Tuesday, May 5, 2015

Kyoto International Manga Anime Fair 2014

Saya dan pelukis gambar saya

Event yang di adakan di Miyako Messe dan di Kyoto International Manga Museum pada tanggal 20 - 21 september 2014 kemarin adalah event Manga dan Anime terbesar di Wilayah Jepang bagian barat.

Event tersebut mulai di adakan pada tahun 2012 dan berhasil menarik pengunjung lokal dan warga asing hingga mencapai 31.800 orang pengunjung pada tahun sebelumnya.

Kemarin, saya dan teman-teman berkesempatan hadir di event tahun ini, event Manga & Anime pertama yang saya kunjungi setelah 2 tahun lebih tinggal di sini.

Maklum, biasanya tempat event di adakan jauh dari tempat tinggal saya dan Kyomaf ini event nya di Kyoto, dekat dari tempat tinggal saya.

Di acara kemarin, selain anime-anime terkenal seperti Attack on Titan, Detective Conan, One Piece dan yang lainnya, lebih banyak di tampilkan anime-anime lokal yang latar ceritanya di buat di daerah Kansai (Osaka, Kyoto, Shiga, Hyougo, Wakayama, Tottori, Tokushima) yang kebanyakan tidak saya kenal (entah saya yang kurang tahu banyak). hehe

Ada yang menarik, saat saya dan teman saya tiba di pintu keluar Kyoto Station, terlihat sebuah Stand yang mungkin di buka khusus untuk mempromosikan event pada hari itu.

Karena penasaran kami mendatangi stand tsb, salah satu penjaganya meminta kami mengisi formulir sejenis angket data dan ketertarikan pada Negara Jepang, setelah mengisi ternyata kami di beri souvenir, di situ juga ada beberapa orang mahasiswi yang sedang menggambar wajah pengunjung stand dengan versi anime, ternyata mereka membuatkan gambar dengan cuma-cuma (tidak menerapkan harga alias gratis), beruntung sekali saya dan teman saya mendapatkan kesempatan di buatkan gambar wajah versi anime oleh mereka, mahasiswi nya keren-keren lho, ramah dan juga baik, mereka kaget ketika mendengar saya dan teman saya bisa berbahasa jepang. selain mempromosikan anime lokal di Kansai ternyata para penjaga stand juga sedikit banyak menjelaskan tentang obyek wisata di Kansai juga, cara promosi pariwisata yang bagus untuk menarik banyak wisatawan ke sini.





Setelah itu kami lanjut ke acara di Miyako messe, ketika tiba di tempat acara kami di sambut oleh deretan antrian sangat panjang yang entah dimana ujungnya, kami sempat bingung karena belum mempunyai tiket sedangkan orang-orang yang mengantri di depan kami semuanya memegang tiket yang di beli di Lawson beberapa hari sebelumnya. 

Saya sempat berfikir akan masuk berapa jam lagi? melihat antrian dengan nomor seribu lebih sedangkan kami belum juga punya tiket apalagi masuk ke antrian.

Kami segera mencari tempat penjualan tiket, dengan wajah bingung bertanya apakah ini tempat penjualan tiket? sembari menunjukan kartu identitas kami di sini, oh iya, silahkan masuk..
jawab si penjual tiket ramah langsung menyuruh kami masuk ke gedung tempat acara tanpa membeli tiket.

Setengah tak percaya kami pun langsung masuk. ternyata memang benar seperti yang tertulis di pamflet dan di jelaskan petugas stand tadi, tiket yang di jual 1000¥ atau sekitar Rp.100.000,00 tidak berlaku untuk warga asing yang menunjukan paspor/identitas, tiket hanya untuk orang jepang sedangkan warga asing masuk dengan gratis tanpa harus mengantri berjajar dengan ribuan orang di depan gedung seperti yang kami lihat tadi. berbanding terbalik rasanya ketika beberapa waktu lalu sempat geger berita tentang pemungutan liar dengan jumlah relatif besar yang di minta oleh oknum pemerintahan di negara saya (indonesia) saat ada event jejepangan yang di adakan di Indonesia, sedangkan saya di sini yang notabene warga asing malah di berikan fasilitas gratis. :D

Oh iya, walaupun cosplay nya sedikit saya sempat foto bersama beberapa orang cosplayer cantik dan wangi lho, mereka semua ramah, senyum terus, sepanjang acara para pengunjung terus bergantian mengambil foto, gak kebayang cape nya urat bibir mereka karena tersenyum terus. lol





Kami juga mencoba belajar cara menggambar manga di salah satu stand yang ada di acara itu, selain pengalaman kami juga mendapat bingkisan souvenir, ada juga stand yang membagikan manga gratis. Semuanya menarik dan menyenangkan sekali! sayang sekali tahun depan saya tidak bisa hadir kembali. terimakasih telah membaca. :D


Shiga, 23 September 2014
Penulis adalah admin page KdJ
-Nia shiga-


Belajar Gamelan Jawa di Jepang

Mencari anggota untuk latihan gamelan Jawa

Selamat Malam sahabat KdJ Masih ada yang bangun kah?

