

Ketika membangun kuil Buddha di kawasan kota-kota yang sulit air, para biksu juga diharuskan harus membangun taman kuil. Kesulitan air menjadikan mereka membangun taman dari batu-batu yang disebut karesansui. Dalam analogi yang ekstrem, lanskap alam seperti sungai dan gunung dapat dilambangkan hanya dengan sebuah batu. Sebuah batu diimajinasikan sebagai sebuah gunung, seluruh lanskap, atau seluruh kosmos seperti hanya penggambaran lanskap alam dalam seni abstrak bonseki dan sumi-e.

Teknik pertamanan berkembang pesat di Jepang pada zaman Muromachi berkat taman batu Jepang yang dirancang dan dibangun oleh Zenami. Shogun Ashikaga Yoshimasa sangat dipengaruhi pemikiran dari ahli pertamanan bernama Musō Soseki, dan mempekerjakan Zenami walaupun ia berasal dari kalangan rendah (kawaramono).




Tuesday, May 17, 2011

Mengintip Stadion Bergerak di Jepang (Amazing Japanese Mobile Stadium)


Amazing japanese mobile stadium



Sapporo, stadion ini berkapasitas duduk penonton 42.122 di Hokaido. Stadion ini adalah stadion indoor dengan lapangan bermain luar, dan jika diperlukan, lapangan akan bergerak di dalam stadion. Dan tidak hanya itu, lapangan sesekali di dalamnya akan berputar untuk memastikan penonton dapat melihat semua putaran permainan. Amazing!





Monday, May 16, 2011

5 Mainan Aneh dan Menakjubkan di Jepang

Jepang yang terkenal dengan teknologinya yang sangat maju ini memang terkesan sangat moderen.Makanan aneh,minuman aneh,robot aneh,sampai mainan aneh bisa kita temukan di negeri Sakura ini.Kali ini,saya ingin share sedikit info menarik tentang mainan aneh dijepang yang sangat populer ini.

1.Hex Bug Robot Cockroaches [Robot Kecoa]

Hex Bug Robot Cockroaches adalah robot mainan berbentuk kecoak transparant yang aneh.Mainan ini dilengkapi sensor gerak yang berfungsi untuk membalikkan arah robot kecoak jika robot kecoak menabrak dinding.Mainan ini juga dilengkapi sensor suara yang membuat mainan ini menjauh dari keributan.Sensor cahaya juga dipasang agar sang replika kecoak ini bersembunyi ketika kita menyalakan lampu.
Hex Bug Robot Cockroaches [Robot Kecoa] dibandrol dengan harga sekitar Rp.180.000,tertarik untuk memiliki?

2.H-Bouya USB Toy [Mainan USB yang Keren]

H-Bouya USB Toy tidak lebih dari USB mainan berbentuk anak kecil berkepala botak jika kita lihat sekilas.Tetapi ketika kita menggunakan USB ini dan membuka Drive H: [drive letter usb ini],maka anda akan takjub.Mata Boneka H-Bouya ini akan menjadi merah dan berkedip setiap kali kita membuka drive H dari komputer.Alamak!Keren banget ni mainan.Untuk memiliki mainan ini,anda harus merogoh kocek yang sangat dalam yaitu sekitar Rp.300.000.

3.Rocobo Electronic Pets

Rocobo Electronic Pets adalah mainan virtual pet baru yang menggantikan virtual pet lama yang populer,Tamagochi.Jika pada Tamagochi,kita memelihara hewan maka Rocobo Electronic Pets kita memelihara wajah.Aneh kan?!
Uniknya dari mainan ini adalah dipasangnya sensor emosi sehingga ketika kita marah dan memegang Rocobo Electronic Pets,maka wajah Rocobo akan marah dan meledek kita.Ada banyak emosi yang dipasang didalam mainan ini.

