Saturday, July 30, 2011

Okinawa

Dahulu, pulau yang berada di ujung timur Jepang ini, yang juga dikenal dengan nama Kerajaan RyuKyu bukan bagian dari negara Jepang. Pada tahun 1609, kelompok Satsuma dari Jepang menyerbu pulau ini karena mereka menginginkan keindahan air laut yang ada di sana. Pada tahun 1879 pada era restorasi Meiji, Jepang memutuskan untuk mengembalikan hak kerajaan RyuKyu tersebut, dan setelah itu daerah tersebut dikenal dengan nama prefektur Okinawa.


Diakhir perang dunia II tahun 1945, Okinawa berada dibawah kekuasaan Amerika Serikat. Mungkin mereka junga menginginkan keindahan air laut disana. Selama waktu itu, Amerika membuat beberapa basis militer sehingga penduduk lokal disana sering mengeluh selama beberapa tahun. Amerika pun merespon keluhan warga dengan mengatakan bahwa mereka akan pindah jika Jepang membayar mereka dengan harga sangat mahal. Saya tidak hafal jumlahnya tapi itu cukup untuk membeli sebuah bulan kecil. Okinawa akhirnya dikembalikan ke Jepang pada Mei 1972.



Untuk pergi kesana, sebaiknya kalian memesan jauh-jauh hari, jika tidak harga tiket dan hotelnya akan sangat mahal. Jika ingin dapat tiket murah, kalian bisa pergi kesana sekitar bulan September dengan mengambil resiko dimana sering terjadi angin ribut/ Typhoon.


Gambar-gambar  di atas diambil di pantai dekat pantai Manza


Pantai di atas adalah contoh dari pantai yang tidak di kelola. Maksud saya adalah tidak ada shower atau jaring seperti yang ada pada pantai Emerald. Jaring tersebut untuk membuat pengunjung aman dari beberapa makhluk laut seperti gurita ataupun ubur-ubur. Kamu dapat melihat sebuah tanda peringatan sebelum masuk ke pantai ini : " Terkena sengatan ubur-ubur maka kamu akan mati dalam waktu 60 detik".


Kadang-kadang juga terjadi hujan kecil di sini



Sangat menggiurkan mencoba untuk menyelam di pantai ini


Pantai ini dinamakan pantai Emerald karena warna air lautnya yang memang menyerupai Emerald. Shower air diatas itu geratis untuk para pengunjung. Di pantai Manza, kalian harus membayar tikey masuk dan parkir sebesar 4000 yen

Sistem anti-tsunami



Pantai Emerald ini salah satu yang terbaik di Jepang. Kapasitas maksimal ialah 3000 pengunjung. Silahkan kunjungi web site resminya disini http://oki-park.jp/en/inst/eme.html






Sunset yang indah


Kota Naha, salah satu kota yang ada di Okinawa. Airport juga terdapat di kota ini. Di kota inipun terdapat beberapa tempat wisata dan festival yang menarik untuk dilihat.


Istana Shuri di Naha


Shureimon, salah satu gerbang utama di istana Shuri. Gerbang ini juga dijadikan lambang di salah satu uang Yen Jepang


Hara Hari, festival perahu naga di Jepang

Oleh-oleh yang bisa dibeli disana. Berbentuk seperti perpaduan singa dan naga.

Kalian bisa menebak makanan dari apakah ini?

Thursday, July 28, 2011

Toyota dapat dikatakan sebagai sebuah ikon penting yang selalu dikaitkan dengan negeri matahari terbit, Jepang. Orang penting di balik keberhasilan industri mobil Toyota tersebut adalah seorang tokoh Jepang, pendiri Toyota yang bernama Kiichiro Toyoda (11 Juni 1894 – 27 Maret 1952), seorang pengusaha terkemuka Jepang.

Kiichiro Toyoda anak dari seorang pengusaha industri penenunan, juga seorang tokoh Jepang terkemuka bernama Sakichi Toyoda. Atas gagasan Kiichiro lah, haluan industri penenunan milik sang ayah diubah menjadi industri kendaraan, hingga mencapai keberhasilan.

