Saturday, October 13, 2012

Truk Unik dari Jepang

Bagi orang Jepang truk-truk artistik berikut mewakili “Seni Dekotora”. Jelas ini semacam seni berisi sekumpulan lampu UV, perak mengkilap, emas, lukisan mewah, dan tentu saja stainless steel, dan mungkin semua yang Anda butuhkan untuk mendapatkan truk besar yang dihiasi dengan indah.

Selain itu, pemilik truk pasti tahu bagaimana menyebarkan sukacita dalam lalu lintas dengan eksterior mahal dan mengkilap. Bagaimanapun tidak ada aturan tertentu untuk mengaplikasikan Dekotara pada sebuah truk. Check this out!

Mitos Kucing di Jepang

Bagi orang Jepang, kucing adalah hewan teramat istimewa. Bahkan, konon orang Jepang lebih memilih memelihara kucing dibanding memelihara anjing. Para kaisar yang pernah menduduki tahta pemerintahan, konon selalu memelihara kucing. Ini dikarenakan adanya mitos turun-temurun yang menyatakan bahwa kucing adalah hewan kesayangan Dewa Amaterasu, dewa matahari. Sebagai hewan kesayangan Dewa, kucing sering turun ke dunia manusia untuk mengamati kehidupan para manusia dan melaporkan segala yang dilihatnya itu kepada para dewa. Jika ia menemukan orang yang berhati mulia namun sangat miskin, ia akan melaporkannya kepada Dewa Kemakmuran agar orang baik tersebut diberi rahmat rejeki. Dari mitos ini pulalah lahir boneka “ManekiNeko”, yaitu boneka atau patung kucing yang duduk dan melambaikan satu kaki depannya. Kita sering melihat patung seperti ini di toko-toko, bukan? Patung ini adalah simbol rejeki atau kemakmuran, karena orang Jepang percaya bahwa kucing itu mendatangkan rejeki. Mitos ini tidak hanya dipercaya oleh orang Jepang, tapi juga oleh orang-orang China yang dikenal sebagai pedagang ulung.
Itulah sebabnya, bagi orang Jepang, kucing dianggap hewan yang keramat. Mereka percaya, jika seseorang membunuh kucing dengan sengaja, maka kesialan akan mengikuti sepanjang sisa hidupnya akibat kutukan dewa. “Sekalipun kamu tidak menyukai kucing, jangan sengaja membunuhnya atau resiko kutukan akan mengikuti sisa hidupmu sampai kau mati,” begitulah paham yang dianut oleh orang-orang Jepang. Sebetulnya, tidak terlalu berbeda dengan mitos kepercayaan di Indonesia, ya? Orang Indonesia juga meyakini bahwa membunuh kucing dengan sengaja (misalnya sengaja menabrak kucing dengan mobil), maka akan membawa kesialan sepanjang umur bagi si pelakunya. Bagi umat muslim, kucing dipercaya sebagai hewan kesayangan Nabi Muhammad. Sedangkan bagi umat non muslim, kucing diyakini mempunyai kekuatan menangkal roh-roh jahat atau makhluk halus. Konon, hantu memang tidak menyukai rumah yang penghuninya memelihara kucing.
Saking mengagungkan kucing, konon orang Jepang tidak akan memperlakukan jenazah kucing mereka dengan sembarangan. Sampai sekarang tradisi ini masih tetap berlaku bagi orang Jepang. Jika kucing peliharaan mereka mati, orang Jepang akan menguburkan jenazah sang kucing di pemakaman khusus hewan seperti layaknya pemakaman manusia. Mereka memasang dupa di kuburan kucingnya dan mendoakan supaya arwah sang kucing diterima di Kerajaan Dewa. Diyakini, sebagai imbal-baliknya, arwah sang kucing akan melaporkan perlakuan baik yang diterimanya selama berada di bawah asuhan majikannya kepada Dewa dan Dewa akan memberkati manusia yang menjadi majikannya tersebut. Selain itu, banyak peribahasa dan ungkapan-ungkapan bahasa Jepang yang menggunakan kata “kucing” (neko) di dalamnya. Contohnya, ungkapan “nekojita” (artinya “lidah kucing”) untuk menjuluki orang yang tidak bisa makan makanan panas karena lidahnya sensitif. Ungkapan-ungkapan lainnya yaitu “karite kita neko”(artinya “kucing pinjaman”), “neko kawaigari suru” (artinya “sangat memanjakan kucing”), “neko ni koban” (artinya “memberi uang emas kepada kucing”) dan banyak lagi.