Waktu jepang sudah lewat tengah malam, sekarang pukul 1:45.

Lagi iseng orek-orek tumpukan selebaran dari acara kemarin, dan lihat apa yang saya temukan!!!

Adakah yang bisa membacanya? Selebaran ini isinya kurang lebih tentang pemberitahuan bahwa di gedung Hekisui Hall terdapat seperangkat Gamelan Jawa dan isinya mengajak untuk belajar memainkan gamelan tersebut, ada guru orang jepang yang akan mengajarkannya.


Di tulis juga tanggal pelaksanaannya.

Biayanya ¥500 - ¥1500 setiap sekali pertemuan.

Budaya Indonesia yang kini relatif mulai kurang di minati oleh para remaja di Negeri sendiri, malah di promosikan di Luar negeri dan di minati oleh orang asing.

Bayarnya lumayan mahal lagi.

Mari kita jaga dan lestarikan budaya Negeri kita tercinta, Indonesia.

Sebelum mungkin suatu hari nanti orang asing akan lebih banyak mengetahui dan menguasai budaya asli Indonesia ketimbang anak cucu pribumi nya sendiri.


Shiga, 20 Desember 2014
Penulis adalah admin page KdJ
-Nia shiga-


Takoyaki たこ焼き







こんにちは sahabat KdJ

Takoyaki たこ焼き adalah jajanan khas jepang yg biasa di jual di acara2 matsuri juga mudah sekali di temukan di tempat2 perbelanjaan di sini.

Rasanya yg gurih juga khas cocok dengan lidah orang indonesia pada umumnya walaupun masih ada yg tidak suka.

Takoyaki terbuat dari tepung yg sudah di mix atau di campur, seperti tepung untuk membuat ホットケーキ Hotto keeki juga お好み焼き okonomiyaki, takoyaki biasanya di isi tako(gurita) yg telah di potong kecil2, cincangan kol, irisan daun bawang, jahe yg telah di potong kecil2, juga bahan seperti bubuk gorengan yg entah apa namanya hehe setelah matang di beri saus takoyaki, bubuk nori, ikan yg di sayat sangat tipis & di keringkan saya juga tidak tahu namanya & mayonaise biasanya, dalam prakteknya tako/gurita bisa di ganti atau di campur dengan udang, chikuwa, cumi, bahkan sosis ikan, jadi lebih tergantung dengan selera masing2.kalau saya sendiri lebih suka yg isinya udang & gurita.

Saya pernah di ajarkan cara membuat takoyaki oleh sensei di tempat belajar bahasa jepang, membuat takoyaki sendiri sangat menyenangkan & saya bisa makan takoyaki sampai puas.. hehehe

Shiga, 5 Maret 2014
Penulis adalah admin page Kehidupan di Jepang
-Nia Shiga-


Kepolisian di Jepang

Polisi Jepang
Saya mau berbagi cerita tentang kejadian 2 minggu yang lalu yang tidak sengaja membuat saya berurusan dengan Pak Polisi di sini.

Setiap sabtu malam, seperti biasa saya pergi ke gakkou (tempat saya belajar bahasa jepang di sini). Gakkou di mulai pukul 19:30 - 21:30 waktu jepang.

Saya terbiasa pulang agak larut bersama beberapa teman serumah & kadang sendirian dengan menaiki sepeda.

Di sini, khususnya di daerah tempat tinggal saya, pukul 21:30 jalanan sudah agak sepi & tempat belanja telah tutup, hanya jalan utama yang masih di lalui mobil.

Biasanya hanya kombini, pom bensin, tempat karaoke, tempat main game dan beberapa tempat makan yang buka 24 jam. Malam itu saya terpaksa pulang melewati jalanan sepi sendiri, walaupun sebenarnya takut karena gelap.

Saya mengayuh sepeda dengan cepat, berpapasan dengan seorang pengendara sepeda lain dari arah depan (saya sempat berfikir apakah itu orang indonesia salah satu teman gakkou karena banyak orang indonesia di tempat saya tinggal), saya memperlambat kayuhan kaki & tak lama orang tadi berbalik arah menjadi berada di samping saya, ternyata dia seorang lelaki.

Dia memulai pembicaraan dengan bertanya (saya arti kan percakapannya dengan mudah)

Dia: chotto kikitain desu..(bolehkah saya bertanya).

Saya: nan desuka? (Iya, ada apakah?)

