Sunday, April 12, 2015

Ngosek WC di Jepang

Foto toilet di rumah lansia
sumber Google
Selamat pagi menjelang siang para sahabat KDJ.

Saat ini di Jepang sudah siang hari , saya baru saja pulang kerja setelah dinas malam.

Saya ingin berbagi cerita dengan sahabat KDJ yang berada di Indonesia. Saat melaksanakan jaga malam, ada salah satu kewajiban yang harus saya lakukan, yakni membersihkan WC atau toilet. Yang dalam bahasa Jepang disebut 便所(べんじょ/benjyo) atau yang lebih sering digunakan kosakata dari bahasa asing トイレ/toire.

Saat melakukan pekerjaan itu saya teringat, video yang sempat menggegerkan dunia maya di Indonesia, tentang TKW yang membanggakan pekerjaan dan gajinya. Yang terlintas adalah saat TKW mengatakan "ora ngosek WC" tidak membersihkan toilet.

Yahh saya memang bekerja membersihkan toilet, bukan hanya membersihkan toilet, namun hampir semua yang berhubungan dengan kegiatan sehari-hari manusia. Mulai dari bangun hingga tidur, mulai dari makan hingga "maaf" berak, mulai dari suka hingga duka. Saya bekerja sebagai Perawat lansia, atau dalam bahasa Inggris disebut caregiver atau careworker, yang dalam bahasa Jepang sering disebut 介護士(かいごし/kaigosi).

Yang bekerja merawat lansia atau orang cacat untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Beberapa bagian dari tugas saya memang bergelut dengan kotoran, baik kotoran sampah saat membersihkan ruangan maupun kotoran dari manusia saat membantu buang air besar. Termasuk juga membersihkan toilet. (Lain waktu saya ingin bercerita lebih banyak tentang pekerjaan saya).

Yahh mungkin, ada sebagian dari sahabat merasa bahwa pekerjaan ini adalah pekerjaan rendahan yang jorok atau kotor, namun saya melakukan pekerjaan ini dengan sadar atas pilihan saya sendiri. Bukan karna paksaan atau karena terpaksa, tp karena saya merasa disinilah rezeki saya.

Dan yang pasti ini bukan pekerjaan haram. Yang ingin saya sampaikan kepada sahabat semua, membersihkan toilet itu bukan pekerjaan hina.

Apalagi dijepang membersihkan toilet itu pekerjaan semua orang, baik itu pegawai bawahan sampai pegawai atasan. Apalagi dalam sebuah pabrik atau kantor, biasanya toilet dibersihkan secara bergiliran oleh semua karyawan.

Karna hampir tidak ada petugas kebersihan khusus (terkecuali tempat umum). Jadi hampir semua pekerja akan mendapat tugas membersihkan toilet. Dalam masyarakat Jepang sendiri, menganggap adanya トイレの神様(といれのかみさま/toirenokamisama) atau dewa toilet, yang berada di toilet, jadi kebersihan toilet harus selalu dijaga.

Bahkan dijaga agar tetap kering. Dan yang perlu dicatat toilet dijepang tidak seperti toilet di Indonesia apalagi toilet umum, jauh lebih bersih dibanding toilet umum diindonesia.

Dan yang perlu dicatat hampir tidak ada toilet umum yang bayar. (Ada beberapa toilet umum yang bayar salah satunya di Gunung fuji).

Jadi jangan mengira bahwa membersihkan toilet itu pekerjaan yang hina.

"Rumangsamu, ngosek WC ki hina?? Yoooo oraaaa"



Salam sahabat KDJ

Penulis adalah admin page KdJ -eCKoTokushima-

Charger HP umum di Jepang


Charger HP umum
Di ski park Nagano, karena saya lupa bawa charger HP, jadi ngecash HP di sini.
Agak mahal memang, 200 yen untuk 30 menit.

Caranya pilih dan pencet loker nomer berapa, masukin HP ke loker dan tancapin charger, masukin PIN loker dan terakhir masukkin koin 200 yen.

Karena menggunakan PIN jadi tenang saja, HP saya aman dan tidak bakalan dicuri orang meskipun ditinggal main snowboard.

30 menit kemudian, untuk ambil HP pencet loker nomer berapa, masukkan PIN dan …

Walah, biarpun ga full charge yang penting bisa update status.. haha..

Sangat praktis ya..

Tips bermain snowboard di Jepang

Tips bermain snowboard dan ski

Sahabat KdJ ada yang pernah bermain snowboard atau ski? 