Mewahnya Warnet di Jepang

Kita pasti udah familiar dengan warnet. Kebanyakan di Indonesia warnetnya dibagi menjadi sekat kecil yang terbuka. sumpek dan nggak nyaman. Lalu seperti apakah warnet di luar negeri khususnya di Jepang? Yuk kita lihat-lihat seperti apa sih WarNet (Internet Cafe) di Jepang sana.

Seperti juga di Indonesia, internet cafe di Jepang juga cukup banyak walaupun boleh dibilang hampir setiap rumah sudah mempunyai koneksi internet. Dan kebanyakan juga buka selama 24 jam.

Ada beberapa hal mendasar yang membedakan antara WarNet disana dibandingkan dengan disini yaitu:
1. harga (mahal banget),
2. kecepatan (cepet banget),
3. kebutuhan (kagak cuma untuk internet).

Bicara mengenai harga, apa sih yang murah disana? :-) Lama penyewaan mulai dari 15 menit sampai setengah hari dengan biaya rata-rata sekitar 500 Yen (sekitar 50.000 rupiah) untuk 15 menit dan 1500 Yen (150 ribu rupiah) untuk 7-9 jam.

Nah, kalau bicara kecepatan sih tidak usah ditanya, rata-rata kecepatan internet disana saat ini minimal 10 Mbps jadi pasti jauh lebih cepat dibandingkan di Indonesia (rata2 di Indonesia speednya 500 kb Mbps).

Internet cafe di Jepang juga kebanyakan tidak hanya sekedar tempat untuk ber-internet ria tetapi juga biasanya kita bisa membaca buku komik (manga) secara gratis dengan koleksinya yang lumayan banyak.

Dan bicara mengenai tempat itu sendiri, mereka biasanya membaginya dalam 2 bagian yaitu ruangan terbuka dan ruangan tertutup untuk privasi dengan bentuk bilik-bilik kotak (cubicles).

Dan tergantung permintaan, kita bisa memilih untuk satu bilik bisa diisi 1 orang, 2 orang atau lebih dari 2 orang. Dan kadang, mereka juga menyiapkan 2 komputer dalam satu bilik.

Sebagian besar bilik tersebut sudah dilengkapi dengan berbagai macam alat, mulai dari komputer itu sendiri, webcam, mic dan juga TV untuk menonton.

Bagi anda yang perokok seperti kami, jangan kuatir mereka juga menyediakan tempat bagi para perokok.

Walaupun sedikit mahal untuk ber-internetan disini, ada satu hal yang lumayan membuat kita sedikit senang yaitu kita bisa minum sepuasnya sampai kembung (dan GRATIS) kecuali untuk makanan kecilnya, kita harus bayar.

Terakhir, bicara soal kebutuhan, belakangan ini ternyata internet cafe disana tidak sekedar untuk internet tetapi juga sebagai tempat tidur bagi orang-orang tertentu seperti pekerja paruh waktu atau sama seperti Love Hotels digunakan juga untuk tempat untuk bermalam bagi orang yang sudah ketinggalan kereta.

Alasannya sama saja dengan Love Hotels, yaitu internet cafe jauh lebih murah dibandingkan dengan mereka menginap di hotel, ditambah selain bisa tidur, mereka juga bisa internetan, baca komik (manga), mandi air hangat (ada kamar mandi tetapi harus bayar biasanya) bahkan minum sampai kembung.

Satu hal yang sebenarnya sekarang menjadi masalah tersendiri bagi pemerintah disana seiring dengan meningkatnya pengganguran dan juga orang yang mendadak tidak punya tempat tinggal (homeless) adalah keberadaan internet cafe sudah mulai berubah fungsi sebagai rumah sementara bagi mereka yang tidak punya tempat tinggal.















Penemuan Hebat Jepang yang Sia-sia

Biasanya Jepang selalu menemukan barang2 yang berguna, yang memiliki teknologi canggih dan memiliki nilai guna yang tinggi. Ternyata Jepang juga kadang2 menemukan sesuatu yang boleh dibilang konyol, atau mungkin malah jadi ribet dan aneh..