Sakichi Toyoda sendiri adalah seorang penemu dan industrialis terkemuka di Jepang. Jenis mesin penemuannya yang terkenal adalah mesin tenun otomatis yang langsung dapat berhenti (disebut jidoka) jika terdapat kerusakan atau masalah.

Prinsip yang terdapat pada mesin jidoka kemudian dipakai juga pada industri mobil yang dikembangkan oleh Kiichiro. Sakichi Toyoda mempunyai keturunan yang meneruskan industri yang telah dirintisnya. Hanya saja, keturunan Sakichi yang mengembangkan industri mobil Toyota, dimulai dari sang anak, Kiichiro.



Kiichiro Toyoda dan Toyota Motor Corporation



Kiichiro Toyoda membuat keputusan untuk mengubah haluan industri penenunan (tekstil) sang ayah menjadi industri mobil, dengan alasan untuk mengatasi kondisi perindustrian saat itu.

Industri baru yang diberi nama dengan Toyota Motor Corporation (TMC), didirikan pada 28 Agustus 1937. Industri baru tersebut memiliki markas besar di kota Toyota, Aichi, dan di Tokyo. Tahun 2009, perusahaan ini mempekerjakan sekitar 71.116 karyawan di seluruh dunia dan menjadikannya sebagai salah satu perusahaan terbesar di dunia. Perusahaan ini berkembang pesat sejak didirikannya, mengembangkan teknologi baru yang belum pernah dilakukan oleh perusahaan mobil manapun kala itu.

Mulanya, seluruh mobil yang diproduksi oleh TMC akan diberi merek dengan nama Toyoda, sesuai dengan nama keluarga para pendirinya. Hal ini diperkuat dengan logo perusahaan sebagai pemenang sayembara pembuatan logo tahun 1936, yang menuliskan nama ‘Toyoda’ dalam satu lingkaran.

Akan tetapi, perkembangan selanjutnya dipilih nama Toyota karena alasan lebih sederhana dan ada salah satu anggota keluarga pendirinya yang menikahi seseorang di luar keluarga Toyoda. Dengan demikian, ketika perusahaan ini resmi didirikan tahun 1937, dikenal dengan nama TMC, Toyota Motor Companies.

Selain itu, perubahan nama tersebut memberikan keuntungan penting pada TMC, karena ‘Toyoda’ berarti ‘tanaman padi yang subur’, membedakannya dengan sebuah perusahaan pertanian dalam benak orang yang mendengarnya.

Pada kenyataannya, operasional TMC dimulai sekitar tiga hingga empat tahun sejak perusahaan tersebut didirikan secara resmi tahun 1937, dengan dibuatnya jenis mobil penumpang pertama pada industri mobil tersebut.

TMC terdiri atas beberapa anak perusahaan, yaitu Toyota (sendiri dan termasuk mobil dengan merek Scion), Lexus, Daihatsu, dan Hino Motors. Selain itu juga, terdapat beberapa anak perusahaan non-kendaraan bermotor (mobil), seperti jasa layanan keuangan dan industri robotika.

TMC dapat dikatakan sebagai salah satu perusahaan konglomerasi terbesar di dunia. Kiichiro berhasil mewujudkan industri impiannya, yang kemudian diteruskan secara turun-temurun kepada anak cucunya.

Ia berhasil menjunjung lima prinsip dasar yang dianut dalam perusahaannya tersebut, yaitu challenge (tantangan), improvement (pengembangan), go and see (terbuka), respect (saling menghormati), dan teamwork (kerja sama), menjadi sebuah industri kendaraan bermotor raksasa dunia.

Masa Hidup Kiichiro Toyoda

Sakichi Toyoda bermimpi untuk mendirikan industri kendaraan bermotor yang dikenal tidak hanya di jepang. Impiannya tersebut berhasil diwujudkan oleh sang anak, Kiichiro Toyoda hingga tahun 1952.

