Tuesday, May 10, 2011

Mesjid Yang Tak Roboh Oleh Bombardir AS dan Gempa Bumi Di Jepang!

Kobe Mosque merupakan masjid pertama di Jepang. Masjid ini dibangun tahun 1928 di Nakayamate Dori, Chuo-ku. Kobe berarti gate of God atau gerbang Tuhan.

Tahun 1945, Jepang terlibat perang Dunia Kedua. penyerangan Jepang atas pelabuhan Pearl Harbour di Amerika telah membuat pemerintah Amerika memutuskan untuk menjatuhkan bom atom pertama kali dalam sebuah peperangan.


Dan Jepang pun kalah. Dua kotanya, Nagasaki dan Hiroshima dibom Atom oleh Amerika. Saat itu, kota Kobe juga tidak ketinggalan menerima akibatnya. Boleh dibilang Kobe menjadi rata dengan tanah.

Ketika bangunan di sekitarnya hampir rata dengan tanah, Masjid Muslim Kobe tetap berdiri tegak. Masjid ini hanya mengalami keretakan pada dinding luar dan semua kaca jendelanya pecah. Bagian luar masjid

menjadi agak hitam karena asap serangan bom. Tentara Jepang yang berlindung di basement masjid selamat dari ancaman bom, begitu juga dengan senjata-senjata yang disembunyikannya. Masjid ini kemudian menjadi tempat pengungsian korban perang.



Pemerintah Arab Saudi dan Kuwait menyumbang dana renovasi dalam jumlah yang besar. Kaca-kaca jendela yang pecah diganti dengan kaca-kaca jendela baru yang didatangkan langsung dari Jerman. Sebuah lampu hias baru digantungkan di tengah ruang shalat utama. Sistem pengatur suhu ruangan lalu dipasang di masjid ini.

Sekolah yang hancur akibat perang kembali direnovasi dan beberapa bangunan tambahan pun mulai dibangun. Umat Islam kembali menikmati kegiatan-kegiatan keagamaan mereka di Masjid Muslim Kobe.

Krisis keuangan sering menghampiri kas komite masjid. Pajak bangunan yang tinggi membuat komite masjid harus mengeluarkan cukup banyak biaya dari kasnya. Beruntung, banyak donatur yang siap memberikan uluran tangannya untuk menyelesaikan masalah keuangan pembangunan dan renovasi masjid ini. Donasinya bahkan bisa membuat Masjid Muslim Kobe menjadi semakin berkembang.




Kekokohan Masjid Kobe diuji lagi dengan Gempa Bumi paling dahsyat tahun 1995. Tepatnya pada pukul 05.46 Selasa, 17 Januari 1995. Gempa ini sebenarnya bukan hanya menimpa Kobe saja, tapi juga kawasan sekitarnya seperti South Hyogo, Hyogo-ken Nanbu dan lainnya.



Para ahli menyebutkan bahwa gempa itu disebabkan oleh tiga buah lempeng yang saling bertabrakan, yaitu lempeng Filipina, lempeng Pasifik, dan lempeng Eurasia. Meski hanya berlangsung 20 detik, namun gempa ini memakan korban jiwa sebanyak 6.433 orang, yang sebagian besar merupakan penduduk kota Kobe. Selain itu gempa Kobe juga mengakibatkan kerusakan besar kota seluas 20 km dari pusat gempa.


Gempa bumi besar Hanshin-Awaji merupakan gempa bumi terburuk di Jepang sejak Gempa bumi besar Kanto 1923 yang menelan korban jiwa 140.000 orang. Namun hingga kini masjid Kobe tetap berdiri kokoh dan tegak, seakan tidak tergoyahkan meski didera berbagai bencana. Semoga dakwah Islam di Jepang setegar masjid in

Dibuka, Beasiswa Lulusan SMA ke Jepang!

Kedutaan Besar Jepang membuka pendaftaran bagi siswa-siswi lulusan SMA Indonesia untuk mendapatkan beasiswa kuliah mulai tahun akademik 2012 dari Pemerintah Jepang atau Monbukagakusho. Beasiswa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Jepang itu ditawarkan untuk menempuh studi jenjang D-2, D-3, dan S-1.

Bagi yang berminat, pelamar bisa mengambil formulir pendaftaran di Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya dan Medan, serta Kantor Konsuler Jepang di Makassar mulai 9 Mei. Usia pelamar diutamakan harus lahir antara tanggal 2 April 1990 dan 1 April 1995, memiliki nilai rata-rata ijazah atau rapor kelas 3 semester terakhir minimal 8,0 untuk program D-2 dan D-3. Adapun untuk program S-1 nilai minimalnya adalah 8,4.