Dulu beberapa penemuan ini sempat muncul, dan dianggap sebagai penemuan jepang yang sia-sia/percuma (useless japanese invention), berikut beberapa penemuan percuma itu:

1. Korek Api Matahari

Kudu siang, nunggu lama, barangnya gede. wah malah repot nih.

2. Alat Berkebun 10 in 1

sepuluh alat jadi satu sih emang bagus, tapi kalo bentuknya gitu, pakenya kan malah susah.

3. Topi Payung

Kan gak nyaman ya..

4. Dasi Serbaguna

Mana ada nyimpen barang2 begituan di dasi, dipake 1 minggu, pasti bungkuk, keberatan.

5. Kamera Panorama 360 Derajat

hahaha, susah bener nih, mending sekarang pake video aja kali ya.

6. Alat Pembunuh Kecoa Sekaligus Sandal

ribet banget, aneh, sendal mah sendal aja, buat mukul kecoak trus maksa ada gagangnya.

7. Tadah Hujan Pribadi

sayang buang2 air hujan? pake aja ini, gak basah dan dapet air gratis. hehehe.

8. Penyedia Oksigen Murni


mau dapet oksigen, langsung aja ambil dari sumbernya. sedot langsung! jangan dipake malam hari, bisa mati ntar (keracunan CO2)
 

Alat Kecantikan Unik dari Jepang

Warga Jepang sejak puluhan tahun lalu terkenal dengan kecerdasannya menciptakan berbagai alat dan inovasi menarik. Beberapa inovasi tersebut sangat berguna, misalnya saja peralatan elektronik, otomotif dan bidang kecantikan. Tapi.. ada juga beberapa produk kecantikan buatan Jepang yang aneh dan belum diketahui keamanan serta efektivitasnya.

1. Pemancung Hidung
Sudah menjadi rahasia umum jika banyak warga Asia Timur dan Asia Tenggara yang ingin memiliki hidung mancung. Hidung mancung menjadi tolak ukur kecantikan dan ketampanan.


Cara kerja produk di atas adalah memasangnya pada hidung, dipakai 3 menit dalam sehari. Ada baterai di dalamnya yang dapat memancarkan getaran elektrik. Berdasarkan iklannya, cetakan hidung dan getaran tersebut dapat memancungkan hidung.

2. Penghilang Kerutan Mulut dan Pipi

Kerutan tak hanya terjadi di dahi dan sekitar mata, tetapi juga di dekat bibir dan garis senyum. Temuan dari Jepang ini mungkin bisa membantu walau aneh.


Alat ini dipakai di bibir dengan cara latihan pernapasan. Latihan ini akan menguatkan otot pipi dan rahang, sehingga dapat mencegah penuaan di daerah pipi dan sekitar mulut. Latihan ini dapat dilakukan setiap hari dengan 10 - 20 kali tarikan napas dalam satu sesi latihan.

3. Kacamata Anti Kerutan Mata
Kerutan atau garis halus yang muncul di sekitar mata adalah musuh wanita. Berbagai krim dan suntik kolagen sering dilakukan untuk mencegah dan menghilangkannya.


Nah, benda yang terlihat seperti kacamata renang ini adalah inovasi menghilangkan kerutan mata. Bagian dalam kacamata dapat memberi pijatan yang dapat menghilangkan kerutan mata. Cara memakainya cukup di pasangkan pada mata selama 5 menit dalam sehari.

4. Alat Untuk Meniruskan Wajah

Banyak wanita yang tidak suka dengan pipi tembem atau bentuk wajah bulat. Banyak orang yang bertanya-tanya mengapa wajah gadis-gadis Jepang sangat kecil dan mungil. Apakah Anda ingin memiliki wajah ala gadis Jepang?


Alat ini berfungsi untuk membuat wajah seseorang menjadi tirus dan mungil. Cara kerjanya adalah dengan memberi tekanan pada pipi dan daerah dekat rahang. Walaupun terlihat menyakitkan, alat ini sangat nyaman digunakan dan tidak menimbulkan rasa sakit.

5. Alat Pencetak Senyum Menawan

Senyum adalah kosmetik yang paling cepat dan efektif untuk memancarkan kecantikan. Sayangnya, tak semua wanita memiliki senyum manis.