Pada tahun tersebut Kiichiro meninggal sehingga tampuk kepemimpinan TMC dialihkan kepada seorang kepercayaannya yang juga saudara sepupu Kiichiro, yaitu Eiji Toyoda. Ia dipercaya karena berhasil mengembangkan mobil mewah yang diberi nama dengan ‘Lexus’.

Kiichiro memiliki tiga orang keturunan, dua orang anak laki-laki dan satu orang cucu laki-laki. Dua dari tiga keturunannya tersebut ikut serta dalam konglomerasi perusahaan kendaraan bermobil TMC, yaitu Shoichiro Toyoda (anak) dan Aikio Toyoda (cucu); Aikio adalah anak laki-laki Shoichiro.

Shoichiro memegang tampuk kepemimpinan TMC tahun 1982 dan 1992. Sementara Aikio akan memegang tampuk kepemimpinan tersebut tahun 2009.

Hanabi Taikai

Sekarang saya akan mengajak kalian untuk mengikuti salah satu event menarik di Jepang. Oleh karena itu siapkan perbekalan kalian ya ^^

Hanabi artinya kembang api, atau dalam tulisan kanjinya bisa juga berarti bunga api. Taikai berarti pertemuan besar atau dalam konteks ini Hanabi Taikai berarti Festival Pertunjukan Kembang Api.


Kalau kalian mau melihat festival ini, kalian harus membuat rencana dahulu. Jika kalian terlambat datang maka kalian akan sulit untuk menemukan tempat yang bagus karena bakal banyak sekali warga Jepang yang datang.
Alhasil kalian hanya bisa melihat dari kejauuuuhaaaannn. Kecuali kalian adalah tipe orang yang tidak suka dengan keramaian, maka kalian bisa cari spot dari kejauhan.

Festival ini diselenggarakan pada musim panas di Jepang. Sekitar pertengahan bulan Juli hingga Oktober, terdapat ratusan hanabi taikai diseluruh kota. Beberapa festival ini diselenggarakan secara besar-besaran. Sebagai perbandingan, jika kalian pernah pergi ke Disneyland, saya yakin di salah satu pertunjukan, mereka menggunakan ratusan kembang api selama kurang lebih 10 menit. Sedangkan di Jepang, festival ini memiliki 10.000 dan 30.000 kembang api!! Dan pertunjukan berlangsung selama 60 hingga 90 menit!!!

Mereka menyediakan banyak tempat untuk menyaksikan festival ini. Warga disana sangat antusias menyaksikan festival ini, jadi kalian harus pergi kesana cepat. Teman saya memilih lokasi di Edogawa Hanabi Taikai yang terletak di sebelah tenggara Tokyo, dekat-dekat Tokyo Disneyland.



Kita tiba disana pukul 3.30 pm, berharap kita bisa mendapatkan tempat yang bagus. Keran-keran pada gambar diatas adalah tempat peluncuran kembang api. Seperti yang bisa dilihat, kita berada beberapa yard dari area utama. Semua area antara dimana gambar ini diambil dan daerah setelah keran-keran itu hingga sisi sebaliknya sudah diklaim/ambil orang. Akhirnya teman saya bertanya pada beberapa orang disana, dan katanya banyak orang yang datang kesini semalam sebelumnya dan mengklaim tempat untuk mereka. Salah satu yang bagus dicontoh dari orang Jepang, mereka sangat menghormati masing-masing tempat/ruangan yang sudah diklaim/booking, jadi jika kalian menaruh tikar di malam sebelumnya, tidak akan ada orang yang memindahkannya dan mengambil tempat kamu itu.

       3.30 pm   
  4.30 pm  
 5.30 pm
                                                                                       
Pada gambar di atas kalian dapat melihat bahwa semain lama semakin ramai. Meskipun banyak tempat yang sudah diklaim, mereka baru muncul menjelang malam.