Bagi pelamar di luar wilayah kantor Kedutaan Besar atau Konsulat Jepang tetap bisa mendaftar. Mereka dapat melamar melalui surat yang ditujukan kepada Kedutaan Besar Jepang di Jl MH Thamrin 24, Jakarta Pusat, 10350, atau ke konsulat di Surabaya, Medan, dan Makassar.

Adapun surat harus berisi nama, tanggal lahir, alamat, nomor telepon, program pilihan (D-2< D-3< atau S-1), tiga bidang studi yang ingin dipelajari, serta lampiran fotokopi rapor, ijazah, serta nilai ijazah. Pelamar yang lolos syarat administrasi akan dipanggil untuk mengikuti sesi wawancara. Pengembalian formulir paling lambat 10 Juni 2011. Seiko Namba, Atase Pers Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, Selasa (10/5/2011), mengatakan pelamar yang lolos akan belajar bahasa Jepang selama enam bulan. Untuk informasi lebih lanjut, pelamar bisa menghubungi Kedutaan Besar Jepang Bagian Pendidikan di 021-3192-4308 Ext 175, 176. Informasi lebih jelas juga bisa dilihat di http://www.id.emb-japan.go.jp

sumber :kompas.com
kedubes jepang

Monday, May 9, 2011

Biei Kota Seribu Bunga

Biei adalah sebuah kota kecil yang terletak diantara kota Furano dan kota Asahikawa di Prefekture Sapporo. Kota ini sebenarnya tidak mempunyai tempat wisata yang terkenal. Tetapi kota ini mempunyai pemandangan yang sangat indah dengan diselingi bukit-bukit kecil yang banyak bunganya Di kota Biei terdapat dua jalan utama yaitu jalan Panorama yang menghubungkan kota Biei dengan kota Furano, dan jalan Patchwork yang menghubungkan kota Biei dengan kota Asahikawa. Selain dua jalan utama juga ada jalan lain yang terkenal yang bernama Refreshline yaitu jalan yang menghubungkan dari stasiun Biei ke Gunung Tokachidake


Untuk mendapatkan map beserta informasi lain kita dapat mendatangi pusat informasi yang bernama "The tower of the four seasons" yang terletak di sebelah timur stasiun.
Untuk mencapai ke sana kita harus naik pesawat dari bandara lain turun di Bandara Asahikawa

Dari bandara kita terus naik bis menuju ke stasiun Biei memakan waktu sekitar 15 menit dengan tiket naik sebesar 360 yen



Jika kita berada di kota Furano atau kota Asahikawa kita bisa naik bis. Dari kota Furano ke stasiun Biei memakan waktu sekitar 30 – 40 menit dengan tiket naik sebesar 620 yen. Dari kota Asahikawa ke stasiun Biei memakan waktu sekitar 30 – 40 menit dengan tiket naik sebesar 530 yen.
Untuk mengelilingi kota Biei kita mempunyai beberapa pilihan :

1.naik bis Twinkle
bis ini hanya beroperasi pada bulan june sampai agustus dan hanya bisa naik di stasiun Biei harga tiketnya sekitar 500 – 1000 yen.


2.Menyewa Sepeda
Ada beberapa tempat penyewaan sepeda di pusat kota Biei dengan harga sewa 200-600 yen perjam.
3.Dengan Jalan Kaki
Cara ini yang paling bagus jika kita mempunyai banyak waktu Karena kita dapat menikmati pemandangan sepenuhnya


Pemandangan Di Biei
















Saturday, May 7, 2011

Permen Unik Khas Jepang


Amezaiku (饴细工) Adalah kerajinan seni permen jepang. . Seniman akan mewarnai gula-gula dan menggunakan tangan serta alat-alat lain seperti pinset dan gunting untuk menciptakan sebuah patung dari permen. Seorang seniman Amezaiku juga memberi warna permen mereka dengan pewarna dapat dimakan untuk memberikan pekerjaan yang lebih menyerupai karakter asli.


Hewan dan serangga adalah bentuk umum yang diciptakan oleh seniman Amezaiku untuk menarik anak-anak . Artis akan sering menciptakan karakter hewan yang rumit dengan kecepatan seorang ahli. Beberapa seniman Amezaiku merupkan artis jalanan yang juga akan melakukan trik sulap dan menceritakan cerita bersama dengan pembuatan kerajinan permen untuk menghibur para pelanggannya.





Desa terindah di jepang

Shirakawa ( Shirakawa-mura?) adalah nama sebuah desa yang terletak di Prefektur Gifu, Jepang.Desa ini paling terkenal dengan adanya sebuah bagian desa kecil yang menjadi tempat berdirinya rumah-rumah tradisional Jepang yaitu gassho-zukuri.