Sekilas, alat ini mirip dengan pemutih gigi. Alat ini adalah cetakan yang dapat menyeimbangkan bentuk senyum pada pipi dan wajah. Tak hanya itu, bisa untuk menguatkan rahang dan gigi. Digunakan selama 5 menit dalam sehari.

6. Pencetak Hidung Sempurna


Ingin memiliki hidung yang mungil dan seimbang tanpa operasi plastik juga rasa sakit? Berani coba alat ini?


Berdasarkan iklannya, hanya 20 menit sehari memakai alat ini dapat membuat bentuk hidung yang sempurna. Alat tersebut akan menyeimbangkan bentuk hidung kanan dan kiri menjadi sama. Jepitan pada hidung akan memperbaiki bentuk tulang hidung sehingga bentuknya lebih tajam dan indah.

7. Wajah Tirus Dengan Latihan Mulut

Hanya dengan mengucapkan A, I, U, E, O, wajah Anda bisa menjadi kecil mungil tanpa operasi plastik, percaya?



Alat ini terbuat dari silikon yang elastis dan digunakan sebagai alat latihan. Harus dipakai di bibir lalu mengucapkan huruf hidup (A I U E O) dengan keras. Fungsinya adalah membuat 12 otot wajah bekerja dan membuat bentuk wajah lebih sempurna.

Apakah Anda tertarik dan berani mencoba produk kecantikan Jepang di atas?
hati2 aja ntar tambah jelek hehe..........


sumber

Hantu Wanita dari Jepang

Pasti kalian semua sudah kenal dengan hantu SADAKO. Dia adalah icon hantu terkenal dari negeri sakura, dan kisahnya bahkan dirilis ulang perfilman Hollywood dengan nama tokoh SAMAAlign LeftRA. Dalam tradisi Jepang mengenal beberapa makhluk halus, diantaranya adalah:

1. Onryou


Onryou adalah hantu yang menaruh dendam kepada orang lain pada semasa hidupnya dan biasanya setelah meninggal ia akan gentayangan untuk membalas dendam kepada orang-orang tersebut. Penampakan Onryou biasanya digambarkan sebagai berikut:
1.Rambut panjang terurai.
2.Memakai kimono putih.
3.Pergelangan tangan menjuntai ke bawah.
4.Biasanya kaki tak tampak menjejak

2. Ubume



Dalam kepercayaan masyarakat Jepang, Ubume adalah sosok hantu wanita yang meninggal ketika mengandung (lalu melahirkan dalam kubur) sehingga meninggalkan anak yang masih bayi, dan hantu tersebut selalu kembali untuk merawat anaknya dengan membawa gula-gula. Di Indonesia, hantu jenis ini dikenal dengan Kuntilanak atau Sundel Bolong. Penampakan Ubume hampir sama dengan penampakan Onryou, hanya kisah asal muasalnya saja yang berbeda.


3. Funa Yuurei



Funa Yuurei adalah hantu yang berasal dari manusia yang tewas di tengah lautan. Mereka biasanya menampakkan diri pada penumpang kapal dan berpura-pura meminta bantuan kepada para penumpang, setelah itu mereka akan membalikkan kapal tersebut sehingga semua penumpang meninggal.

4. Zashiki Warashi



Zashiki Warashi adalah hantu yang berwujud anak-anak yang seringkali nakal dan membahayakan. Hantu ini bisa juga disebut Zashiki-bokko. Zashiki bisa diartikan sebagai penutup lantai rumah(tatami), sedangkan Warashi adalah hantu anak-anak. Penampakan Zashiki Warashi adalah seperti anak kecil yang berusia sekitar 5 atau 6 tahun. Berambut cepak dan berwajah merah. Di Indonesia hantu seperti ini disebut tuyul. Biasanya hantu anak-anak ini berkeliaran di sekitar rumah, dan hantu ini mencari perhatian dengan cara yang bermacam-macam, seperti meninggalkan jejak kaki di lantai, membunyikan musik di ruang tamu atau tiba-tiba duduk di atas futon. Hantu ini paling senang menampakkan diri pada anak kecil. Mungkin karena usia mereka sebaya.