Dia: kawairashii kara,, kekkon shite ! (Anda manis, menikahlah denganku) Dengan mimik muka kurang sopan.
Saya: ee !!! Naniii,, kowaiiii (hah apa!!! Takuuuutt) dan langsung kabur.

Dia: chotto matte .. Chotto matte (Terdengar teriakan dari arah belakang)

Pada waktu itu, jujur saya kaget & takut melihat muka lelaki itu, karena takut dia mengejar saya putuskan berbelok ke toko orang brazil yang masih buka.

Dengan tergesa-gesa & masih takut, saya berniat meminjam hp pemilik toko untuk menelpon ke orang rumah untuk menjemput saya.

Melihat saya ketakutan ibu pemilik toko bertanya kenapa?

Saya hanya menjawab di sana ada lelaki aneh & saya takut.

Dia memberitahu segerombolan orang2 brazil yg ada di situ & mereka meminta saya menunjukkan tempatnya, saya mengatakan bahwa saya tidak apa2, si ibu malah bilang ayo tunjukkan, nanti bukan kamu saja yg di ganggu.

Dengan terpaksa saya, seorang ibu2 juga 3 orang lelaki brazil menaiki mobil mencari lelaki aneh tadi, singkat cerita kami menemukan lelaki aneh itu, mobil langsung di parkir & ketika lelaki brazil keluar mobil lelaki aneh itu biasa saja, tetapi setelah melihat saya keluar mobil dia memutar balik sepedanya & 3 lelaki brazil tadi langsung mendekap lelaki itu.

Ibu2 tadi langsung menghakimi lelaki itu, dengan bahasa jepang yg lancar, apa yg kamu lakukan, beraninya menganggu orang luar negeri di sini, kamu gak punya ibu atau adik perempuan dll ternyata dia lelaki jepang.

Ibu tadi malah berinisiatif menelpon polisi, saya hanya bisa menuruti si ibu.

Selang beberapa menit 4-5 buah mobil polisi tiba, saya di tanyai KTP, kronologi kejadian, olah TKP ke tempat kejadian, dll saya juga di suruh jujur apakah ada yg di sentuh atau tidak, saya jawab tidak.

Akhirnya tanpa bisa menolak saya di bawa ke kantor polisi (kaya mimpi), saya di bawa ke ruangan yg hanya ada saya & seorang bapak polisi (seperti yang biasa saya lihat di film2) di interogasi, dipindahkan ke ruangan lain & di tanyai oleh bapak polisi yg berbeda.

Bapak polisi yg terakhir menulis laporan kejadian dengan menyanyai saya, pertanyaan yg paling engga banget menurut saya, apakah di indonesia belum pernah ada lelaki yg berkata seperti itu? (Menikahlah denganku) kesannya tuh kaya saya gak pernah punya seseorang yg special sampai berkata seperti itu kepada saya .__.# tapi maksud si bapak mungkin apakah kata2 seperti itu tidak lazim di katakan di negara anda?

Jelas tidak, masa iya orang baru ketemu ngajak nikah kan. saya sudah menahan kantuk & rasa ingin pipis dari tadi, si bapak masih menulis laporan panjang, saya di tawari minum kopi oleh bapak polisi dengan senyum manis dari luar ruangan, saya bilang tidak apa2 & terimakasih saja karena sebenarnya saya tidak minum kopi, si bapak malah bilang tidak usah malu2 karena ini kantor polisi (terus apa hubungannya? Dalam hati).

Sudah setengah 1 malam si bapak belum selesai juga menulis tangan laporannya, saya izin ke toilet & sepulang dari toilet si bapak polisi membawakan saya banana ore (susu rasa pisang) tahu saja saya sukanya minum susu (dalam hati).

Pukul 1:30 malam laporan baru selesai, terakhir si bapak berpesan agar saya hati2 dan lapor lagi kalau terjadi sesuatu, karena kami ingin orang luar negeri juga bisa tinggal dengan tenang di jepang dan katanya lelaki jepang itu sudah 2x di tangkap dengan kasus yg sama.

Sepeda yg dia bawa juga curian. Saya kaget & bertanya apakah lelaki itu tinggal di daerah sini?

Si bapak menjawab tidak perlu khawatir. Terakhir saya di beri kartu nama si bapak, alarm pengaman (yg biasa di gantung di tas anak SD di sini) senter, juga pulpen & pensil bergambar polisi (lumayan  buat kenang2an).

Kenang-kenangan dari pak polisi

Saya di antar sampai depan pintu rumah, di jalan pak polisi bertanya, baru pertama ya ke kantor polisi? saya jawab iya pak, takut sama polisi?

Tidak, saya tahu polisi jepang baik2.

Arigatou kata si bapak dengan PD nya, aisshhhh :| .