Atau yang berencana memainkannya dalam waktu dekat ini ?

Di Jepang saat ini sedang musim dingin dan tentu saja musim ini banyak dimanfaatkan bagi pecinta snowboarding atau skiing, baik dari wisatawan dalam negri maupun luar negeri.

Kebetulan saya berkesempatan untuk bermain snowboarding tempo hari yang lalu di kawasan Kawamoto-machi Ochi-gun, Shimane-ken. Tepatnya di Mizuho Highland.

Disini saya mau berbagi sedikit tips untuk sahabat KdJ yang saat ini berada di Jepang ataupun di Indonesia yang ingin bermain snowboard atau ski.


1. Sebelum bermain, pastikan semua keperluan alat hingga ke pakaian telah siap. Standarnya sih, papan snowboard atau ski, sepatu snowboard atau ski, pelindung mata seperti googles, pakaian hangat yang cukup, sarung tangan, dan pelindung kepala.

2. Jika sahabat kesulitan memperoleh salah satu atau beberapa diantaranya, biasanya di tempat wisata area ski banyak toko toko yang menyewakan semuanya. Dari pakaian lengkap, hingga peralatannya.

3. Sebelum bermain lakukan sedikit warming up atau stretching supaya badan tidak kaget saat bermain.

4. Sebaiknya tidak perlu membawa handphone atau dompet berisikan uang, atau benda lainnya yang tidak perlu selama bermain. Resikonya selain bisa jatuh ataupun hilang, handphone bisa saja hancur akibat kita sering jatuh selama bermain. Jika dirasa handphone penting untuk komunikasi, sebaiknya lapisi dengan kain yang agak tebal atau gunakan alat komunikasi lainnya seperti walkie-talkie atau sejenisnya.

5. Disarankan menggunakan sun block untuk mencegah badan terbakar akibat sinar matahari langsung. Dan jika diperlukan gunakan juga lip balm untuk melindungi bibir dari kekeringan akibat suhu yang dingin.

6. Ketika sudah bermain, sebaiknya hindari bermain sendirian. Sebaiknya jangan terlalu jauh dengan teman, tim atau orang lain karena jika terjadi sesuatu kamu tahu harus meminta bantuan pada siapa. 

7. Sadar dan pahamilah betul dengan kemampuan bermain diri sendiri. Tidak perlu merasa malu atau minder dengan teman atau tim yang sudah lebih pintar. Jika dirasa kemampuan kita masih kurang atau mungkin baru mencoba sekali atau beberapa kali bermain, sebaiknya pilih rute lereng gunung yang sudutnya tidak terlalu tajam.

8. Selama bermain patuhilah perintah dan tanda yang terdapat di pinggir rute. Jangan melewati rute yang di luar garis keamanan, karena jika terjadi sesuatu di luar sana, pihak rescuer atau penyelamat yang berpatroli pun tidak akan mengetahuinya.

9. Jalani etika dalam bermain. Etika di sini misalnya, Di tempat ski pastinya tidak hanya kamu saja yang bermain di sana kan? Banyak orang lain di depan kamu atau di bawah lereng yang terlebih dahulu melewati kamu kan? Kamu bisa melihat mereka dengan jelas tapi mereka tidak bisa melihat kamu yang berada di belakangnya. Oleh karena itu, sebaiknya kita sendiri yang harus menghindarinya jangan sampai menabrak mereka. 

10. Jangan suka berhenti di tengah tengah jalur ski apalagi tepat di bawah lereng dimana orang lain di belakangmu tidak bisa melihatmu, karena sangat sangat berbahaya.

OK, saya kira itu beberapa tips bermain snowboard atau ski dari saya. Jika ada tips lain yang ingin ditambahkan monggo silahkan.

Setelah membaca ini adakah dari sahabat KdJ yang ingin segera mencoba dan bermain snowboard atau ski? 



Penulis adalah admin page KdJ ~Aditya Ehime~

Buku resep masakan Indonesia


Ketika saya sedang asyik membaca buku tentang masakan Indonesia yang ditulis oleh Enomoto Naoko dan Murakami Yuri (dalam rangka kangen masakan Indonesia neh), entah mengapa saya terperanjat melihat foto yang ada di buku.Lha ini kan admin KdJ wilayah Tokyo mbak Belda, kok bisa tiba2 nongol di buku ini? hehe
Setelah saya konfirmasi dengan yang bersangkutan memang benar itu dia.

