Thursday, April 5, 2012

Yukata

Yukata [浴衣] merupakan pakaian tradisional Jepang, yang merupakan pakian kasual dari kimono untuk musim panas yang biasanya terbuat dari katun. Masyarakat Jepang biasanya menggunakan Yukata di Jepang untuk menyaksikan kembang api, mengikuti festival bon-odori dan festival lainnya di musim panas. Yukata juga sering digunakan sebagai pakian setelah mandi di pemandian umum di Jepang atau di onsen. Kanji dari Yukata [浴衣ゆかた] sendiri berarti pakaian mandi. 
Seperti pakaian tradisional lainnya di Jepang, yukata dibuat dengan jahitan lengan lurus dan melebar. Tidak seperti kimono formal yang terbuat dari sutra, yukata biasanya terbuat dari katun atau kain sintesis dan tidak bergaris.



Secara tradisional warna yukata dibuat dari kain katun yang dicelup dengan warna-warna sederhana tetapi sekarang yukata tersedia dengan berbagai macam warna dan desain. Seperti kimono, yukata dengan warna-warna cerah dan pola-pola yang lebih berani digunakan oleh orang muda. Anak-anak menggunakan yukata yang warna-warni, sedangkan perempuan menggunakan yukata dengan motif bunga. Sedangkan wanita yang lebih tua menggunakan yukata biru tua dengan pola geometris. 



Yukata biasanya digunakan dengan sendal kayu (geta). Lipatan baju yukata biasanya dari kiri ke kanan. Untuk menghadiri pemakaman biasanya ditukar arah lipatannya. Kemudian yukata dibungkus dengan pita, dan kelebihan dari pita itu dibuat ikatan pita yang secara tradisional biasanya ditaruh dibelakang. Secara tradisional pita yang ditaruh didepan mencerminkan wanita "bayaran".












di belakang ikatan pita bisa juga ditaruh kipas

















Thursday, March 29, 2012

Kyudo

Untuk membahas tentang Kyudo, kali ini halojepang.blogspot akan membawa kalian untuk melihat kelompok aktivitas Kyudo di Sekolah Tinggi Yashio Jepang. Satu hal yang saya kagumi tentang mahasiswa di Jepang adalah setelah pulang sekolah, mereka banyak menghabiskan waktu untuk mengikuti kelompok aktivitas (Bukatsu [部活]), ada juga yang mengikuti kelas privat (Juku [塾]), atau yang melakukan kerja paruh waktu (Arubaito [アルバイト] ).

Kyudo [弓道] adalah seni panahan Jepang. Kyudo sendiri memiliki makna yaitu "the way of bow". (bingung mau translete ke Indonesia >_<). Pada peridoe Yayoi (500 SM - 300 M), warga di Jepang telah menggunakan panah untuk berburu di hutan. Jadi Kyudo ini merupakan salah satu bentuk seni bela diri tertua di Jepang.

Kyudo diajarkan di sekolah-sekolah tinggi di Jepang. Tujuannya berbeda-beda, ada yang memang diajarkan untuk menjadi militer, ada yang diajarkan untuk sebuah upacara-upacara tertentu, dan ada juga yang hanya sebagai hobi. Kyudo berpusat pada semangat, kemurnian, dan konsentrasi.


Aktivitas Kyudo di Sekolah Tinggi Yashio ini terbuka untuk pria dan wanita. Para pemula, pada bulan-bulan pertama, mereka hanya akan diajarkan tata cara untuk masuk kedalam ruang latihan (dojo) dan bagaimana caranya menggunakan peralatan-peralatan Kyudo. Mereka juga akan dilatih pose yang sempurna untuk dapat menembak panah dan juga untuk memperkuat otot-otot mereka.


Setelah berbulan-bulan latihan, kini para mahasiswa dapat mencoba untuk menembak. Mereka berdiri di dalam dojo dan bergantian untuk menembak target.

Di dojo ini terdapat dua guru(sensei) dan siswa senior yang akan membantu para siswa junior

Ketika tiba gilirannya, ekspresi mahasiswa berubah. Mereka melangkah dan memposisikan diri di tempat penembakan sambil terus melihat target mereka. Gerakan mereka lamat dan anggun. Mereka biasanya membawa dua anak panah seperti yang terlihat pada gambar diatas.

Peralatan yang dibutuhkan untuk kegiatan Kyudo ini ialah:

Kyudo-gi [弓道着]
pakaian bagian atas yang berwarna putih

pada Kyudo-gi terdapat jahitan nama sekolah dan pemilik baju tersebut. Nama pemilik baju ini Yamashita [山下] 

 Hakama [袴]
pakaian bagian bawah yang berwarna hitam

Muneate[胸当て]
pelindung dada khusus untuk wanita

Tabi[足袋]
kaos kaki khusus berbahan kain keras

Kake [かけ] 
sarung tangan 
 Sarung tangan ini terbuat dari kain. Tanpa sarung tangan maka akan banyak jari yang terputus.

Mitsugake digunakan untuk sarung tangan yang hanya menutupi 3 jari saja, biasanya untuk panahan

rak untuk menyimpan kake

Tsuru [弦] 
senar busur panah

Yumi[]
panah Jepang

Ya[矢]
anak panah

Kotak P3K
karena banyak mahasiswa baru yang terluka. Bisa karena senar busur yang melukai lengan atau panah yang menyerempet di pipi

Berikut ini adalah gambar-gambar yang menunjukan langkah-langkah untuk menembak

 
 
 setiap kali panah mengenai sasaran, pemanah harus teriak Sha! yang berarti tembak[射 ]

Tempat di mana pemanah berdiri disebut dengan Sha-i [射 位]

Ukuran busur panah disesuaikan dengan tinggi si pemanah. Dan jenis anak panah ditentukan dari jarak dan sudut menembak

Setelah beberapa saat daerah sekitar target penuh dengan anak panah, para siswa akan berteriak onegaishimasu yang berarti aman untuk pergi keluar dan mengambil panah 


langkah-langkah menembak, ditulis pada dinding

Aktivitas ini berakhir pada pukul 19.00. Setelah itu para siswa yang memiliki pekerjaan paruh waktu akan langsung menuju tempat kerjanya

Anak panah diambil dari target

Baju latihan dilipat dan dirapihkan

Target di ambil dan gundukan tanah tempat menaruh target dirapihkan. Ini semua merupakan tanggung jawab siswa

Target disimpan untuk digunakan esok hari
  

Beberapa turnamen nasional yang berhasil dimenangkan oleh siswa Kyudo dari Sekolah Tinggi ini

Entri Populer