Tentu saja dengan begitu banyaknya orang disana, polisi mengerahkan personil yang cukup banyak untuk berjaga-jaga agar tidak ada yang terluka. Sepengetahuan saya adalah wajar jika orang mulai gaduh, mabuk, dan berbicara dengan kencang. Ini bukan masalah besar karena hal ini jarang berakhir keributan/ perkelahian.Yang dikhawatirkan oleh polisi adalah karena banyaknya orang maka ada kemungkinan mereka bisa bertabrakan. Hal ini terjadi dua tahun yang lalu.



Dan sekarang menunjukan pukul 6:45, hanya beberapa menit lagi. Total pengunjung sekitar 1.4 juta!!


Kedua sisi dari sungai ini penuh dengan orang. Karena pada saat itu adalah hari Sabtu.

Hal besar lainnya mengenai hanabi taikai ini adalah gaya berpakaian. Tidak semua orang melakukannya, untuk perempuan mungkin 1 dari 10 sedangkan laki-laki bahkan mungkin saja tidak. Tapi hal ini bagus untuk dilihat! Perempuan menggunakan Yukata warna warni dengan warna terang.



Baju-baju itu tidak terlalu mahal. Biasanya dijual di Uniqlo kurang lebih 4.000 yen (sekitar Rp.300.000,-). Beberapa dari baju itu juga ada yang mahal, bisa lebih dari 10.000 yen (Rp. 800.000,-). Harga tersebut belum termasuk Geta/ sendal kayu. Foto favorit saya yang kiri bawah. Seorang perempuan menggunakan yukata sambil membawa payung Perancis dan sedan telepon ^^ Dan akhirnya pada jam 7:15, mereka meminta kita untuk sama-sama menghitung mundur dan pertunjukanpun dimulai.




Festival ini geratis. Kadang-kadang ada beberapa area yang dibatasi oleh tali dan kalian harus memberli tiket tapi umumnya geratis. Kalain hanya perlu untuk datang lebih awal saja.

Untuk datang kesini tidak terlalu mudah seperti keliatannya. Seperti yang saya katakan, dalam festival ini terdapat kurang lebih 1.4 juta orang!!  Hanya ada 3 stasiun kereta yang dekat dengan tempat festival ini. Masalahnya, sebagian besar pengunjung juga menggunakan kereta. Salah satu teman saya yang datang terlambat terhenti di stasiun kereta bawah tanah selama 20 menit karena ada begitu banyak warga yang mau keluar dari sana. Setelahnya, kalian juga harus jalan kaki dari stasiun ke tempat festival dengan kerumunan banyak orang yang berjalan cukup lambat. Perjalanan kaki ini yang biasanya sekitar 15 menit saja, harus ditempuh selama 45 menit. Tetapi tetap saja semuanya terbayar dengan keindahan kembang api yang diluncurkan. Jika kamu ada di Jepang sekitar 15 Juli dan di pertengahan September pastinya ada hanabi taikai di satu tempat di Jepang. Carilah dimana lokasinya dan pastikan kalian pergi kesana ya! ^^



Wednesday, July 27, 2011

Onigiri

Onigiri juga biasa disebut bola nasi di Amerika. Onigiri juga bisa disebut Musubi atau Omusubi. Musubi berarti terikat, jadi mungkin artinya bola nasi dengan sehelai nori yang melingkari nasi tersebut. Tapi ada juga beberapa onigiri/ musubi tidak menggunakan nori.

Menurut saya, Onigiri itu adalah nasi yang di padatkan menjadi bola dengan menggunakan tangan yang telah dibasahi sedikit air, kemudian diberi sedikit garam. Ini adalah cara dasarnya. Kalian dapat memodifikasi Onigiri sesuka kalian dengan menambahkan berbagai toping dan jenis nasi yang berbeda-beda.

Banyak sekali Onigiri di Jepang tersedia di toko-toko swalayan / combini (bahasa Jepang toko swalayan). Biasanya mereka menyediakan 2 hingga 3 rak untuk memajang onigiri dan selalu di stok ulang setiap beberapa jam terutama di waktu - waktu sibuk, seperti sarapan pagi atau pada malam hari dimana orang banyak mencari kudapan.