Ternyata dari cerita admin Belda, dulu ada acara kumpul2 sama penulis dan guru masak yaitu Enomoto sensei, ternyata tinggal dekat rumah admin Belda. Enomoto sensei tiap bulan mengadakan kelas mengajar masakan Indonesia, yang namanya Selera Klub.
Hebat ya, Enomoto sensei, orang Jepang lho, tapi mengajar masakan Indonesia. Membuat buku tentang masakan Indonesia dalam bahasa Jepang lagi.


Buku ini sangat membantu saya untuk menterjemahkan nama bumbu dalam bahasa indonesia ke jepang.


Terima kasih Enomoto Sensei..

Yuk masak dulu yuk.. hehe

Cup Noodles rasa Mie Goreng

Cup Noodles Jepang Rasa Baru: Mie Goreng Indonesia
Baru baru ini Nissin Group memproduksi Cup Noodles rasa baru yaitu rasa Mie Goreng Indonesia 「インドネシア風甘辛焼そば」. 
Saya menemukan produk ini ketika saya mengunjungi konbini di dekat daerah saya kerja.

Cukup kaget ketika saya melihat tulisan "Indonesia" dan Bendera Merah Putih pada kemasan cup noodles keluaran Nissin ini, apalagi tertulis nama "Mie Goreng" dalam huruf katakana jepang 「ミーゴレン」. 


Namun ada rasa bangga karena ternyata Mie Goreng Indonesia telah dikenal dan dikonsumsi di jepang, meski rasanya disesuaikan dengan lidah orang jepang. 
Biasanya di dalam konbini telah disediakan air panas untuk menyeduh mie jika langsung ingin dimakan. Tetapi karena ini mie goreng, maka cara membuatnya sedikit berbeda dengan mie rebus pada umumnya.

Pertama buka segel dan tutup cup noodlenya kurang lebih sepertiga bagian sampai batas yang tertulis di atas tutupnya. lalu seduh air panas, tutup kembali hingga kurang lebih 3 menit. 


Jika sudah tarik dan buka penutup mie pada bagian pojok atas (lihat gambar no.1), maka akan tampak lubang untuk membuang air panas di dalamnya. 

Buang air panasnya, dan masukan bumbunya.
Terdapat 2 bumbu yakni kecap manis dan bawang goreng ala Indonesia (lihat gambar no.2). Kemudian aduk dengan sumpit.

Dekiagari!! rasanya enak sekali! 

Ditambah sayuran kol dan wortel di dalamnya menambah lezat mie goreng Indonesia ini. Pedasnya juga pas bagi lidah orang jepang. 

Harganya cukup murah hanya sekitar ¥170 per cup. Dan bahan-bahannya pun aman karena tak ada kontaminasi bahan yang tidak boleh untuk dimakan. Bagi para muslim yang tinggal di Jepangpun akan merasa aman karena tidak menggunakan bahan-bahan yang diharamkan.  

Wah, bangga nih rasa Mie Goreng Indonesia sudah diakui kelezatannya di sini. 


Penulis adalah admin Page KdJ ~Aditya Ehime~

Saturday, April 11, 2015

Indomie Goreng di Jepang

Beda kemasan Indomie di Jepang dan di Indonesia

Saya ingin bercerita sedikit mengenai perbedaan indomie Goreng yang dijual di Jepang dan di Indonesia.

Di Indonesia, Indomie Goreng harganya kurang lebih Rp.2500-an (tergantung tempat), sedangkan di sini berkisar antara 85 sampai 90 yen perbungkusnya.

Atau kalau di-rupiahkan berkisar Rp.10.000-an. Wow jauh sekali perbedaannya ya sahabat KdJ.

Selain itu, kalau menurut pengalaman saya dan teman-teman saya di sini ada perbedaan tentang rasa antara Indomie Goreng yang dijual di Indonesia dan Jepang.

Saya akui, produknya sama tapi Indomie Goreng yang hanya dijual di Indonesia lebih murah serta rasa dan bumbunya jauh lebih enak dan mantap.

Sedangkan untuk kualitas export, rasanya agak kurang dan sepertinya ada bahan dalam bumbu yang dibatasi atau dikurangi namun harganya jauh lebih mahal.

Ada beberapa teman saya yang tinggal di luar Jepang seperti Australia dan USA yang telah mencoba makan Indomie Goreng produk export, dan mereka juga mengatakan hal yang sama tentang adanya perbedaan rasa Indomie Gorengnya dibandingkan yang dijual di Indonesia.