Mesin Penjual Otomatis Unik dari Jepang

1.Kasumigaseki: Apple packs

Mesin Penjual Otomotis ini berada di Stasiun Shibuya, menjual buah apel setengah potong yang sudah diiris2 agar mudah dimakan dan ditambahkan Vitamin C dalam setiap kemasannya. Pembuatnya berharap mesin ini bisa menjadi solusi snack sehat dan juga bisa jadi untuk alternatif sarapan orang2 disana.
Lokasi : Gerbang keluar B1 and B3 (di luar gerbang tiket)

2.Shibuya: Pisang

Praktis, mudah dikupas. Pisang adalah salah satu buah yang banyak disuka orang2 jepang. Dengan temperatur suhu sekitar 13 derajat, pisang2 ini gak kan cepet rusak/basi. Harganya antara 130 – 370 yen, cukup mahal untuk harga sepotong pisang. Mesin ini baru ada dari sekitar 1 tahun yang lalu dan untuk ke depannya rencananya akan disebarkan ke gym, sekolah, dan gedung2 perkantoran.
Lokasi : Pintu keluar 3 depan toko buku basement 1.

3.Shinbashi : Taiyaki

Semacam Kue yang berbentuk ikan, kenyal yang diisi dengan pasta kacang merah atau coklat. Rasanya tetep enak baik panas atau dingin. Harganya antara 380-570 yen.
Lokasi : Stasiun Shinbashi, Pintu keluar Ginza di depan Tenka no Taiyaki shop.

4.Ikejiri-Ohashi : Natto

Natto adalah makanan hasil fermentasi kedelai, di mesin ini dijual berbagi macam natto diantaranya natto-furikake, amanatto, natto doughnuts.
Lokasi : Pintu keluar barat stasiun Ikejiri-Ohashi.

5.Ginza : Mainan

Hakuhinkan Toy Park berada di sudut perempatan jalan yang ramai di Ginza, Toko ini dipenuhi mainan aneka warna, jenis, dan ukuran. Kalu mau beli, gak perlu masuk toko, cukup memutar ke belakangnya dan disana ada mesin penjual otomatis untuk mengeluarkan mainan2nya, makanya kalaupun toko ini udah tutup, tapi kita bisa beli 24jam penuh pake mesin ini.
Lokasi : Pergi keluar dari Pintu 1 stasiun, dan mesin ini akan terlihat di Chuo Dori

6.JR.Station : Next Generation Vending Machines

JR East sudah mulai memperkenalkan mesin yang mereka sebut ‘Next Generation’ ke beberapa stasiun mereka. Monolit ini hadir dengan layar panel sentuh yang besar sehingga menampilkan semua item yang tersedia. Tidak hanya itu: mereka juga memiliki sensor untuk menentukan umur dan jenis kelamin dari pelanggan, yang terintegrasi dengan informasi lain, seperti suhu atau waktu, bisa juga untuk menargetkan rekomendasi untuk masing-masing orang tertentu. Misalnya kalo kita bingung mau minum apa, tanya aja ma mesin ini.
Lokasi : Stasiun Shinagawa, Stasiun Tokyo, Stasiun Shibuya, Stasiun Ikebukuro, dan Stasiun2 lainnya termasuk Akihabara, Yokohama, Omiya, Chiba dan Hachioji

7.Harajuku : Hair Care

Mesin penjual otomatis di luar Harajuku’s Toni & Guy hair Salon. Tidak hanya menjual minuman, tapi juga tersedia aneka produk untuk rambut.Sebuah layar video sentral di kedua sisi diapit oleh berbagai item salon, termasuk hairclip, hairspray dan shampo. Cabang Harajuku T & G adalah satu-satunya tempat dimana anda akan menemukan mesin ini. Awas, jangan dikira minuman trus dibeli padahal isinya conditioner.

8.Shimokitazawa : T-Shirt

Mengkhususkan menjual aneka T-shirt dengan desain yang disesuaikan sesuai tempat dimana mesin2 ini berada. Harga satu Tshirt disamain sekitar 1800 yen.

9.Akihabara : Canned Oden

Semua jenis makanan kaleng tersedia disini, termasuk ramen, tantan-men (Mie Sedap), pasta in soup, curry risotto, dan noodle2 snack lainnya. Harganya 300 yen untuk setiap jenisnya.

10. Horikiri : Hamburger

masukin uang 100 yen ke mesin, trus tinggal tunggu sambil liat tangan2 mekanik pada kerja bikin burger yang dipesen. Tring, beres deh tinggal dimakan.

sumber

Entri Populer