Pada tanggal 1 April 2004, populasi desa ini diperkirakan mencapai1.933 orang dengan kepadatan 5,4 orang per km². Luas totalnya adalah 356.55 km².

Desa ini terletak dekat dengan kota Takayama, juga di Gifu. Desa ini bersama dengan Gokayama di Nanto, Toyama, menjadi Situs Warisan DuniaUNESCO.


Geografis
Shirakawa adalah salah satu tempat yang menerima paling banyak hujan salju di Jepang. Sebagian besar (95,7%) wilayahnya tertutup oleh hutan.Sebelah barat dibatasi oleh pegunungan Ryohaku dan Prefektur Ishikawa serta dengan Prefektur Toyama di bagian utara dibatasi oleh gunung Ningyo. Desa Shirakawa terletak di lembah dimana mengalir sungai Shokawa.





Tuesday, May 3, 2011

Sindrom Aneh yang Hanya Dialami Orang Jepang

Hamamatsu, Ilmu psikiatri mengenal jenis sindrom atau gejala khas yang berhubungan dengan budaya, salah satunya bisa ditemukan di Jepang. Sedikitnya, orang Jepang punya 4 gangguan perilaku aneh yang jarang terjadi pada individu yang berasal dari kebudayaan lain.

Sindrom yang berhubungan dengan budaya tertentu disebut culture specific syndrome. Sebagian besar merupakan gangguan mental dan perilaku, meski ada juga yang berupa penyakit fisik misalnya sindrom Nakalanga di Uganda yang menyebabkan penderitanya muntah terus menerus.

Meski masih kontroversial karena belum banyak diteliti, culture specific syndrome diakui sebagai kategori tersendiri dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM) yang disusun oleh American Psychiatric Association. Di dalamnya terdapat sejumlah sindrom unik dari berbagai kebudayaan.

Salah satunya adalah sindrom unik dari Jepang yakni Taijin Kyofusho yang kurang lebihnya bisa diartikan sebagai gangguan (sho) rasa takut (kyofu) terhadap hubungan interpersonal (taijin). Dalam bahasa Inggris, sindrom ini disebut dengan istilah social anxiety disorder.

Meski demikian, gejala yang muncul dalam Taijin Kyofusho sangat khas dan tidak sama seperti social anxiety disorder pada orang barat. Gejalanya hanya dialami oleh orang yang hidup dengan kebudayaan Jepang atau beberapa kebudayaan lain di Asia Timur.

Dikutip dari Informahealthcare, Kamis (23/12/2010), keempat gejala yang termasuk sindrom Taijin Kyofusho adalah sebagai berikut.

1. Sekimen-kyofu, yakni takut melihat wajah yang bersemu kemerahan (ereuthophobia)
2. Shubo-kyofu, yakni takut pada cacat tubuh atau (body dysmorphic disorder)
3. Jikoshisen-kyofu, yakni takut untuk menatap lawan bicara
4. Jikoshu-kyofu, yakni takut pada bau badan sendiri (osmophobia)

Dr Katsuaki Suzuki dari Hamamatsu University membuktikan dalam sebuah penelitian terbaru, sindrom ini memang banyak dialami oleh penduduk Asia khususnya Jepang. Beberapa di antaranya bahkan tidak dapat ditemukan di masyarakat yang hidup dengan kebudayaan barat.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Psychiatry tersebut mengungkap, orang Jepang lebih rentan dibanding orang Barat untuk mengalami sindrom tersebut karena adanya konsep tentang rasa malu. Orang Jepang umumnya tak cuma takut merasa malu tapi juga tak ingin mempermalukan lawan bicara.

sumber : detikhealth.com

Produk Simulator Dari Jepang Yang Aneh

1. Pop-Pop
Inget plastik yang untuk membungkus alat elektronik kecil yang ada bintil-bintil udaranya gak ?? Itu loh yang suka dipencet-pencet trus meletus dan bikin ketagihan. Kalo anda ketagihan, dan perlu bintil udara yang gak pernah abis bisa beli produk ini, Soalnya setelah meletus bisa balik lagi kebentuk semula untuk dimeletusin lagi




2. Endless Can
Suka rasanya ngebuka kaleng minuman ??? Ini ada produk untuk anda yang ketagihan ngebuka kaleng, soalnya setelah dibuka bisa dikembalikan lagi kebentuk semula supaya bisa di buka lagi



3. Peri-Peri
Suka rasanya ngebuka amplop, ini adalah alat yang simulasiin ngebuka amplop


Entri Populer