Jujur saya lebih menyukai yang hanya dijual di Indonesia karena rasanya yang lezat dan murah, tetapi kalau masalah kesehatan saya lebih suka yang produk export meskipun harganya malah lebih mahal.

Nah, mungkin bagi sahabat KdJ yang pernah mencoba produk export dan produk yang dijual di Indonesia, pasti bisa menemukan perbedaan rasanya kan?

Bagaimana menurut sahabat KdJ?

Lebih suka yang mana nih?


Penulis adalah admin page KdJ ~Aditya Ehime~


Setelah merasa hampir berpuluh2 tahun tidak makan indomie,
akhirnya saya bela-belain ke kaldy coffe shop
yang jaraknya cuma 10 menit dari rumah buat beli indomie.. 

Oh ya harganya 85 yen belum pajak,
kira2 9000 rupiah per bungkus. Di Indonesia berapa ya?

Ini ceritaku, apa ceritamu?
-Rei kun-

Thursday, April 9, 2015

Sano Ami 佐野あみ



Sano Ami wanita asal Aichi Prefektur Jepang ini dilahirkan dengan tidak mempunyai tangan dan hanya memiliki satu kaki kiri yang pendek dan 3 jari kaki.

Tapi dia dapat hidup mandiri tanpa bantuan orang lain.

Dengan 3 jari kaki kirinya dia bisa mengirim pesan singkat dengan cepat, makan dengan sumpit, bahkan make up pun dia lakukan sendiri dengan kakinya.

Meskipun cacat dari lahir, dia tidak pernah mengeluh akan keadaannya dan selalu TERSENYUM.



Sewaktu masih duduk di sekolah menengah atas, Sano Ami menjadi salah satu anggota cheerleader (pemandu sorak). Kini, ia bekerja sebagai pembicara motivasi dan asisten di stasiun radio FM setempat serta memberikan kuliah. 

Pada 2009, Sano menerbitkan sebuah buku memoar berjudul Teashi-no-nai Cheerleader (cheerleader tanpa tangan dan kaki) dan meluncurkan sebuah analogi puisi berjudul Akiramenaide (jangan menyerah) pada 2010.

"Saya ingin mendaki tangga masa dewasa, selangkah demi selangkah," kata Sano sembari tersenyum. Ibu Sano, Hatsumi, menambahkan, "Kami sudah melalui masa-masa sulit, tapi saya percaya semua kesulitan dan pengalaman itu membantu putri saya menjadi seorang berhati mulia.



Pada tahun 2011 silam, Sano merilis sebuah album dengan video musiknya. Silakan simak suara indah Sano dalam video musik di bawah ini




Pada video di atas, Sano Ami menyanyikan lagu berjudul "Aruki Tsuzukeyou" (tetaplah melangkah). Dalam video tersebut, terlihat jelas betapa seorang gadis kelahiran Aichi, Jepang, ini mampu menggenggam seluruh dunia, menjalani hidup tanpa berkeluh-kesah atau tanpa bersikap penuh penyesalan atas kondisi tubuhnya yang cacat. 

Jika ingin bernyanyi bersama Sano Ami, kita bisa menyanyikannya dengan lirik lagu itu dalam bahasa Inggris berikut ini:

I want to walk, I want to run with my two legs.
I want to hold your hand, I want to hug u with my both hands.
It is something so simple action, everyone can do it.
Nothing difficult things, but I cannot do it.
However can I believe that it is sure that those people
who struggle n striving would obtain happiness one day.

I'm keep walking with my pure mind, keep walking with my soul.
I strive, so you too, do not give it up.
Let's continue, keep walking.

I want to walk, I want to run with my two legs.
I want to hold your hand, I want to hug you with my both hands.
Once feel so sad n continue crying with my tears.
So sad about myself who cannot accept as it is.
However can I believe that.
The time will come one day you feel so happy while continue keep smiling.
I'm keep walking with my pure mind, keep walking with my soul.
I strive, so you too, do not give it up.
Let's continue, keep walking.

Gratitude gratitude just simply being alive.

I'm keep walking with my pure mind,
keep walking with my soul.
I strive, so you too, do not give it up.
Let's continue, keep walking, keep walking, keep walking.


Dipenuhi dengan rasa bahagia dan syukur karena tetap bisa hidup, Sano sangat menghargai betapa berharganya segala hal yang bisa dimilikinya dan semua orang di sekitarnya.

Semoga sahabat KdJ terinspirasi dengan sikap Sano dalam menjalani hidupnya ini

Entri Populer