Onigiri ini selalu dijual dalam keadaan segar. Saya tidak tahu semua detail nya tapi jika onigiri dibiarkan lebih dari beberapa jam, mereka akan menjadi basi, dan nasi nya akan menjadi keras. Jadi itulah alasan mengapa Onigiri ini dikirim beberapa kali dalam sehari.

Terdapat banyak sekali jenis origini dan setiap swalayan/ combini di Jepang memiliki rasa andalan mereka sendiri. Sepertinya mereka mencoba membuat setidaknya 2 rasa baru setiap bulan. Sebagai contoh di bawah, Yaki Onigiri dan Ebi Chiri Chaahan di labeli Shinhatsubai yang berarti produk baru.

Contoh Produk



Chikin Raisu

Nasi Ayam: Menggunakan nasi Mexico dengan daging ayam di dalamnya. Di toko lainnya ada yang menggunakan telur untuk membungkus nasi ini sehingga tidak terlalu berantakan saat dimakan.






Yaki Onigiri

Jenis orinigi yang dipanggang dengan rasa rumahan. Mirip kaya onigiri biasa. Tidak terlalu umum dijual di combini



Ebi Chiri Chaaha

Udang dengan saus pedas dan nasi goreng.  YUMMY!!!!  Ini adalah salah satu kesukaan saya.



Ume Chirimen

Onigiri ini menggunakan plum (Ume). Plum adalah bahan makanan yang sangat asin karena biasanya dibuat asinan. Jadi rasa onigiri ini pastinya asin banget ??


Ebikats

Ebi/ udang kecil yang digoreng dengan cara temakizushi.  Temakizushi artinya gulungan tangan. Tidak banyak ditemui jenis onigiri dengan teknik temakizushi ini.



Toriyaki Sooseeji

Sosis ham dan nori dengan mayones di bawahnya.  Rasanya enak terutama jika dimakan hangat-hangat.



Ebi Mayoneezu

Udang dan mayo.  Rasanya kaya salad seafood.  Yang ini rasanya enak juga.


Takana

Saya mencoba menebak-nebak apa isinya. Dari tulisannya mengandung daun mustard dengan acar.
Ditulis Shaki-shaki yang artinya renyah.



Katsukaree pirafu

Daging babi yang dilapisi tepung roti dengan saus kari. Yummy !!




Shio Karubi
Karubi asin.  Karubi adalah cara mengolah daging sapi ala Korea. Di marinasi kemudian di panggang. Good stuff.


Shiichikin Mayoneezu

Ayam laut dan Mayo atau juga disebut salad tuna. Resep ini adalah sesuatu yang umum sekarang ini dan juga enak.



Shake Mentaiko

Shake adalah Salmon. Mentaiko itu sejenis telur ikan yang kecil dan sedikit pedas. Saya tidak tahu telur itu sudah pedas dari sana nya atau memang diolah menjadi pedas. Biasanya digunakan untuk membuat saus krim dan pasta.


Saamon Mayoneezu

Salmon dan mayo. Saya mengerti sekarang jika orang Jepang suka sekali makan mayo.



Kemasan

Yang keren tentang Onigiri ialah kemasan-nya yang menarik, terutama yang berbentuk segitiga / gulungan. Dibawah kemasan ini ada instruksi untuk membukanya.
Caranya, tarik plastik tab pertama untuk membelah dua kemasannya. 
Kemudian tarik lagi tab 2 dan 3 untuk membelah kemasan lebih lebar.
Jika diperhatikan (tidak terlihat di gambar), maka ada kertas tipis yang membatasi nori dan nasi nya  sehingga nori tidak lengket ke nasi. Ada juga beberapa orang Jepang yang menyukai onigiri jenis basah dimana nori menempel semua pada nasi nya.

Entri Populer