Pesan terakhir si bapak lain kali main lagi ke kantor polisi ya ! Hehe saya hanya tertawa.

Kesan saya.. Memang polisi jepang mukanya baik2, terus pelayanannya, super sekali !

Kasus seperti itu di tangani dengan sangat serius, mungkin kebanyakan orang berfikir itu hal sepele.

Maaf ya ceritanya kepanjangan, terimakasih banyak buat yg baca sampai beres.

Oyasuminasai


13 Juni 2014
Penulis adalah admin page KdJ
-Nia Shiga-

How Japanese Kids Study English

Kemarin saya mengajar Bahasa Inggris di salah satu sekolah dasar di Gifu.

Kebetulan salah satu kelas gurunya tidak hadir karena sakit.

Saya gunakan kesempatan untuk merekam aktifitas study mereka.

Pendidikan bahasa inggris di SD di Jepang memang fokus di English is Fun.

Mereka melakukannya di kelas khusus untuk belajar bahasa inggris. Bernyanyi, interaksi, game dan dipuji.


Mari kita lihat video yang saya rekam..






Gifu, 18 Desember 2013
Penulis adalah admin page Kehidupan di Jepang
-Zaki Gifu-

Buang sampah minyak di Jepang

Bubuk pengeras minyak Katameru Tenpuru 

Beberapa hari ini saya selalu masak bermacam-macam gorengan, tentu saja menggunakan minyak goreng.

Masak goreng pakai air, ya enggaklah..

Nah setelah goreng menggoreng, tahukah sahabat KdJ kalau di Jepang minyak bekas gorengan atau yang biasa disebut minyak jelantah itu TIDAK BOLEH atau DILARANG dibuang di wastafel atau di selokan..

Mengapa??

Alasan pertama adalah karena air dan minyak tidak bisa menyatu.
Dan tentunya bila dibuang di sungai atau selokan akan menjadi limbah yang membuat air menjadi kotor dan bahkan ikan atau makhluk hidup lainnya bakalan mati.

Seperti kasus kapal minyak tangker yang mengalami kebocoran sehingga banyak ikan di laut mati dan ekosistem laut menjadi rusak.

Begitu juga bila dibuang di sungai atau selokan.

Bila musim panas di Jepang jangan kaget, bila melihat banyak ikan koi beraneka warna yang indah menari-nari di selokan, karena memang air selokan limbahnya sedikit atau bisa dibilang tidak ada.

Alasan kedua adalah supaya melindungi air tanah tetap bersih.
Bila air yang ada di atas tanah (selokan dan sungai) bersih, otomatis air tanah juga ikut bersih, bukan?

Itulah SALAH SATU sebabnya air kran di Jepang bisa diminum langsung, sedikit menggunakan obat-obatan yang membuat air bersih, sehingga rasa dari air kran itu enak.

JADI BAGAIMANA CARANYA BUANG MINYAK JELANTAH???

Cara pertama adalah menggunakan bubuk pengeras minyak (KATAMERU TENPURU).

Setelah menggoreng, masukkan bubuk Katameru Tenpuru ke dalam minyak dan aduk sampai rata.
Setelah mendingin minyak akan menjadi keras seperti Jelly.
Setelah keras itulah dibuang di tempat sampah.

Cara kedua adalah minyak goreng bekas sebelum dibuang dimasukkan ke dalam botol plastik, dan ditutup rapat supaya tidak merembes keluar.

Tempat dan lokasi pembuangan sampah sudah ditentukan, kita harus membawa dan membuangnya disana.

Nah, apakah sahabat KdJ peduli dengan kebersihan air selokan atau sungai di sekitar tempat tinggal.

Bila ingin merubah Indonesia, harus dimulai dari diri sendiri dari hal yang kecil.

Buanglah sampah pada tempatnya

Tidak membuang sampah sembarangan terutama di selokan atau sungai.
Apalagi membuang bangkai binatang ke sungai.

Mari kita peduli terhadap kebersihan lingkungan kita (terutama selokan dan sungai) yuk.


Baca juga artikel Peraturan buang sampah di Jepang


Monday, May 4, 2015

Sekai no nihonjin tsuma wa mita


Pada tanggal 17 Maret 2015 pukul 19.56

Di acara Sekai no Nihonjin no Tsuma wa Mita (世界の日本人の妻は見た) atau yang kalau di diterjemahkan Melihat Istri Jepang di Seluruh Dunia, Indonesia terutama Jakarta muncul di acara tersebut.

Karena di Jakarta ada seorang istri Jepang yang bernama Hiroko yang menikah dengan pilot Indonesia.

Bagaimana kisah Hiroko bisa menikah dengan orang Indonesia dan tinggal di Jakarta?

Mari kita tonton videonya.








Entri Populer