4.Gotochi Dissection Animals

Gotochi Dissection Animals adalah mainan yang sangat menarik untuk bocah yang suka bermain dengan mainan memutar dan bergerak.Mainan ini tidak hanya sekedar untuk diputar dan bergerak saja,tetapi memiliki keunikan yang aneh.Keunikan tersebut adalah ditampilkannya diagram dari otot dan organ didalam mainan dalam bahasa jepang tentunya.


5.Japanese Look A Like Dolls

Mainan terakhir yang saya bahas di artikel ini adalah mainan boneka mirip pemilik dari jepang.Tidak ada yang unik dari mainan ini selain bentuk wajah mirip dengan sang pemilik.Boneka ini tidak bisa dibeli begitu saja,tetapi harus dipesan terlebih dahulu kemudian perusahaan akan membuat replika wajah pemesan di boneka.Maksudnya adalah membuat kloning wajah orang dalam bentuk boneka.Hmm..ada2 aja.

Institut Tokyo Pecahkan Rekor Unduh Data Tercepat, 109 Terabits per Detik

Rekor dunia baru untuk mengunduh data tercepat akhirnya terpecahkan. Rekor ini ditorehkan oleh National Institute of Information and Communications di Tokyo yang baru-baru ini berhasil mengembangkan serat yang menggunakan tujuh “light-guiding cores,” bukan single core seperti pada umumnya.

Masing-masing core itu mampu membawa data 15,6 terabity per detik, sehingga jika digabungkan kemampuannya ketujuh core itu menjadi 109 terabyte.

Rekor tercepat kedua dibuat Dayou Qian dari NEC, yang mencapai 101,7 terabyte per detik. Metodenya tidak menggunakan lebih banyak core, tapi menciptakan dorongan (pulse) yang dikirim dari 370 laser yang terpisah.

Tiap laser itu berisi paket informasi kecil tapi digabung untuk membentuk transfer data yang besar. Dayou menggunakan serat sepanjang 165 kilometer untuk memeragakan aksi transferdata super cepatnya itu.

Meski kapasitas ini mungkin kita belum perlukan di rumah, pusat-pusat data besar seperti milik Amazon, Facebook, dan Google perlu mempertimbangkan penggunaan teknologi ini untuk mempercepat transfer datanya apalagi di tengah meningkatnya trafik penggunaan Internet.

Sunday, May 15, 2011

Kereta Terbang Buatan Jepang yang Diklaim Akan Mampu Mengalahkan Hayabusa

Yusuke Sugahara, peneliti dari Tuhoku University, Jepang membuat prototipe kereta terbang pertama di dunia. Ia merancang sebuah lokomotif serupa pesawat yang mampu terbang dengan kecepatan super cepat.

Teknologi ini diklaim selangkah lebih maju dibanding kereta cepat Maglev, yang mengambang akibat memanfaatkan gaya magnet.

Penampilan prototipe kereta terbang buatan Yusuke tak ubahnya seperti pesawat. Lokomotif itu dilengkapi baling-baling dan dua sayap. Teknologi serupa pesawat itulah yang mampu mengangkat badan lokomotif sedikit di atas tanah dengan kecepatan super.

Memang konsep kereta terbang bukan yang pertama kali di perkenalkan di dunia. Sebelumnya ada kerete Maglev (Jerman) yang memanfaatkan elektromagnet kuat. Kini Maglev mampu bergerak dengan kecepatan 360 kilometer perjam.

Urusan kereta cepat kini Jepang memiliki kereta berkecepatan peluru, Hayabusa. Kereta ini mampu melakukan perjalanan kilat secepat kecepatan peluru. Perjalanan sejauh 675 kilometer bisa ditempuh dalam tempo 3 jam 10 menit.

Nah, prototipe kereta terbang buatan Yusuke ini yang digadang-gadang sebagai teknologi masa depan. Meski perlu perbaikan di sana-sini, para ilmuwan Jepang bertekad membuat teknologi baru pengganti kereta peluru yang jauh lebih efisien dan cepat.

Entri Populer